Arie Kusuma Atmaja <[EMAIL PROTECTED]> writes:

> Yohanes Santoso wrote:
>
>> Maka yang pertama lainnya saya lihat adalah darcs dan ternyata jadi
>> suka karena gampang dan 'elegant' karena semua branches dari semua
>> projects sama derajatnya. Sekarang saya hampir exclusively memakai
>> darcs. Masih ada beberapa project di arch, tapi mereka inactive ones.
>
> bisa saya minta kamu sharing kesini bentuk 'elegant' tsb di darcs
> apa saja terkait dengan project ruby codes-nya (?)

Tidak mengerti pertanyaanya. 'elegant' karena semua branches dari
semua project sama derajatnya. flat branches instead of hierarchical.

Apa hubungannya sama project ruby?


> BTW FYI saya pernah dulu liat ada beberapa rubygems mini yang
> support pemakaian darcs di ruby. Bersediakah kiranya kamu berbaik
> hati untuk mau kasih review (?)

Mungkin saya rada2x luddite karena tidak memakai rubygems. Tapi apakah
package yang dimaksud adalah
http://eraserhead.net/darcs/darcs-ruby/doc/ ? Saya tidak pernah
memakai itu.

>> [...] Semua branch bisa di merge sama branch lainnya, bahkan
>> dari project yang berbeda. Misalnya sebuah branch di project Firefox
>> bisa di merge dengan branch lain di project MSWord. Hasilnya mungkin
>> tidak masuk akal, tapi process mergingnya tidak beda dengan merging
>> branches dari project yang sama.
>
> apakah kamu pernah merasakan suffer-nya maksimal besar project size
> 50 Mega dengan darcs (?)

Saya tidak pernah ada satu project tree sebesar itu.


YS.

Kirim email ke