Yohanes Santoso wrote: >> >> iya... "salah" :) >> >> di Bazaar, setiap branch itu ya satu branch sendiri. Jadi nggak kayak >> git, di mana satu repository bisa berisi puluhan bahkan ratusan branch. >> >> Kalo di Bazaar, satu branch ya satu URL. >> > > Jadinya sepertinya git sama seperti arch: membedakan antara repository > dan branch. Ini juga mirip kebanyakan VCS lainnya karena memang ini > pandangan traditional dari sejak jaman CVS. > > Sedangkan bazaar sepertinya meniru darcs dimana satu > directory/repository adalah satu branch. Di darcs, membuat branch > adalah: cp -a kantor kantor-rahasia. > > > YS. > > Saya tidak setuju dengan deskripsi di atas, kalo git "mirip kebanyakan CVS lainnya dari zaman CVS". Kalo dari zaman CVS, berarti termasuk Subversion. Sedangkan struktur git jauh beda dengan Subversion.
Subversion hanya mengenal "array of trees". Revisi bersifat linear. Sedangkan di git, satu repository bisa menyimpan ratusan branch, di mana tiap2 branch tersebut bisa interlinked, saling merge satu sama lain, dan punya revision history sendiri-sendiri. Secara working model, antara git dan bzr bisa dibilang perbedaannya tipis banget. Yang beda adalah cara git dan branch menyimpan repository/branch secara fisik. Di bazaar sendiri, defaultnya adalah "normal" branch (semoga istilahnya bener), di mana satu branch itu termasuk repository, dan juga termasuk working tree. Tetapi saya sendiri lebih suka mempunyai bazaar repository, di mana repository tersebut bisa berisi banyak branch, terlepas dari apakah branch2 tersebut interlink atau tidak. (command: bzr init-repo) Dengan konfigurasi bazaar repository, maka secara storage, bazaar bisa dibilang sangat mirip dengan git. Yaitu satu repository bisa menyimpan banyak sekali branch. Apa keuntungan menggunakan repository dibandingkan branch biasa? Tentu saja adalah space. Apabila Anda punya branch 100 MB di Bazaar, untuk melakukan branching terhadap branch tersebut dengan "bzr branch" maupun "cp" akan membutuhkan space 100 MB, dan jangan lupa waktu yang dibutuhkan untuk melakukan proses tersebut. Dengan repository, maka "bzr branch" merupakan operasi yang sangat cheap, karena data2nya tersimpan di repository, bukan diduplikasi di masing2 branch. -- Hendy Irawan www.hendyirawan.com

