At 08:47 25/02/00 +0700, Sanjaya wrote:
>Maaf mail panjang.
>
<...>
>> > Sekarang, polanya jadi
>> > rentan. Bisa jadi setiap ganti pengurus, kantor itu jadi
>> > pindah ke Pengurus Baru. Asal tahu saja publik.
>
>Sebetulnya tidak juga. APJII bisa beroperasi dengan cost yang
>rendah.
>Asal tahu saja publik bahwa kantor APJII yang lama dikunci oleh
>yang punya tempat sebelumnya (Accessnet) karena dianggap berhutang
>200 jutaan ke Accessnet (sewa tempat dan expenses selama kepengurusan
>lama dibawah Pak Teddy). Kita sedang meminta rinciannya supaya bisa
>dipertanggungjawabkan ke anggota, tapi pada prinsipnya bersedia
>membayar. Mohon maaf Pak Teddy, tapi anda memaksa saya untuk
>transparan tentang hal ini. hehe...
Iyah, sdh ada Direktur Eksekutif Baru kok; Kalau dulu kan dirangkap Sekjen
Lama, jadi hrs profesional dari yg dulu toh?; Saran temen2 juga hrs tegas
katanya. Ngomong2 itu biaya sdh pindah ke MAHATEL wkt itu, krn batal
nggak tahu itungan portfolio-nya sampai 31-Dec-2000 ini, He..he..he
>
>Jadi kantor APJII terpaksa pindah ke basement Indonet untuk
>sementara :-)
Hmmm.
-Teddy
--
STOP-LANGGANAN: 'unsubscribe' ke: [EMAIL PROTECTED]
START-LANGGANAN: 'subscribe' ke: [EMAIL PROTECTED]