Urun rembug:
Dari yang sudah saya cari tahu (diberbagai milis dan site)
memang belum ada cara paling tokcer utk meng-eliminir
spamming. Sebagaimana virus, setiap ada jurus penangkal
selalu ada jurus baru yg digunakan oleh spammer. :-)
Berbagai pola penangkal spam yg sudah diterapkan, yg "mau dianggap smart"
seperti di yahoo, kekurangannya
seringkali ada mail baik2 (ingin diterima) malah masuk
bulk-email. Yg semi otomatis seperti spamassassin
(spell??), harus rajin update database kategori spam
(seperti update data antivirus) :-).
Dan lain-lainnya.....
Kalau dari jawaban mas Yanto, bahwa filtering yg sudah
digunakan belum efektif, saat ini memang demikian
adanya. Saya juga setiap hari menghapus ratusan spam.
Pola filtering saya: (urut berdasarkan prioritas)
1. email yg ditujukan ke alamat email saya akan masuk ke
folder mybox
2. email yg ditujukan ke alamat milis yg saya ikuti akan
masuk ke folder milis tsb
3. email sisanya akan masuk ke bulk-email / dianggap
spam.
Kekurangan pola ini:
Seringkali email "bersih" dikirimkan dengan alamat tujuan
"Undisclosed Recipient", ataupun bcc (filter saya belum
menjangkau bcc), jadinya masuk ke bulk-email / dianggap spammer.
~br,
Muhammad Ichsan
----- Original Message -----
From: <[EMAIL PROTECTED]>
To: <[EMAIL PROTECTED]>
Sent: Tuesday, December 16, 2003 10:45 AM
Subject: Re: [Idnic] Pemeriksaan Reverse DNS, fqdn dst.
> On Tuesday 16 December 2003 09:11, you wrote:
> > Lho yang di tanya itu mas Yanto atau IDNIC.
> > Koq malah dilempar lagi ke forum???
>
> Kami ingin dengar pendapat dari rekan-rekan. Kan banyak ISP di Indonesia
ini
> yang tentunya lebih banyak bereksperimen dan ahli dibidangnya
masing-masing.
>
> Tapi baik saya coba jawab beberapa hal yang melatarbelakangi hal tersebut
> diatas sehingga kami menawarkan hal tersebut kepada rekan-rekan antar lain
;
>
> 1. Filtering yang kami lakukan ternyata kurang efektif karena saking
banyaknya
> mail yang tidak berguna masuk ke semua email yang tercantum dalam website.
> Jika harus laporin abuse at yang lolos dari filter lebih capek lagi. Pada
> mail saya sendiri setiap hari sudah difilter masih terima ratusan email
> sampah dan itu juga hari sabtu dan minggu sudah saya sempatkan unsubscribe
> jika ada fasilitas unsubscribe pada email yang dikirim.
>
> Tapi mungkin rekan-rekan punya pengalaman tersendiri untuk
menanggulanginya ?
>
> 2. Saat ini kami agak kerepotan dalam koreksi email konfirmasi dalam
proses
> ubah dan hapus domain. Dengan adanya restrik pada fqdn, reverse dns, etrn
dan
> ehlo dan envelope dapat mengetahui dengan jelas asal muasal email yang
> dikirimkan atau dengan kata lain lebih cepat koreksinya.
>
> 3. Kami pernah mendapatkan complain mengenai email palsu dengan diteriaki
> kurang teliti kurang strik dsb.
>
> Ini sedikit melatar belakangi kenapa hal tersebut ditawarkan dan diminta
> pendapat dari rekan-rekan.
>
> Tapi kelihatannya banyak rekan-rekan yang kurang setuju.
> Diskusi masih dilanjutkan sebelum diambil satu kesimpulan oleh team teknis
> kami.
>
> > > > Apakah kalau SMTP pengirim punya reverse DNS, FQDN, ETRN, EHLO, dan
> > > > envelope yang benar PASTI bukan spam?
>
> Belum tentu.
>
> > > > Sebaliknya, kalau tidak punya reverse DNS, FQDN dst, PASTI spam?
>
> Belum tentu juga.
>
> Ayo ada yang pendapat lain..... ? masih terbuka niiiih ...........
>
>
> -yanto
>
> _______________________________________________
> Idnic mailing list
> [EMAIL PROTECTED]
>
_______________________________________________
Idnic mailing list
[EMAIL PROTECTED]