Yah.. pakai ethernet address aja seperti posting saya yang sebelumnya. Jadi
digabung... untuk client pakai yang dinamis, dan untuk server pakai yang
ip-statik berdasarkan ethernet addressnya. Simple toh? ^-)
--- baja
[EMAIL PROTECTED]
> Kan satu nama-satu ip? kalau ip-nya ganti, namanya juga ganti. Tapi
> benar juga, kalau semua komputer (client) menjalankan 'fungsi client'
> saja tidak masalah, cuman kalau sudah menjalankan 'fungsi server'
> bisa repot juga kalau namanya gonta-ganti. Contoh sederhana, dari
> komputer A mau talk ke komputer B (sama-sama dapat ip-dinamik) susah
> khan? :-)
>
> Salam,
>
> P.Y. Adi Prasaja
----------------------------------------------------------------------
Unsubscribe: [EMAIL PROTECTED]
Archive: http://www.vlsm.org/linux-archive/
Linux CD: [EMAIL PROTECTED]