> Diluar itu, mungkin perlu penyempurnaan sistem otomasi lebih baik pada
> pendaftaran dan pengelolaan domain. Misal:
> 1. Semua pendaftar harus memilik nomor NIC, dalam hal ini mereka harus
> mendaftar dahulu sebagai registar. (bebas biaya).

Whois sudah mulai berjalan.

> 2. Semua yang sudah memiliki NIC akan masuk ke milis IDNIC ini sehingga
> suara mereka bisa didengar.

Tidak semua orang berminat masuk milis IDNIC dan milis Pengumuman-IDNIC.
Apa mau main paksa mendaftarkan orang ke milis IDNIC?

> 3. Semua yang memiliki NIC diharapkan memiliki kemampuan teknis DNS
> dan bisa bertanya lebih dahulu jika belum tahu. Terutama Teknis Kontaknya.

Idealnya begitu. Tapi pada kenyataannya, sulit. Jangankan berharap
pendaftar bisa memiliki kemampuan teknis DNS, para teknisi dari ISP
saja belum tentu bisa pakai nslookup.

> 4. Saya melihat sistem informasi berbasis web pada Atmajaya sangat bagus,
> mungkin Pak Wartono bisa membantu banyak menbangun sistem informasi
> untuk IDNIC.

Sip.

-- budi
--
STOP-LANGGANAN: 'unsubscribe' ke: [EMAIL PROTECTED]
START-LANGGANAN:  'subscribe' ke: [EMAIL PROTECTED]

Kirim email ke