Pengalamannyalah yang menyebabkan seorang anak mencintai atau membenci
ayahnya.
Saya rasa mbak Elly maupun mbak Alfi tidak menyia-nyiakan ayahnya,
bahkan tetap menghormati cuma dengan cara yang berbeda. Mungkin banyak
hal-hal pahit yang terjadi yang sudah mereka alami ketika bersama sang
ayah.
Mungkin mereka mengalami :
1.      Mengalami kekerasan fisik dan mental dari ayah mereka, atau
2.      Mungkin ada yang mengalami pelecehan seksual, atau
3.      Melihat ibu atau saudara2nya dipukuli atau dicaci maki oleh
ayah, atau
4.      Mengetahui perselingkuhan ayahnya, atau
5.      banyak hal-hal jelek lainnya.
Luka pada tubuh kita gampang diobati tetapi luka hati memerlukan waktu
untuk mengobatinya. Mari kita memandang orang lain bukan hanya dari
kacamata kita tapi belajar memahami cara pandang orang lain, supaya kita
tidak menghakimi orang lain. Dengan ini kita dapat bergandeng tangan
saling membantu dan saling menguatkan satu sama lain.
 
Mbak Elly, bebaskan dirimu dari kemarahan dan berikan maaf yg utuh buat
ayahmu. Karena pembalasan bukan milik kita tetapi milik Tuhan semata.
 
Note : saya punya pengalaman yang indah bersama ayah maupun ibu. Ayahku
teman untuk bercerita apa saja dan saya juga jadi teman curhatnya
beliau. Tapi sekarang beliau sudah dikeabadian, saya sangat
merindukannya.
 
 
Salam, Tresia Ambarita
PT Tripatria Andalan Medika
Jl. Kaji No. 22C
Jakarta 
-----Original Message-----
From: [email protected] [mailto:[EMAIL PROTECTED] On
Behalf Of Elin Elin
Sent: 20 Februari 2008 14:14
To: [email protected]
Subject: Re: [IListeners] Ayah... benarkah sering dikesampingkan..? > to
mba elin
 
Gw bukan menyia2kan bokap. Tp dia yang telah menyia2kan keluarganya
sendiri. Maaf?? Ribuan bahkan tiap hari pun gw dah memaafkan dia. Tp...
buat gw, nyayangin dia lagi, melupakan kesalahaan dia butuh waktu yang
gw sendiri ga tau kapan bisa gw lakuin. Nyia2kan dia?? ga juga gw tetep
penuhin kebutuhan dia kalau gw mampu.
Hormat?? gw hormat sama dia cuma karena dia orang tua gua. Just that! Gw
cuma berharap teman2 jangan menghakimi gw nyia2in bokap gw kalo ga tau
ceritanya! 
 
Mba Alfi.. jangan2 cerita kita sama nih.. =)
 
-eLin-
----- Original Message ----
From: Didik Espe <[EMAIL PROTECTED]>
To: [email protected]
Sent: Wednesday, February 20, 2008 1:56:45 PM
Subject: Re: [IListeners] Ayah... benarkah sering dikesampingkan..? > to
mba elin
Weleh weleh...
 
Ko pada banyak yg punya pengalaman kurang menyenangkan sama profil
seorang ayah ya.
Kalo aku malah kebalikannya, aku amat sangat merindukan profil seorang
ayah, secara aku sudah yatim semenjak belum masuk SD, ayahku meninggal
karena kecelakaan.
Jujur, aku sangat iri, ketika ada acara di sekolah, entah itu pembagian
raport, perpisahan dsb, yg dihadiri lengkap oleh kedua orang tua mereka.
Aku hanya bisa memendam kerinduanku dalam-dalam.
Itulah, sekarang aku berusaha semaksimalnya utk menjadi profil seorang
ayah yg baik dan bijak di hadapan anakku.
Sebisa mungkin aku ikut nyuapin, mandiin, nyebokin bahkan menidurkannya.
Aku ga mau anakku kehilangan profil ayah seperti pengalaman ayahnya
dulu.
Tapi kenapa temen temen malah seakan2 menyia-nyiakan ayah?
Kalau beliau masih ada, seharusnyalah kita hormati dan kita sayangi.
Jangan sampai menyesal di kemudian hari..
Ingat Rosululloh juga seorang ayah, dan saya amat sangat kagum kepada
Beliau.
 
Kupersembahkan lagu ini, khusus buat ayahku tercinta alm Moh. Tasir
Dirdjowijoto
 
Dimana akan kucari?
Aku menangis seorang diri
Hatiku selalu ingin bertemu
Untukmu aku bernyanyi
 
Untuk Ayah tercinta aku ingin bernyanyi
Walau air mata di pipiku
Ayah dengarkanlah, aku ingin berjumpa
Walau hanya dalam mimpi
 
Lihatlah hari berganti
Namun tiada seindah dulu
Datanglah aku ingin bertemu
Denganmu aku bernyanyi
 
Untuk Ayah tercinta aku ingin bernyanyi
Walau air mata di pipiku
Ayah dengarkanlah aku ingin berjumpa
Walau hanya dalam mimpi
 
Ayah dengarkanlah aku ingin berjumpa
Walau hanya dalam mimpi
Hanya dalam mimpi . 

Salam hangat dari anakmu
Didik Sapto Pramono Dirdjowijoto
----- Original Message ----
From: Alfi Diani Fitri <[EMAIL PROTECTED] co.id <http://co.id/> >
To: [EMAIL PROTECTED] ups.com <http://ups.com/> 
Sent: Wednesday, February 20, 2008 1:17:28 PM
Subject: RE: [IListeners] Ayah... benarkah sering dikesampingkan. .? >
to mba elin
Mba Elin, kok sama kyk aku juga.Bokap gw hanya org yang musti gw
hormatin. Dan bokap gw bukan siapa2..Gw lebih takut ditinggal nyokap
drpd di tinggal bokap..ceritanya panjang dech..
 
~ Alfi ~
  _____  

From: [EMAIL PROTECTED] ups.com <http://ups.com/>  [mailto:
[EMAIL PROTECTED] ups.com <http://ups.com/>  ] On Behalf Of Elin Elin
Sent: Wednesday, February 20, 2008 1:02 PM
To: [EMAIL PROTECTED] ups.com <http://ups.com/> 
Subject: Re: [IListeners] Ayah... benarkah sering dikesampingkan. .?
 
ayah???
 
Jujur gw sendiri ga respect sama bokap gw. Gw amat sangat deket ke
nyokap. Buat gw bokap tuh cuma sosok yang wajib gw hormatin just that.
Kenapa? Wah.. ceritanya panjang dan menoreh luka buat gw yang amat
sangat dalam. 
So.. buat gw bokap bukan siapa2.
 
-eLin-
 
 
  _____  

Looking for last minute shopping deals? Find them fast with Yahoo!
Search.
<http://us.rd.yahoo.com/evt=51734/*http:/tools.search.yahoo.com/newsearc
h/category.php?category=shopping>  
 
 
  _____  

Be a better friend, newshound, and know-it-all with Yahoo! Mobile. Try
<http://us.rd.yahoo.com/evt=51733/*http:/mobile.yahoo.com/;_ylt=Ahu06i62
sR8HDtDypao8Wcj9tAcJ%20>  it now.
 

Kirim email ke