On Thu, Dec 18, 2003 at 09:27:41AM +0700, Irving Hutagalung wrote: > Toh kalo kita mau kirim email untuk support, ngga ke alamat email yg > sama kan? Menurut saya sih, issuenya justru lebih mudah untuk IDNIC. > Email ngga sesuai format, kirim ke /dev/null.
Bisa seperti ini. Tapi apakah ini yang diinginkan oleh komunitas? Kalau boleh saya paraphrase: - Jika email tidak mengikuti pola tertentu, email akan dihapus! Akibat: - akan banyak email yang terhapus secara otomatis - calon pengguna domain (yang mungkin belum tentu tahu aturan ini) akan marah-marah karena email2nya tidak dibalas-balas > > PS: Email pribadi saya sendiri terima lebih dari 500 spam/hari!!! > > Wah, saya masih kalah, sekitar 200 per hari, tapi kefilter sama > bayesian. Spam yang 500/hari itu yang lolos dari spamassasin. Kalau ditambah yang terfilter spamassasin lebih banyak lagi :( kebanyakan email spam ini nakal dengan menggunakan hasil penelitian bahwa meskipun huruf hidup tidak dituliskan, orang masih bisa baca. Atau kata-katanya disingkat-singkat. Jd eml sy ini msh bs dbaca, kan.? ;-) he he he Diskusi tentang masalah spam kita pindah ke milis lain ya. Kita fokus kepada topik semula yaitu kami ingin melakukan filtering email yang masuk. Saran-saran dan pandangan dari rekan-rekan kami butuhkan. -- budi _______________________________________________ Idnic mailing list [EMAIL PROTECTED]

