Siang Temans,
Sharing aja !

Di perusahaan tempat aku kerja sekarang ada fenomena yang cukup 'aneh', dan 
beberapa hari terakhir terjadi kembali. Ceritanya gini, di kantorku tuh 
karyawan yang dah keluar boleh melamar dan masuk lagi ke kantor ini, cuma 
sekali saja (kalao kemudian dia keluar untuk kedua kalinya, dia gak akan 
diterima untuk masuk lagi). Menurutku ganjil aja, karena diperusahaan aku 
bekerja sebelumnya hal ini tidak boleh. Begitu ia keluar mengundurkan diri, ya 
sudah pintu tertutup selamanya.

Sekitar dua tahun lalu seorang sales manager di kantorku keluar, nyeberang ke 
kompetitor (istilahnya dibajak). Kinerjanya bagus ketika bekerja di kantor ini. 
Dua tahun bekerja, dia gak enjoy di perusahaan sekarang karena ini itu dsb. Dan 
dia direkrut kembali oleh manajemen untuk menduduki jabatan semula karena ada 
ekspansi wilayah. Sekarang dia bilang lebih enjoy dan semangat bekerja di 
kantor ini, bahkan lebih semangat dari pertama kali dulu.

Kasus lain di level staf biasa. Baru setahun bekerja seorang staf akunting 
mengundurkan diri, alasannya gak kuat dengan kondisi diperusahaan (tentu saja 
alasan ke HRD berbeda). Padahal kerja dia dinilai bagus oleh HRD dan atasan 
dia. Setelah sempat bekerja di perusahaan lain beberapa bulan, dia memberanikan 
diri melamar kembali ke kantor ini setelah tahu ada lowongan. Karena kinerja 
dia memang dah terbukti bagus, dia langsung diterima. Saat ini dia kelihatan 
enjoy sekali di sini, lebih menikmati daripada ketika pertama dia masuk.

Tapi di sisi lain, kemaren ada seorang staf admin yang baru dua hari kerja 
langsung gak masuk dan gak balik-balik lagi sampe hari ini :)

Agaknya kesempatan kedua terkadang lebih disyukuri setelah mereka melihat dunia 
luar. Dan satu lagi yang penting, menurut aku, bekerja dimana-mana relatif 
tidak banyak berbeda. Sebatas kita masih berstatus pekerja. Hanya saja kembali 
ke masing-masing kita bagaimana menyikapinya. Seperti kata Bang Rela : "bekerja 
itu juga harus dengan hati". Kalau hati tidak menyatu dalam pekerjaan, yang ada 
kita seperti robot !

=narko=
mencoba mensyukuri yang dipunyai

Kirim email ke