Minggu, 21 Agt 2005,
MENELUSURI JEJAK SINDIKAT PERDAGANGAN GELAR SARJANA ILEGAL
IMGI
IMGI
Gelar Doktor, Syarat Hanya Foto dam Curiculum Vitae
Anwar Fuadi dan Mien Sugandhi, yang disebut-sebut menerima
gelar dari Institut Manajemen Global Indonesia, tak pusing.
Anwar tidak pernah memanfaatkan doktor honoris causa (Dr
HC) yang diterimanya. Sedangkan Mien mengaku tak pernah
mendapatkannya.
Anwar Fuadi dan Mien Sugandhi, yang disebut-sebut menerima
gelar dari Institut Manajemen Global Indonesia, tak pusing.
Anwar tidak pernah memanfaatkan doktor honoris causa (Dr
HC) yang diterimanya. Sedangkan Mien mengaku tak pernah
mendapatkannya.
CANDRA KURNIA - MARIA WARDHANI, Jakarta
Tidak gampang mendapat penuturan jujur dari penerima gelar
IMGI. Tetapi, tidak demikian dengan Anwar Fuadi. Ketua
Persatuan Artis Sinetron Indonesia (Parsi) itu berani
blak-blakan.
IMGI. Tetapi, tidak demikian dengan Anwar Fuadi. Ketua
Persatuan Artis Sinetron Indonesia (Parsi) itu berani
blak-blakan.
Pria yang dikenal gaek dalam dunia persinetronan ini
mengakui telah mendapat gelar dari lembaga yang kini
ditindak Mabes Polri itu. Gelar Dr HC dalam bidang seni dan
budaya itu diterima tahun lalu. Gelar itu diberikan gratis.
Anwar tak mengeluarkan biaya sepeser pun.
mengakui telah mendapat gelar dari lembaga yang kini
ditindak Mabes Polri itu. Gelar Dr HC dalam bidang seni dan
budaya itu diterima tahun lalu. Gelar itu diberikan gratis.
Anwar tak mengeluarkan biaya sepeser pun.
"Saya hanya diberi penghargaan. Sebagai orang timur, kalau
dikasih, ya diterima," kata Anwar yang pernah berniat
mencalonkan diri menjadi presiden tersebut. Waktu itu, ada
lima orang yang mendapatkan penghargaan. Namun, dia tidak
kenal empat orang lainnya.
dikasih, ya diterima," kata Anwar yang pernah berniat
mencalonkan diri menjadi presiden tersebut. Waktu itu, ada
lima orang yang mendapatkan penghargaan. Namun, dia tidak
kenal empat orang lainnya.
Artis yang juga pernah memunculkan namanya sebagai kandidat
salah satu gubernur di Sumatera itu tak tahu kalau ternyata
gelarnya bohong. Gelar tersebut diberikan secara resmi
dalam sebuah wisuda. Ketika itu juga belum ada orang yang
mempersoalkan IMGI. "Saya lupa tepatnya, sekitar 2004,"
ujarnya.
salah satu gubernur di Sumatera itu tak tahu kalau ternyata
gelarnya bohong. Gelar tersebut diberikan secara resmi
dalam sebuah wisuda. Ketika itu juga belum ada orang yang
mempersoalkan IMGI. "Saya lupa tepatnya, sekitar 2004,"
ujarnya.
Sebelumnya, dia beberapa kali ditawari gelar tersebut.
Hanya, Anwar selalu menolak. Dalam benaknya, gelar itu
tidak berpengaruh pada karirnya di dunia akting.
Hanya, Anwar selalu menolak. Dalam benaknya, gelar itu
tidak berpengaruh pada karirnya di dunia akting.
Bahkan, hingga saat ini pun dirinya tidak pernah
menggunakan embel-embel Dr HC pada namanya. "Buat apa
gelar? Akting nggak butuh gelar," ujar pembela Inul
Daratista ketika berseteru dengan Rhoma Irama.
menggunakan embel-embel Dr HC pada namanya. "Buat apa
gelar? Akting nggak butuh gelar," ujar pembela Inul
Daratista ketika berseteru dengan Rhoma Irama.
Terakhir, utusan IMGI menemuinya di tempat kerja. Anwar
merasa tak bisa menolak tawaran tersebut karena
pemberiannya terkesan tulus. "Saya sempat tanya, apa
syaratnya? Ternyata hanya foto dan curiculum vitae,"
tambahnya.
merasa tak bisa menolak tawaran tersebut karena
pemberiannya terkesan tulus. "Saya sempat tanya, apa
syaratnya? Ternyata hanya foto dan curiculum vitae,"
tambahnya.
Karena hanya pemberian, Anwar tidak akan terjerat hukum
seperti yang sengaja memanfaatkannya. Sesuai UU Sisdiknas,
pengguna ijazah ilegal untuk kepentingan karir dan
peningkatan pangkat memang diancam hukuman maksimal lima
tahun penjara atau denda Rp 500 juta.
seperti yang sengaja memanfaatkannya. Sesuai UU Sisdiknas,
pengguna ijazah ilegal untuk kepentingan karir dan
peningkatan pangkat memang diancam hukuman maksimal lima
tahun penjara atau denda Rp 500 juta.
Anwar memang sempat berpikir gelar itu diberikan kepadanya
untuk memikat calon mahasiswa. "Selebriti yang dapat hanya
saya. Mungkin untuk promosi," ujar bintang sinetron Sitti
Nurbaya ini.
untuk memikat calon mahasiswa. "Selebriti yang dapat hanya
saya. Mungkin untuk promosi," ujar bintang sinetron Sitti
Nurbaya ini.
Hingga menjadi figur publik, Anwar hanya mengenyam
pendidikan formal sampai SMA. Meski pernah melanjutkan pada
jenjang diploma III, ketua bidang Festival Film Indonesia
2005 ini mengaku terang-terangan tak pernah
menyelesaikannya. Dia hanya sempat kuliah beberapa saat di
Akademi Teater. Tahunnya sekitar 1966.
pendidikan formal sampai SMA. Meski pernah melanjutkan pada
jenjang diploma III, ketua bidang Festival Film Indonesia
2005 ini mengaku terang-terangan tak pernah
menyelesaikannya. Dia hanya sempat kuliah beberapa saat di
Akademi Teater. Tahunnya sekitar 1966.
Anwar bukan tidak mampu menyerap pelajaran di perguruan
tinggi. Namun, kesibukannya di dunia akting yang tak bisa
diganggu. "Sekarang kampus saya saja sudah tidak berbekas,"
akunya sambil tertawa.
tinggi. Namun, kesibukannya di dunia akting yang tak bisa
diganggu. "Sekarang kampus saya saja sudah tidak berbekas,"
akunya sambil tertawa.
Dia juga tidak ambil pusing atas kegagalan kuliahnya itu.
Dia juga tak berminat meneruskan kembali kuliahnya. Apalagi
sampai bermimpi mendapat gelar doktor. "Untuk apa? Kalau
saya mau, lebih baik ikut kursus singkat tentang akting
atau perfilman," pungkasnya.
Dia juga tak berminat meneruskan kembali kuliahnya. Apalagi
sampai bermimpi mendapat gelar doktor. "Untuk apa? Kalau
saya mau, lebih baik ikut kursus singkat tentang akting
atau perfilman," pungkasnya.
Selain Anwar, masih ada 12 figur publik yang disebut-sebut
menjadi wisudawan IMGI. Di antaranya, Hamzah Haz, Zainuddin
M.Z., Hari Sabarno, Oesman Sapta, Mien Sugandi, Agum
Gumelar, Roesmanhadi, Sukiyanto Nugroho, dan KH Qosim
Nurseha.
menjadi wisudawan IMGI. Di antaranya, Hamzah Haz, Zainuddin
M.Z., Hari Sabarno, Oesman Sapta, Mien Sugandi, Agum
Gumelar, Roesmanhadi, Sukiyanto Nugroho, dan KH Qosim
Nurseha.
Nama-nama mereka pernah tercantum dalam undangan wisuda
yang dikeluarkan IMGI. Polisi menduga, nama mereka dicatut
sebagai alat promosi untuk menarik minat masyarakat.
Sehingga, mereka tergolong korban penipuan.
yang dikeluarkan IMGI. Polisi menduga, nama mereka dicatut
sebagai alat promosi untuk menarik minat masyarakat.
Sehingga, mereka tergolong korban penipuan.
Mien Sugandhi menegaskan, dirinya tidak pernah mempunyai
gelar S-2 atau bahkan S-3. Yang dia akui hanya pernah
mendapat penghargaan kesarjanaan dari suatu lembaga
pendidikan tinggi. Tapi, dia tidak ingat nama lembaga
tersebut. "Boro-boro S-3, S-1 saja susah dapatnya,"
tukasnya.
gelar S-2 atau bahkan S-3. Yang dia akui hanya pernah
mendapat penghargaan kesarjanaan dari suatu lembaga
pendidikan tinggi. Tapi, dia tidak ingat nama lembaga
tersebut. "Boro-boro S-3, S-1 saja susah dapatnya,"
tukasnya.
Mantan menteri pemberdayaan perempuan tersebut mengisahkan,
pendidikan formalnya hanya sampai SMA. Dia tak melanjutkan
kuliah, melainkan hanya mengikuti beberapa kursus. Itu pun
sekitar tahun 80-an. Antara lain di akademi kesekretarisan
dan akademi bahasa Inggris.
pendidikan formalnya hanya sampai SMA. Dia tak melanjutkan
kuliah, melainkan hanya mengikuti beberapa kursus. Itu pun
sekitar tahun 80-an. Antara lain di akademi kesekretarisan
dan akademi bahasa Inggris.
Dia giat mengikuti kursus ketika aktif dalam Kongres Wanita
Indonesia (Kowani). Saat itu organisasi memberikan
kesempatan kepada anggotanya untuk mengikuti pendidikan
lanjutan. Biayanya relatif murah.
Indonesia (Kowani). Saat itu organisasi memberikan
kesempatan kepada anggotanya untuk mengikuti pendidikan
lanjutan. Biayanya relatif murah.
Dengan tegas dia mengatakan tidak pernah mendapatkan gelar
ilegal. "Saya heran, wong nggak sekolah kok bisa dapat
gelar," ujarnya. (bersambung)
ilegal. "Saya heran, wong nggak sekolah kok bisa dapat
gelar," ujarnya. (bersambung)
Start your day with Yahoo! - make it your home page
Kunjungi Website Resmi Pondok Pesantren Al-Amien
http://www.al-amien.ac.id
Kunjungi website Qalam Online
http://www.qalam.da.ru Or http://qalamnet.cjb.net
Post Berita atau Artikel, Pasang Iklan Baris, Forum Diskusi de el el semuanya gratis.... Segera....
Kami butuh suntikan dana, kalau ada yang ingin beramal hubungi [EMAIL PROTECTED]
YAHOO! GROUPS LINKS
- Visit your group "ikbal_alamien" on the web.
- To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
- Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service.
