Memang...kita nggak boleh berpangku tangan.
Kalo memang perlu...kita harus dengan tegas menentukan apakah domain *.id
harus ada annual fee ato nggak ?!
Saya rasa perlu ada annual fee !
Alasan :
1. Kita perlu bayar ke IANA/ICANN
2. Untuk biaya maintenance peralatan
3. Honor karyawan -> ini perlu dihargai sekalipun sukarelawan...minimal
kasih makan...
4. Buat biaya para team jika ada pertemuan nasional/internasional.

Saya usulkan biaya ini rata untuk semua *.id.
Besarnya adalah Rp 50.000,- pertahun ( anggap sudah plus PPN ) saya rasa
sudah memadai.
Hal ini dihitung dari saat ini tagihan dari ICANN US$ 1500 dibagi domain
*.id yang kira kira udah 4000 an maka biaya per domain kurang dari US$ 1 !!!
Dengan begitu kita akan memiliki domain dengan biaya termurah sedunia.
Untuk pendaftaran mungkin tetap Rp 165.000,- juga gak apalah.
So...gimana ?

Regards,

Yudhi Sutjahjo
Lini Computer System
*****************
* Ph : 021 - 5356449
* Fx : 021 - 5350106
*****************
* http://www.lini.co.id
* [EMAIL PROTECTED]
*****************

----- Original Message -----
From: Teddy A. Purwadi <[EMAIL PROTECTED]>
To: <[EMAIL PROTECTED]>
Sent: Friday, May 26, 2000 7:53 AM
Subject: RE: [idnic] Indonesia Harus Bayar US$1500 ke ICANN (Fwd) Financial
Support for ICANN


Folks,

'Kan dari dulu saya sdh usul, semua *.id hrs bayar,
nah..., sdh kejadian, antisipasi policy-nya belum
dijalankan terutama ac.id dan go.id. Ini aneh, ac.id
lembaga pendidikan tinggi tdk mau konstribusi, mustinya
hak-hak intelektual sewajarnya dihargai; Apalagi go.id
Lembaga Pemerintah!, masa mau narikin pajak-nya aja.
Preseden buruk nih. Jangan ditalangin deh, keterlaluan.

-Teddy

At 06:10 AM 5/26/00 +0700, [EMAIL PROTECTED] wrote:
>On 24 May 00, at 11:10, Sanjaya wrote:
>
>> Pak Budi,
>> Kenapa tidak pakai sebagian dana yang sekarang ada di IDNIC?
>> Kalau kurang APJII bayar 50% juga deh :-)
>
>Pak Sanjaya,
>- untuk US$1500 sih masih bisa.
>  Akan tetapi semakin berkembangnya domain di Indonesia,
>  maka tanggung jawab/beban akan makin besar.
>- Domain yang gratis pun akan harus bayar ke ICANN!
>  Nah ini harus dimengerti oleh rekan-rekan.
>  (Sosialisasi.)
>  Misal ada 2000 domain gratis (untuk sekolahan, government),
>  maka IDNIC harus membayarkan domain itu ke ICANN.
>  Kalau sekarang dengan 4000 domain harus bayar
>  US$1500 maka bisa dihitung perkirannya.
>- Perlu diingat bahwa domain yang bayar tahunan baru
>  web.id. Padahal yang diminta oleh ICANN adalah
>  pembayaran tahunan!
>  Apakah kita harus menerapkan pembayaran tahunan
>  untuk domain-domain ac,co,or,net?
>- saya mau make sure bahwa ICANN tidak semena-mena
>  mencharge kita. Bagaimana kalau tahun depan dia
>  mengubah struktur harganya sehingga kita harus bayar
>  lebih?
>
>Hal-hal ini perlu kita mengerti bersama.
>
>-- budi
>--
>STOP-LANGGANAN: 'unsubscribe' ke: [EMAIL PROTECTED]
>START-LANGGANAN:  'subscribe' ke: [EMAIL PROTECTED]
>
ISOC: Indonesian Information-Internet Society
Grha Citra Caraka, Mezzanine Fl, TransMedia Suite
Jln Gatot Subroto 52, Jakarta 12710 - INDONESIA
V:+62-21 526 8777; F: +62-21 526 8789 M: +62-82 184 4444
http://www.mii.or.id
--
STOP-LANGGANAN: 'unsubscribe' ke: [EMAIL PROTECTED]
START-LANGGANAN:  'subscribe' ke: [EMAIL PROTECTED]


--
STOP-LANGGANAN: 'unsubscribe' ke: [EMAIL PROTECTED]
START-LANGGANAN:  'subscribe' ke: [EMAIL PROTECTED]

Kirim email ke