wah.... wah.... akhir2 ini jadi banyak thread bola :D padahal gw nunggu 1 tahun belum ada juga bahas ini :D memang roma dan arsenal banyak mendapat pujian karena membuat kejutan dengan menumbangkan klub2 elit eropa. klo prediksi gw, tim yang mempunyai pengalaman dan mental juaralah yang akan sampai ke final. gw lebih cenderung ke chelsea or MU. lihat pertandingan semalam chelsea menang telak. sudah ada 3 klub inggris yang lolos ke babak selanjutnya. Tinggal menunggu siapakah pemenang antara INTER vs LIVERPOOL. dah ah.. klo urusan bola susah becandanya :P
salam ....perdamaian Pada tanggal 06/03/08, Kaoru Narko <[EMAIL PROTECTED]> menulis: > > Bagi yang suka Sepakbola, dan melihat pertandingan Liga Champions Eropa > dua hari terakhir, yang paling banyak menyita perhatian tentulah AS Roma dan > Arsenal. > > AS Roma, kesebelasan dari ibukota Italia, membuat kejutan dengan > menyingkirkan Real Madrid, kesebelasan dari ibukota Spanyol, yang lebih > diunggulkan. Maklum saja Real Madrid adalah juara 9 kali kejuaraan ini > sedangkan AS Roma belum sekalipun pernah juara, hanya pernah sekali menjadi > juara 2. > Arsenal, kesebelasan dari ibukota Inggris, membuat kejutan dengan > menyingkirkan AC MilaN, kesebelasan dari kota Milan, yang juga lebih > diunggulkan mengingat reputasi mereka sebagai juara 7 kali kejuaraan ini. > Sama seperti AS Roma, prestasi Arsenal paling tinggi baru sekali juara 2. > Semoga saja dua tim ini bisa bertemu di final, nah ini baru kejutan terbesar > !! > > Arsenal tumbuh dari kesuksesan seorang pelatih yang jenius (Arsene > Wenger), sedangkan AS Roma tumbuh dari iklim kompetisi yang ketat dan > kompleks. Arsenal berisi pemain-pemain muda (rata-rata usia pemainnya 24 > tahun) yang diramu oleh Arsene Wenger, diambil dari klub-klub kecil, > pemain-pemain terpinggirkan atau bahkan pemain yang 'belum jadi', ditempa > menjadi satu team kompak. Menjadi bukti bahwa satu team bisa berkembang > bersama dalam suasana kerjasama erat tanpa perlu ada seorang pemain yang > perlu dianggap 'jagoan'. Arsenal tercatat masuk lima besar klub sepakbola > terkaya di dunia, sebagian kekayaannya adalah hasil penjualan > pemain-pemainnya yang tadinya berharga murah kemudian setelah dipoles > menjadi berlipat-lipat harganya. Tentu saja tanpa mengesampingkan promosi > dan prestasi klub sebagai sumber pemasukan juga. Ironisnya, Arsenal adalah > team ibukota Inggris, namun acapkali tidak ada seorang Inggris pun yang > bermain. Karena dari pelatih hingga seluruh pemainnya adalah para > 'perantau'. > > Berbeda dengan AS Roma, boleh dikatakan tumbuh dari kerasnya iklim > kompetisi yang ketat, keras dan 'licik'. AS Roma bukan klub kaya, bahkan > perusahaan penyokong dana utama klub ini sedang terlilit hutang dan terancam > dijual. Kondisi ini sudah berlangsung hampir 5 tahun terakhir. Namun dalam > lima tahun itu justru klub menuai prestasi, diantaranya dengan menjadi > scudetto (juara liga Italia), juara Copa Italia, juara Super Italia, > termasuk langganan mengikuti Liga Champion. Prestasi ini memang belum > apa-apa bila dibandingkan dengan AC Milan, sesama klun Italia lain. Namun > perlu dicatat bahwa AC Milan memiliki sumber dana melimpah yang bisa membeli > pemain termahal dunia sekalipun. > > Kompetisi Italia yang ketat, keras cenderung licik (baik dalam bermain di > lapangan maupun dalam berpolitik di level klub) menempa anak-anak Roma dan > klub untuk tidak tergantung semata pada uang dan nama besar. Tercatat AS > Roma jarang sekali membeli pemain kelas dunia, justru mereka mengembangkan > anak-anak muda binaan sekolah mereka sendiri. Maka kemudian nama-nama besar > pun muncul bukan dari membeli dari klub lain, tapi membesarkan 'anak-anak' > mereka sendiri. Tercatat setidaknya ada 6 nama pemain mereka yang masuk Tim > Nasional Italia, 4 orang diantaranya ikut membela Italia meraih Piala Dunia > lalu. Di tim saat ini pun mulai muncul bibit-bibit muda kembali yang siap > mengisi dan mengganti peran senior-seniornya. > > Akan sangat menarik dan kontras apabila AS Roma bisa bertanding melawan > Arsenal. AS Roma yang kental dengan warna lokal, tim Italia yang dipenuhi > banyak pemain-pemain asli Italia, melawan Arsenal yang kental dengan nuansa > internasional, tim Inggris namun hampir tidak ada pemain dari Inggris di > sana. Tim yang bermain liat dengan taktik dan strategi melawan tim yang > mengandalkan speed & power. Terlepas siapa yang menang atau kalah, > kelihatannya akan sangat menarik. Sejenak kita lupakan sepak bola Indonesia > selagi ketua umum nya ada di penjara karena korupsi impor gula (he he he gak > nyambung yah, ketua PSSI dipenjara karena kasus impor gula. Kalo di Italia > dipenjara karena menyuap wasit, setidaknya masih nyambung). > > =narko= > > _ >
