On Mon, Nov 23, 1998 at 05:15:49PM +0700, Eriyawan wrote:
> Tapi justru itulah.... heheheheh... Karena clientnya cukup banyak, saya
> lebih suka kalau linuxnya dicoba dulu untuk diobok-obok... heheheheh ;-)
> Kalau sukses kan lumayan....... (Soalnya user sekarang sudah terbiasa jadi
> user ISP yang notabene nggak login manual.... hehheeh)
>
> Dimana saya bisa belajar PAP?
Dari source ppp dan mgetty+sendfax :-)
Pastikan sewaktu compile mgetty option -DAUTO_PPP aktif, bisa dicek
di Makefile untuk mgetty. Kemudian pada pada login.config juga
diaktifkan option /AutoPPP/ -nya. Selanjutnya silakan coba-coba
sendiri :-)
Dengan begitu, bila terjadi dial-in connection, si mgetty tidak
menyodorkan login prompt seperti biasanya.
Soal file /etc/ppp/pap-secrets etc, sama dengan kalau membuat linux
mau konek dengan ISP yang perlu autentikasi metode PAP.
Sebelumnya mau nanya nih. User cukup banyak itu sampai berapa, kalau
cuma pakai komputer biasa, maka maksimum 1 server hanya mampu
menerima 4 dial-in connection. Kecuali ada hardware tambahan (kurang
tahu apa, mungkin yang pakar hardware bisa membantu).
Terus terang belum berminat mengembangkan metode ini, karena ya..
belum akan pernah dipakai di sini (ditempat saya) :-) Tapi setelah
beberapa waktu mengikuti milis linux-ppp sudah ada yang pernah
berhasil. Jadi kesimpulan saya, asal semuanya beres, pasti bisa.
Sementara saya malah cuma pakai kermit untuk client callback dari
rumah, supaya bisa login lebih dari satu kali, saya buat koneksi via
ppp.
Gitu dulu.
Salam,
P.Y. Adi Prasaja
______________________________________________________________________
Utk berhenti langganan kirim email ke [EMAIL PROTECTED]
Sudahkah anda mencari di arsip? http://www.vlsm.org/linux-archive/
Utk info netiket, kirim email kosong ke [EMAIL PROTECTED]