|
Semua
pasti sudah pada ngeh kalau fungsi saringan bensin adalah menghalangi
kotoran dari tangki ke karburator. Namun demi tampilan, sosok filter
banyak berdandan.
Lihat
buatan Kitaco memakai tabung kaca dan panel krom mengkilap. Label
Posh pede dengan bahan aluminium tertutup sampai generik
tanpa merek dan bahan plastik warna-warni (gbr. 1). Pilih
mana, ya?
"Sebaiknya
cari yang transparan hingga kotoran yang menumpuk gampang terdeteksi,"
buka Paulus Suwandi dari bagian training PT Indomobil Niaga International,
ATPM Suzuki. Beliau menganjurkan saban 7.500 km, filter bensin dibersihkan
lewat dicuci dan ditiup pakai angina kompresor.
Namanya
juga filter BBM, pastikan fungsi penyaringan bekerja sempurna. Teliti
dalemannya, beragam bahan penyekat dari plastik, kertas dan
busa. Model jaring penyekat juga beda-beda seperti, lembaran, tabung
sampai kerucut. Ada yang tertutup rapat, ada pula yang bisa dibongkar
total (gbr. 2). Makin bingung milihnya, kan!
Em-Plus
ungatan untuk tidak kepincut model, percuma kalau bentuk filter
bensin keren tapi aliran bensin ke karburator malah tersendat.
Ngetesnya
gampang kok, lihat dulu aliran bensin dari kran tanpa filter, pasti
ngocor kan! Lanjut tempel penyaring BBM, kucuran bensin harus
deras. Kalau keluar dikit-dikit, mending pilih filter BBM
bawaan motor alias standar.
Percuma
keren tapi nyusahin! Yongki
|