Jgn terlalu menjudge mereka..tidak sedikit wakil2 kita yang benar2 memperjuangkan kepentingan rakyat, memang mereka dibayar besar, memang mereka menikmati kelebihan...tp itu semua jg untuk kita, sekali lagi saya bilang, tidak sedikit yang benar2 memperjuangkan kita.
Dan mungkin kita tidak banyak berbeda jika diposisi mereka, kita jg pasti akan menuntut semua itu. Buat gw selama itu bukan uang suap dan korupsi, para wakil rakyat memang berhak untuk mendapat itu semua. Pada skala kecil, gw kerja di proyek, di Waskita Karya, gaji seorang Kkapro 'hanya' sekitar 5-7 juta tapi fasilitas yang didapat..hampir tidak ada pengeluaran yang tidak bisa direimbursable ke proyek. Sekecil dan sebesar apapun. Benarr2 menjadi raja, proyek baru pasti laptop baru, jika proyek lbh dari 1 tahun kapro akan beli mobbil (atas nama anak atau istri) lalu disewakan ke proyek, sehingga biaya cicilan bulanan tidak perlu dipikirkan. ^^ From: [email protected] [mailto:[EMAIL PROTECTED] On Behalf Of Ronal Baharuddin Hutagaol Sent: 04 Maret 2008 14:52 To: [email protected] Subject: Re: [IListeners] Betapa "makmur"nya bangsa kita Sementara itu di GEDUNG MPR/DPR para wakil kita menikmati apa yang disebut kehidupan berkelimpahan.......... Mereka adalah wakil kita... 1. Yang mewakili Fasilitas SUBSIDI 2. Yang mewakili Kesejahteraan 3. Yang mewakili Keamanan 4. Yang mewakili Kemakmuran 5. Yang mewakili Kenyamanan 6. Yang mewakili Kehidupan ----- Original Message ----- From: Kaoru Narko <mailto:[EMAIL PROTECTED]> To: [email protected] Sent: Tuesday, March 04, 2008 2:43 PM Subject: Re: [IListeners] Betapa "makmur"nya bangsa kita Sementara di Jakarta, seseorang menikmati suap 6 MILYAR untuk 'membela' agar orang yang telah meng-korupsi uang rakyat tidak masuk penjara. Kalau sang Ibu kelaparan hingga meninggal, mestinya dia yang menerima suap juga PANTAS untuk dihukum MATI !!! indri : Ibu Hamil Meninggal Kelaparan Beras 1 Liter untuk 3 Hari Gunawan Mashar - detikcomMakassar - Ny Basse (27), ibu hamil 7 bulan meninggal kelaparan setelah tiga hari tidak makan. Isi dompet ibu 4 anak ini tidak cukup untuk menghidupi keluarganya. Sehari-hari dia hanya mampu membuat bubur dari seliter beras yang dibelinya.
<<image001.jpg>>
<<image002.jpg>>
