-----BEGIN PGP SIGNED MESSAGE-----
Hash: SHA1

At 13:27 18/10/99 +0800, **Irving**, has written a message, and here
is the reply :
>>sebetulnya kalau membaca dokumen "genre 30 september"
>>maka dapat dilihat bahwa usulan pengembangan domain .ID
>>sudah ada di sana, termasuk SLD untuk geografis
>>(bukan fam.id, tapi mungkin bisa ada jakarta.id)
>Bukannya lebih baik kalo kita memanfaatkan ISO3166-2 yg mendefiniskan
kode
>untuk sub-location ?
>Eg.: *.ri.id untuk Riau

Saya sebetulnya sih setuju setuju saja mau dibuat sub domain apa pun
juga, that's not a problem, tapi yang harus dipikirkan adalah aspek
nantinya misalnya plsm.ac.id, nanti misalnya purwadhika ingin punya
domain plsm, dan dia punya sub cabang surabaya.
jadinya ?
http://surabaya.purwadhika.plsm.ac.id
Weleh apa tidak kepanjangan itu ?
ujung ujungnya dia akan lari ke *.com karena tinggal
http://surabaya.purwadhika.com
Apalagi kalau ada alamat emailnya lagi, misalnya
[EMAIL PROTECTED]
wah, di masukin di kartu nama, males orang nulisnya.
Mendingan sub domain name dijaga maximum 3 character , karena
domainnya sendiri max bisa 32 character.
Sebagai pertimbangan http://www.networkassociatesinc.com akhirnya dia
buat http://www.nai.com karena lebih pendek (tahu gitu sebelum dia
orang register nai.com saya register dulu, nanti tinggal dijual,
sayang sih nggak ada uang buat main spekulasian gituan)

Jadi saya lebih setuju sebetulnya misalnya sch.ac.id dibuat sch.id
saja, karena pengertiannya kalau menurut saya lebih logis (schools in
indonesia), daripada (schools academic in indonesia)
dan lagi pengimplementasiannya, dalam bentuk lain lainnya seperti
record di hard disk, dsb. atau mungkin di kartu nama, atau brosur,
juga mudah, misalnya http://www.smak1.sch.id daripada
http://www.smak1.sch.ac.id apalagi kalau dibuat sub domain lagi
misalnya
http://i-6.kelas.smak1.sch.ac.id akhir akhirnya orang lari ke
http://come.to atau http://go.to dsb karena lebih ringkas.

Memang dipandang dari segi keteraturan itu bagus sekali, sch.ac.id,
atau plsm.ac.id, tapi ini belum diimplementasikan dalam bentuk
realnya, karena kita hanya melihat sepotong saja yaitu sch.ac.id atau
plsm.ac.id, bagaimana kalau seperti contoh di atas ?, jadi yang saya
ingin maksudkan agar kalau bisa domain *.id itu laku keras, dan jangan
hanya domain *.com, *.net dsb.. 
BTW ada yang bisa menjelaskan, kenapa cbn.net.id provider di
indonesia, tapi punya juga cbn.net ?
apakah karena pengaruh globalisasi ? atau karena apa yang saya
ungkapkan di atas ?
terus bii.co.id ada pula bankbii.com
universal.astra.co.id ada juga bankuniversal.com
dan banyak contoh lainnya yang tidak bisa saya tuliskan satu per satu.

Terus yang perlu dipertimbangkan lagi antara plsm.ac.id dan sch.ac.id,
bagaimana kalau misalnya nanti mau dibagi per wilayah, misalnya smak1
ada yang di jakarta (bpkpenabur), ada di bandung (bpkpenabur juga /
KPS bandung), surbaya, dsb.
Meskipun kebetulan nama smak1 (smuk1) itu kebanyakan masih dipunyai
satu yayasan yaitu bpkpenabur.or.id, bagaimana nanti dalam soal
pembagian wilayahnya ? seandainya di tahun 2200 semuanya punya domain
name sendiri ?
jakarta.smak1.sch.ac.id , bandung.smak1.sch.ac.id 
atau ....
smak1.jkt.sch.ac.id , smak1.bdg.sch.ac.id
bukankah lebih simpel sedikit
smak1.jkt.sch.id atau smak1.bdg.sch.id

Terus terang saja (pengalaman pribadi) waktu dulu bpkpenabur.or.id
belum punya domain itu, tapi masih numpang di curie.ece.wisc.edu (baca
ceritanya di http://www.bpkpenabur.or.id/kps-jkt/p3/ava/bambang.htm)
saya sering salah tulis karena kepanjangan banget

Meskipun sebetulnya panjang stringnya tidak terlalu beda, tapi karena
terlampau banya dot dot dot nya, kadang suka bikin tangan keselip, 
-----BEGIN PGP SIGNATURE-----
Version: PGP for Business Security 5.5.2

iQA/AwUBOAvTvyIVM+bNd6T7EQJXBgCfQ4q2jIGuXz1oUj3I1CZZw9i7O0MAoI7j
I5tVtlZipuWpoDaSLtaBfku8
=2WX6
-----END PGP SIGNATURE-----

--
STOP-LANGGANAN: 'unsubscribe' ke: [EMAIL PROTECTED]
START-LANGGANAN:  'subscribe' ke: [EMAIL PROTECTED]

Kirim email ke