2 Hari lalu tepatnya tanggal 20 Februari 2008 saya mengambil penerbangan dari POLONIA menuju JAKARTA penerbangan 16.45 kalau sesuai dengan rencana. Ternyata ada pengumuman kalau penerbangan tertunda karena ada kesalahan teknis dan keberangkatan diundur hingga 17.05, ternyata take-off jam 17.55 (waktu medan). Setelah terbang kira2 15-20 menit terjadi banyak goncangan (mungkin karena tebalnya awan mendung saat itu), tapi setelah itu terjadi pengurangan tekanan udara yang mengakibatkan pesawat turun drastis.. deg2an nih. beberapa saat kemudian ada pemberitahuan dari pilot pesawat ADAM Air tersebut yang menyatakan ada keretakan di kaca kotpit. Untuk lebih aman, maka pesawat akan kembali ke POLONIA dan menggunakan sabuk pengaman. Saat itu, semua penumpang sudah panik, sampai2 pada resah apakah bisa mendarat dengan selamat. Selama perjalanan menuju POLONIA terjadi banyak goncangan dan semua penumpang saat itu terdiam. Akhirnya mendarat kembali di POLONIA 18:55 (Puji Tuhan sahutku dalam hati). Kemudian PILOT memberitahukan untuk kembali menunggu diruang tunggu. Sesampai disana dan setelah menunggu 1jam, banyak orang yang berkeluh kesah, ada yang bilang ditunda, ada yang bilang barang2 yang dibagasi diambil lagi, dan banyak hal. Disinilah yang membuat saya jengkel, dengan berpura2 seperti orang penting saya menemui penjaga bandara: RBH (Ronal Baharuddin Hutagaol): "Maaf pak, siapa disini yang bertanggung jawab?" PT (Petugas Bandara): "Pihak Adam Air"
Lalu singkat cerita saya langsung ke pihak ADAM AIR RBH: "Siapa yang bertanggung dengan keadaan ini" PA (Pihak Adam Air): "Ya pak, saya bisa membantu" RBH:" Gimana nih, kami sudah menunggu 1 jam lebih tapi tidak ada berita apa, banyak yang resah, bahkan banyak ibu2 sudah mengeluh karena tidak tahu apa2" PA: "Sudah diberitahukan kepada sebagian orang" RBH:"Jangan sebagian dong, harusnya resmi lewat pengeras suara" PA:"Baik, nanti akan kami umumkan" RBH:"Kami juga minta kompensasi, karena kami sudah sejam lebih disini bahkan sudah 3 jam lewat dari jadwal keberangkatan dan gak tau sampai kapan nih?" Setelah berdebat lama, akhirnya mereka menanggapi, dengan memberikan makan malam (nasi padang) dan minuman dan pengumuman resmi. Ya lumayanlah mengganjal perut dan memberi ketenangan karena sudah diumumkan akan berangkat pesawat yang dari jakarta sekitar pukul 22:05 menit. Ternyata setelah menunggu hingga 23:00 ternyata pesawat belum tiba dan akhirnya kami terbang 24:15 dan tiba dijakarta (saat itu kondisi hujan deras) puku 02.20 dan sesampai dirumah 03.40. Kalau tidak salah saya juga mengirim berita ini waktu saya masih menunggu kedatangan pesawat kedatangan melalui : FAKTA - 08161-IRADIO (kira2 ada yang dengar atau dibacakan oleh I-RADIO) Tapi bagaimana juga, saya tetapp tiba di jakarta, tapi profesional ADAM AIR yang sudah pernah mengalami meledak salah satu pesawatnya, tidak juga terbukti dengan masalah teknis yang saya alami di ADAM AIR, sehingga semua orang resah dan entah karena tidak ada kepastian yang pasti. RBH
