Dari yang pernah saya baca :
  1.. Syahdan dahulu kala, seorang kasiar eh kaisar Roma, Claudius II 
mewajibkan semua pemuda untuk menjalani wajib militer tanpa terkecuali. Barang 
siapa menolak akan dihukumnya. Valentino, salah seorang pemuda yang telah 
berencana menikah dalam waktu dekat merasa berat dan akhirnya melanggar titah 
Kaisar dengan tetap (lebih mementingkan) tetap melangsungkan perkawinannya. 
Yang mana hal ini dinilai melanggar perintah Kaisar hingga jatuhlah keputusan 
hukuman mati untuk Valentino. Tanggal 14 Februari diyakini sebagai hari 
pelaksanaan hukuman mati tersebut. Nah sejak saat itu di Roma dan sekitarnya 
tanggal 14 Febr diperingati sebagai hari Valentine (mengambil nama Valentino).
  2.. Versi lain, awalnya mirip dengan cerita nomor 1. Hanya saja Valentino 
cuma menentang wajib militer bukan karena akan menikah. Valentino dipenjara dan 
menunggu hukuman mati. Selama dalam penjara, Valentino jatuh cinta dengan anak 
perempuan sipir yang tiap hari menjenguk (mungkin mengantarkan makanan) 
ayahnya. Tidak dijelaskan apakah Valentino sempat berkenalan atau tidak, yang 
jelas semenjak jatuh cinta itu Valentino seringkali menerima puisi-puisi indah 
lewat surat. Sebagian cerita menyatakan bahwa Valentino menulis sendiri 
puisi-puisi itu dan dikirimkan lewat pos untuk dirinya sendiri. Tumpukan surat 
sarat puisi-puisi indah tersebut ditemukan setelah dia dihukum mati pada 
tanggal 14 Feb. Teman-temannya memperingati kematiannya setiap 14 Februari 
dengan mengirimkan surat-surat dan puisi-puisi cinta kepada orang yang 
dikasihinya. Dan begitulah.....
  3.. Ada cerita lagi yang lebih miris, dalam ajaran Paganisme perilaku seks 
menyimpang (homoseksual) adalah sesuatu yang wajar bahkan menjadi salah satu 
ritual 'ibadah'nya. Nah Valentino menurut cerita ini termasuk salah seorang 
yang menganut ini, sehingga dihukum Gereja pada waktu itu. Tanggal 14 Februari 
adalah hari eksekusi hukuman. Hari itu lama terlupakan oleh manusia hingga ada 
seorang yang 'menghidupkan kembali' (may be pengikut ajaran Pagan tersebut) 
dengan merayakan 14 Februari sebagai hari 'kasih sayang'.
Demikian yang pernah saya baca, mohon maaf bila ada yang berkenan. Memang 
'nilai' perayaan hari Valentine telah (sangat) jauh bergeser dari makna awal. 
Yang jelas saya tidak merayakannya, apalagi yang nomor 3.

Maaf, kalo mo protes silahkan tapi mungkin aku gak bisa jawab karena dah 
di-block server kantor lagi...

=narko=

Kirim email ke