Masih ingat pendapatan insentif akhir tahun anggota DPR yang 31jutaan yang 
akhir tahun kemarin sempat heboh2. Banyak yang minta mengembalikan dana 
tersebut, dan banyak wakil2 rakyat juga akan mengembalikan dana tersebut dengan 
menggembar-gemborkan di Media Elektronik dan Cetak untuk mencari simpati 
rakyat. Tahu tidak berapa orang anggota dewan kita yang mengembalikan, 
sepengetahuan saya cuma 1 orang, itu juga mungkin terbawa emosi dan terpengaruh 
atas hasutan dari anggota2 dewan yang menggembar-gemborkan diberbagai media. 
Sepengetahuan saya (mudah2an saya salah), kayaknya berita tentang pengembalian 
dana tersebut sudah bukan isu penting lagi jadi adem-ayem aja seperti biasa. 
Cara mudah untuk mengatasi masalah yang terjadi di Indonesia adalah dengan 
membuat masalah baru, sehingga masalah lama pasti dilupakan.


RBH
www.htgmedia.net
0815.999.3.777, 021.3037.2499
YM. [EMAIL PROTECTED]


  ----- Original Message ----- 
  From: Ismail Fahreza 
  To: [email protected] 
  Sent: Wednesday, March 05, 2008 7:23 AM
  Subject: RE: [IListeners] Betapa "makmur"nya bangsa kita



  Pagi temen Miners .....

  Wahhh..... asyek neh, kayaknya rame kalo ngomongin wakil rakyat, ikutan ah 
....

  utk mas Satrio saya setuju kalau mas bilang ada BEBERAPA GELINTIR anggota yg 
mulia yang memang mewakili rakyat .....  tapi berapa Persen ????????

  karena ini maap aja, bicara masalah pribadi, 2 rumah dari rumah saya ada 
mantan atau saya nggak tau dia masih anggota yang mulia atau tidak... karena 
dia adalah wakil rakyat yang sangat sangat sangat sangat tidak kenal dengan 
tetangga yang notabene adalah rakyat yang dia wakili ....  kalau ada acara 
dirumahnya semua tamu datang dengan congkaknya parkir sembarangan di jalanan 
depan rumah tapi .......  tidak ada satupun tetangga yang diundang ..... kalau 
acara pekerjaan kita bisa mengerti tapi ini ternyata acara kawinan anaknya 
..... mantep yaaaaaaa.

  satu lagi neh ngomongin anggota yang mulia ....... mas orang proyek yaaa 
......  pasti pernah donk ngerasain gimana anggota yang mulia itu datang untuk 
meminta sumbangan dengan tidak sukarela , atau mungkin mas tidak berhadapan 
langsung dengan mereka. 
  Karena setahu saya untuk proyek yang besar dengan dana APBN/APBD itu semua 
yang mengatur mereka sendiri.... apalagi saat ini di nuansa REFORMASI yang 
makin menunjukkan ke Reformis an mereka, karena kalo nanti udah tidak jadi 
anggota takut MISKIN .

  Jadi saya setuju kalo ada yang bilang ada BEBERAPA yang memang benar benar 
membela kepentingan rakyat, tapi berapa PERSEN ????????

  Salam Damai 


------------------------------------------------------------------------------
  Looking for last minute shopping deals? Find them fast with Yahoo! Search.

   

Kirim email ke