Dulu, sikap calon istri gw pada ayah kandungnya lebih parah daripada mba Elin & 
mba Alfi. 
Dia sangat benci & bersumpah ngga' akan pernah ketemu lagi dgn ayahnya. 
Tapi, menjelang pernikahan gw ama dia, gw terus coba mencairkan hatinya agar 
dia mau memaafkan dan menghormati ayah kandungnya. Waktu itu, gw bertekad, 
lebih baik batal kawin daripada punya istri yg ngga' menghormati ayahnya.
Alhamdulillah, akhirnya calon istri gw mau gw ajak ketemuan sama ayah 
kandungnya di Semarang, hanya untuk minta doa restu perkawinan kami.

Jadi, gw hanya menghimbau kepada kaum lelaki, kalo calon anda punya masalah dgn 
orang tuanya, cobalah dibimbing dan diarahkan, paling ngga', kita bisa dapat 
restu untuk mengawini anaknya. 
Lebih baik lagi kalo kita berhasil mempersatukan mereka apabila keluarga mereka 
sudah tercerai-berai. 
Percaya deh, kalo kita berhasil melakukan hal itu, legaaa rasanya. Dan kita 
menjalani rumah tangga juga jauh lebih tenang. 
Ngga' mau kan punya istri yg durhaka pada orang tuanya? .... (ntar jadi batu 
lagi...)

Jimin


  ----- Original Message ----- 
  From: tresia 
  To: [email protected] 
  Sent: Wednesday, February 20, 2008 3:01 PM
  Subject: RE: [IListeners] Ayah... benarkah sering dikesampingkan..? > to mba 
elin



  Pengalamannyalah yang menyebabkan seorang anak mencintai atau membenci 
ayahnya.

  Saya rasa mbak Elly maupun mbak Alfi tidak menyia-nyiakan ayahnya, bahkan 
tetap menghormati cuma dengan cara yang berbeda. Mungkin banyak hal-hal pahit 
yang terjadi yang sudah mereka alami ketika bersama sang ayah.

  Mungkin mereka mengalami :

    1.. Mengalami kekerasan fisik dan mental dari ayah mereka, atau 
    2.. Mungkin ada yang mengalami pelecehan seksual, atau 
    3.. Melihat ibu atau saudara2nya dipukuli atau dicaci maki oleh ayah, atau 
    4.. Mengetahui perselingkuhan ayahnya, atau 
    5.. banyak hal-hal jelek lainnya. 
  Luka pada tubuh kita gampang diobati tetapi luka hati memerlukan waktu untuk 
mengobatinya. Mari kita memandang orang lain bukan hanya dari kacamata kita 
tapi belajar memahami cara pandang orang lain, supaya kita tidak menghakimi 
orang lain. Dengan ini kita dapat bergandeng tangan saling membantu dan saling 
menguatkan satu sama lain.



  Mbak Elly, bebaskan dirimu dari kemarahan dan berikan maaf yg utuh buat 
ayahmu. Karena pembalasan bukan milik kita tetapi milik Tuhan semata.



  Note : saya punya pengalaman yang indah bersama ayah maupun ibu. Ayahku teman 
untuk bercerita apa saja dan saya juga jadi teman curhatnya beliau. Tapi 
sekarang beliau sudah dikeabadian, saya sangat merindukannya.





  Salam, Tresia Ambarita

  PT Tripatria Andalan Medika

  Jl. Kaji No. 22C

  Jakarta 

  -----Original Message-----
  From: [email protected] [mailto:[EMAIL PROTECTED] On Behalf Of Elin 
Elin
  Sent: 20 Februari 2008 14:14
  To: [email protected]
  Subject: Re: [IListeners] Ayah... benarkah sering dikesampingkan..? > to mba 
elin



  Gw bukan menyia2kan bokap. Tp dia yang telah menyia2kan keluarganya sendiri. 
Maaf?? Ribuan bahkan tiap hari pun gw dah memaafkan dia. Tp... buat gw, 
nyayangin dia lagi, melupakan kesalahaan dia butuh waktu yang gw sendiri ga tau 
kapan bisa gw lakuin. Nyia2kan dia?? ga juga gw tetep penuhin kebutuhan dia 
kalau gw mampu.

  Hormat?? gw hormat sama dia cuma karena dia orang tua gua. Just that! Gw cuma 
berharap teman2 jangan menghakimi gw nyia2in bokap gw kalo ga tau ceritanya! 



  Mba Alfi.. jangan2 cerita kita sama nih.. =)



  -eLin-

  ----- Original Message ----
  From: Didik Espe <[EMAIL PROTECTED]>
  To: [email protected]
  Sent: Wednesday, February 20, 2008 1:56:45 PM
  Subject: Re: [IListeners] Ayah... benarkah sering dikesampingkan..? > to mba 
elin

  Weleh weleh...



  Ko pada banyak yg punya pengalaman kurang menyenangkan sama profil seorang 
ayah ya.

  Kalo aku malah kebalikannya, aku amat sangat merindukan profil seorang ayah, 
secara aku sudah yatim semenjak belum masuk SD, ayahku meninggal karena 
kecelakaan.

  Jujur, aku sangat iri, ketika ada acara di sekolah, entah itu pembagian 
raport, perpisahan dsb, yg dihadiri lengkap oleh kedua orang tua mereka. Aku 
hanya bisa memendam kerinduanku dalam-dalam.

  Itulah, sekarang aku berusaha semaksimalnya utk menjadi profil seorang ayah 
yg baik dan bijak di hadapan anakku.

  Sebisa mungkin aku ikut nyuapin, mandiin, nyebokin bahkan menidurkannya. Aku 
ga mau anakku kehilangan profil ayah seperti pengalaman ayahnya dulu.

  Tapi kenapa temen temen malah seakan2 menyia-nyiakan ayah?

  Kalau beliau masih ada, seharusnyalah kita hormati dan kita sayangi.

  Jangan sampai menyesal di kemudian hari..

  Ingat Rosululloh juga seorang ayah, dan saya amat sangat kagum kepada Beliau.



  Kupersembahkan lagu ini, khusus buat ayahku tercinta alm Moh. Tasir 
Dirdjowijoto



  Dimana akan kucari?
  Aku menangis seorang diri
  Hatiku selalu ingin bertemu
  Untukmu aku bernyanyi



  Untuk Ayah tercinta aku ingin bernyanyi
  Walau air mata di pipiku
  Ayah dengarkanlah, aku ingin berjumpa
  Walau hanya dalam mimpi



  Lihatlah hari berganti
  Namun tiada seindah dulu
  Datanglah aku ingin bertemu
  Denganmu aku bernyanyi



  Untuk Ayah tercinta aku ingin bernyanyi
  Walau air mata di pipiku
  Ayah dengarkanlah aku ingin berjumpa
  Walau hanya dalam mimpi



  Ayah dengarkanlah aku ingin berjumpa
  Walau hanya dalam mimpi
  Hanya dalam mimpi . 


  Salam hangat dari anakmu

  Didik Sapto Pramono Dirdjowijoto

  ----- Original Message ----
  From: Alfi Diani Fitri <[EMAIL PROTECTED] co.id>
  To: [EMAIL PROTECTED] ups.com
  Sent: Wednesday, February 20, 2008 1:17:28 PM
  Subject: RE: [IListeners] Ayah... benarkah sering dikesampingkan. .? > to mba 
elin

  Mba Elin, kok sama kyk aku juga.Bokap gw hanya org yang musti gw hormatin. 
Dan bokap gw bukan siapa2..Gw lebih takut ditinggal nyokap drpd di tinggal 
bokap..ceritanya panjang dech..



  ~ Alfi ~


------------------------------------------------------------------------------

  From: [EMAIL PROTECTED] ups.com [mailto: [EMAIL PROTECTED] ups.com ] On 
Behalf Of Elin Elin
  Sent: Wednesday, February 20, 2008 1:02 PM
  To: [EMAIL PROTECTED] ups.com
  Subject: Re: [IListeners] Ayah... benarkah sering dikesampingkan. .?



  ayah???



  Jujur gw sendiri ga respect sama bokap gw. Gw amat sangat deket ke nyokap. 
Buat gw bokap tuh cuma sosok yang wajib gw hormatin just that. Kenapa? Wah.. 
ceritanya panjang dan menoreh luka buat gw yang amat sangat dalam. 

  So.. buat gw bokap bukan siapa2.



  -eLin-






------------------------------------------------------------------------------

  Looking for last minute shopping deals? Find them fast with Yahoo! Search. 






------------------------------------------------------------------------------

  Be a better friend, newshound, and know-it-all with Yahoo! Mobile. Try it now.


   

Kirim email ke