yuks kita mulai peduli ama saudara2 kita...
sekali-sekali "melongok" ke sekitar kita, mungkin ada tetangga kita yg sudah 3
hari tidak makan..
sedangkan kita mungkin bisa mengeluarkan uang sebesar Rp 15.000 hingga Rp.
25.000 untuk sebuah lunch... atau malah mungkin ada temen2 miners yang lebih
dari itu biaya makan siangnya... hehehehe...
dan buat para wakil rakyat
mbok yao insyap...insyap... ga usah neko2.....ga usah nggawe gedung yg megah2,
kalo akhirnya malah bikin sampeyan lebih nyenyak tidurnya waktu sidang....
mutusin RUU buat Pemilu aja molor terus... ngabisin2 duit sidang , tp hasil gak
kelar2...
bikin UU koq lebih mentingin kantongnya, bukan mentingin kesejahteraan rakyat
yg diwakilinya... ck...ck...ck..
tobat...tobat....
BR
º» índrí «º
----- Original Message ----
From: Jimin <[EMAIL PROTECTED]>
To: [email protected]
Sent: Tuesday, March 4, 2008 3:05:58 PM
Subject: Re: [IListeners] Betapa "makmur"nya bangsa kita
Itu belum seberapa.... sebentar lagi kita lebih "bangga" punya wakil rakyat di
"Menara Petronas"
============ ========= ========= ========= ========= ========= ==
Gedung DPR Akan Disulap jadi Menara Petronas
Selasa, 5 Februari 2008 | 05:15 WIB
Gedung wakil rakyat akan direnovasi dalam tahun ini. Total nilai renovasi yang
sudah disetujui mencapai Rp 40 miliar yang tidak menutup kemungkinan akan
membengkak menjadi Rp 1 triliun.
Renovasi ini salah satu tujuannya adalah membangun gedung atau tower seperti
menara Petronas di Malaysia. Bahkan, setiap ruangan anggota dewan juga akan
dilengkapi kamar mandi dan perpustakaan super lengkap yang hingga kini belum
tersedia. Para wakil rakyat periode mendatang, tentu akan mendapatkan
failititas sama seperti yang dimiliki hotel berbintang.
Dari pantauan Persda Network, juga sudah ada beberapa fasilitas gedung Dewan
yang baru. Misalnya, para pengendara motor, kini sudah memiliki jalan
tersendiri untuk masuk ke gedung DPR, terpisah dari para pengendara mobil. Di
setiap lantai, persis di depan pintu masuk para anggota dewan, kini sudah
terpasang layar monitor ukuran besar, meski belum berfungsi. Termasuk, internet
dengan kapasitas 8 mega, mesin faximile di setiap ruangan anggota dewan yang
nantinya ditambah lagi dengan alat-alat canggih untuk membantu kerja para
anggota Dewan.
Kepastian akan adanya renovasi gedung dewan ini dipastikan Wakil Sekjen DPR
Nining Indra Saleh. Rencana renovasi gedung dewan ini tidak lain menjadi bagian
sebagai simbol rakyat yang makin sejahtera. Lebih lengkap dan lebih moderen
tentunya. Dana yang sudah disepakati sementara untuk rencana renovasi gedung
DPR sebesar Rp 40 miliar yang diambil dari anggaran tahun 2007 melalui
keputusan rapat Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) DPR, tahun lalu.
Nining kemudian menjelaskan, renovasi gedung DPR, tidak lain bertujuan agar
kinerja para wakil rakyat lebih fokus dengan dibantu oleh 5 staf ahli yang
kemungkinan lebih leluasa dalam melakukan riset. Ukuran ruang setiap anggota
dewan rencananya 10x10 meter.
Diprotes
Rencana renovasi rumah ini tentunya mendapat protes. Direktur Lingkar
Masyarakat Madani (LIMA) untuk Indonesia, Ray Rangkuti menyayangkan rencana ini
yang dianggapnya belum lah tepat. Apalagi, dengan kondisi masyarakat,
masyoritas masih dalam kesusahan.
"Mau bangun setinggi apapun, sebetulnya tidak masalah. Cuma, waktunya yang
belum tepat untuk saat ini disaaat rakyat yang masih banyak menderita. Kalau
sudah tak ada rakyat yang tak bunuh diri karena kesusahan, tak mampu bayar
sekolah lagi, itu barulah, tidak apa-apa," ungkap Ray Rangkuti.
Protes Ray Rangkuti, tentu berdasar alasan. Yang membuat dahi ini berkerut
keheranan, menurut beberapa kalangan DPR yang enggan namanya disebut saat
ditemui Persda Network kemarin menjelaskan, rencana renovasi gedung DPR ini,
sedianya akan dibuat dua tower megah. Di sisi sisi Utara dan Selatan. Dua tower
ini dilengkapi dengan jalan penghubung. Persis sama seperti gedung Petronas di
negara tetangga, Malaysia. Hebat, tentunya.
"Ini mengkhawatirkan sekali. Padahal, yang dibutuhkan oleh rakyat adalah para
anggota dewan yang memiliki kepedulian. Yang aspiratif, meski hanya berkantor
di gubuk derita. Kenapa sih, para anggota dewan saat ini tidak ada dalam
fikirannya untuk mau berhemat di situasi seperti sekarang ini," cetus Ray
Rangkuti.
Fraksi Kebangkitan Bangsa (FKB) DPR langsung bereaksi keras dalam hal ini.
Menurut salah satu anggota FKB, Ario Wijanarko rencana ini hanya akan membuat
malu kalangan anggota dewan, sebagai wakil rakyat. Rencana renovasi ini, tegas
Wijonarko sangatlah berlebihan. "Negara kita kondisinya masih banyak rakyatnya
yang susah. Kok tahu-tahu mau ada rencana renovasi gedung dan akan membuat
menara seperti tower Petronas segala. Kami, anggota dewan, juga baru tahu
rencana ini dari wartawan. Kapan sosialisasinya, " tandas Wijonarko.
"Yang kami butuhkan sebetulnya hanyalah staf ahli saja. Masak mau ada renovasi
segala. Dan yang dibutuhkan rakyat adalah kualitas kerja para anggota dewan
bukan, gedung yang terlihat mewah. Rencana ini hanya untuk mengutungkan mereka
yang mendapatkan proyek saja, tanpa mau melihat kondisi rakyat sekarang ini,"
tandasnya lagi. (Persda Network/Rachmat Hidayat)
© 2008 Kompas Gramedia. All rights reserved
----- Original Message -----
From: Ronal Baharuddin Hutagaol
To: [EMAIL PROTECTED] ups.com
Sent: Tuesday, March 04, 2008 2:51 PM
Subject: Re: [IListeners] Betapa "makmur"nya bangsa kita
Sementara itu di GEDUNG MPR/DPR para wakil kita menikmati apa yang disebut
kehidupan berkelimpahan. .........
Mereka adalah wakil kita...
1. Yang mewakili Fasilitas SUBSIDI
2. Yang mewakili Kesejahteraan
3. Yang mewakili Keamanan
4. Yang mewakili Kemakmuran
5. Yang mewakili Kenyamanan
6. Yang mewakili Kehidupan
----- Original Message -----
From: Kaoru Narko
To: [EMAIL PROTECTED] ups.com
Sent: Tuesday, March 04, 2008 2:43 PM
Subject: Re: [IListeners] Betapa "makmur"nya bangsa kita
Sementara di Jakarta, seseorang menikmati suap 6 MILYAR untuk 'membela' agar
orang yang telah meng-korupsi uang rakyat tidak masuk penjara. Kalau sang Ibu
kelaparan hingga meninggal, mestinya dia yang menerima suap juga PANTAS untuk
dihukum MATI !!!
indri :
Ibu Hamil Meninggal Kelaparan
Beras 1 Liter untuk 3 Hari
Gunawan Mashar - detikcomMakassar - Ny Basse (27), ibu hamil 7 bulan meninggal
kelaparan setelah tiga hari tidak makan. Isi dompet ibu 4 anak ini tidak cukup
untuk menghidupi keluarganya. Sehari-hari dia hanya mampu membuat bubur dari
seliter beras yang dibelinya.
____________________________________________________________________________________
Looking for last minute shopping deals?
Find them fast with Yahoo! Search.
http://tools.search.yahoo.com/newsearch/category.php?category=shopping