Muhammad Rully Sumbayak wrote: > [...] Baru mau akan > menggunakan Ruby. Khususnya Ruby on Rails. Sebelumnya menggunakan PHP. > Rencananya mau meninggalkan PHP, migrasi ke RoR karena tertarik dengan > DRY dan Conventions over Configuration nya. [...]
Sekedar berbagi saja. BTW ttg _meninggalkan_ PHP, sering pada banyak kasus yang saya lihat di lapangan, kita tidak bisa langsung 100% tinggalkan, kalau bahasa singkat padat montok jelas ala pak edwin seperti "makan mbakmie campur rebus goreng suram". Di tahun 2007 ini, kita masih berada di masa transisi, yang jadi mainstream di Indonesia masih PHP, bukan Rails, jadi cara menggulung PHP itu dilipat satu tahap demi tahap sampai lama-lama ludes juga! Ini terjadi bila proyek yang sudah lama membubung tinggi dari dasar laut gunung es hingga menggunung tinggi besar (monster). Kecuali kalau sudah bisa dipercaya bikin project sedari awal mungkin berbasis Ruby (sampai ke basis web dgn menggunakan Rails) itu masih mending. Sekedar berbagi ini kalau diceritakan bisa sampai bermalam-malam suntuk diperbincangkan, ya sudah terlanjur ada *konfigurasi pakai PHP* disana sinilah, codes PHP koboi lah (if suram then else if buggy regex else skrip never been run even once in a century! ) yaa pendek cerita, kalau kita pernah di dunia PHP di zaman dahulu kala, at least pada saat-saat sekarang ini hanya mau terima kalau mode on read/baca PHP saja, tidak write/PHPCoders, skill itu sangat bagus dan menunjang untuk menggulung PHP itu sendiri. Teman-teman dari dunia selain PHP ke Rails, seperti Java => Pak Andry, Pak Widi, Pak Ginanjar, dst, mungkin juga punya banyak cerita/pahit getir asam garam yang dilalui dari java ke rails .. Singkat cerita: Selamat berjuang dan Semoga Sukses! Selamat menikmati dunia Rails dan Ruby ;-) -- Arie || ariekeren, YM!=riyari3, http://ariekusumaatmaja.wordpress.com http://groups.yahoo.com/groups/id-ruby http://www.linkedin.com/in/ariekeren "Never say RTFM. Turn the trolls into committers", Audrey Tang - conisli-ofun.pdf

