On Wed, 13 May 1998, Priyadi Iman Nurcahyo wrote:

> Linux Indonesia adalah organisasi yang bertujuan untuk memperkenalkan
> Linux sebagai alternatif sistem operasi. Karena tidak ada perusahaan
> apapun yang bertanggung jawab atas Linux, maka Linux Indonesia juga
> harus berfungsi sebagai 'kantor cabang' perusahaan-perusahaan seperti
> IBM, Microsoft, dll. Untuk dapat mewujudkan hal ini, maka diperlukan
> peran serta dan koordinasi dari pengguna Linux.
> 
Sebaiknya id-linux diarahkan dengan menghindari peran sebagai vendor
semacam Sun atau IBM, tapi jadi semacam foundation semacam Sparc
International, PowerOpen, atau sejenisnya.

pekerjaan sebagai Vendor: melayani purna jual, konsultansi, etc. sebaiknya
nantinya (arah ke depannya) dilakukan personal id-linux sebagai pribadi
ataupun sekelompok sebagai satu koperasi koperasi.

kalau fungsi jasa cd dan buku, tetap bisa di-exclusive-kan sebagai jasa
id-linux atas dasar cost-recovery.

> Untuk memudahkan koordinasi maka harus dibentuk 'tingkatan-tingkatan
> kepengurusan' organisasi Linux Indonesia. 
> 
> Jika diperlukan, pengurus propinsi dapat membuat sub kepengurusan,
> misalnya, propinsi jawa barat sudah memiliki kepengurusan, namun ada
> beberapa anggotanya yang di Cirebon, sedangkan pusatnya ada di Bandung,
> maka untuk efisiensi boleh saja dibentuk sub kepengurusan Cirebon.
> 
Sebaiknya dengan melihat trend ke masa depan, struktur id-linux cukup flat
saja, ada id-linux pusat dan id-linux daerah. pengertian 'daerah'
sebagainya luwes, umumnya dati II (sesuai dengan semangat otonomi daerah
yang langsung ke dati II, juga sesuai dengan semangat Domain Daerah yang
dicanangkan RMS46 / IDNIC). Namun dalam kondisi seperti jakarta, 'daerah'
bisa saja lebih kecil sampai kecamatan (jadi ada id-linux Senen, id-linux
Jatinegara, etc.) atau dengan kondisi seperti Indonesia timur bisa lebih
besar sampai propinsi atau lebih (jadi ada id-linux bali atau id-linux
indonesia timur).

perwakilan di pusat ya sebaiknya biar mudah ex-officio langsung lurah-nya
saja, namun lurah bisa memberi mandat ke yang lain.

terus mengenai otonomi, sebaiknya id-linux daerah otonom, sedangkan yang
dipusat hanya sebagai semacam federasi saja.

> Sebaiknya di setiap kepengurusan dapat diadakan pertemuan reguler,
> perpustakaan CD/buku, dan lain-lain.
> 
setuju,
jadi inti kegiatan ada di daerah.
dengan semangat reformasi nasional, kita perlu galakkan otonomi daerah
mulai dari kegiatan id-linux di sini.

> J: Pastikan di daerah anda belum ada perkumpulan pengguna Linux,
>    kemudian ajaklah kawan-kawan anda untuk mendirikan kepengurusan
>    daerah, setelah itu beritahukan ke kepengurusan pusat untuk didata
>
atau kalau sudah terlalu besar (misal di jakarta pusat sudah banyak
sekali), bisa dipecah (misal Senen misah sendiri).



 +- and with none but Allah is the direction of my affair to the right issue;
/ /_/    _/ /_/_/_/_/    on Him do I rely and to Him do I turn (QS 11:88) ///
  _/_/_/_/  _/ HDS5 _/               [EMAIL PROTECTED] (Syafrudin) 
/_/    _/ /_/_/_/_/_/   = pramuka.org - linux.or.id - estuary.klwarta.or.id =

_____________________________________________________________________
Untuk berhenti langganan:
kirim email ke [EMAIL PROTECTED] dg body "unsubscribe id-linux"

Kirim email ke