Sabar bro... kita hidup di negara hukum, jangan sembarangan mukulin orang, masak kita cuman lecet dikit aja, orang dipukulin sampe bonyok... apalagi nih khususnya biker yang Muslim gw ingetin, orang yang dizolimi berhak untuk ngebales tapi ya harus setimpal, nggak boleh berlebihan... dan itupun sebaiknya mengikuti hukum yang berlaku.

Kalo gw sih ngalamin masalah begini ngomong baek baek aja, ajak selesaikan masalahnya lewat jalur hukum (ajak ke polisi) sebenernya sih gertak doang tapi biasanya sopir angkot/mikrolet paling takut berurusan sama polisi.

Kaya yg gw kirim ke milist sebelah :
Gw juga pernah tuh angkot berenti trus gw samperin sopirnya, gw bilang "kamu kalo jalan yang bener, sekarang kita selesain di kantor aja.. ayo ikut saya..." eh dia minta maap "maap pak..." dikiranya gw polisi kali ya :D padahal gw berani karena di depan ada kantor/ pos polisi :P

Thanks,
EKO

2006/8/11, Muhamad Irfan <[EMAIL PROTECTED] >:

Kalo menurut gue sih bagaimana kalo kite bikin stiker atau selebaran terus di temple di angkot angkot mengenai "keselamatan berkendara" itung itung amal deh… terutama di daerah daerah yg angkotnye pada sradak druduk…

 

 

Yangpernahmecahinspionangkotgaragaranagkotberentimendadakbikinspakbordepanguepenyok….

 

 

 

 

 

Terima Kasih ,

 

Muhamad Irfan

All CS CCCO Media Channel Inbound 123
Jl.Daan Mogot Km 11 Gedung B1 Lt.2
Jakarta Barat  11710

-----Original Message-----
From:
[email protected] [mailto: [email protected] ] On Behalf Of Dwi Utomo Prabowo
Sent: Friday, August 11, 2006 3:20 PM
To:
[email protected]
Subject: [InBike] Re: (Studi Kasus) Angkot vs Bikers

 

dilokasi tertentu memang seperti itu ..

tetapi dilokasi yg jauh dari pengawasan polisi ..oknum supir angkot jadi sosok yg menakutkan..

 

di kalimalang yg berhenti dari si supir ngebut di jalur kanan lalu tiba2 die ke kiri itu adalah pola tingkah mereka..

lalu berhenti di tengah jalan tanpa mengindahkan di bekakang ada kendaraan yg harus berhenti dengan upaya yg keras atau tiba-tiba ada yg jatuh mereka tidak ambil peduli ..

 

intinya mereka kebanyakan memikirkan diri mereka sendiri sebagai orang susah yg harus dimaklumi...

padahal banyak kejadian yg bikin orang lebih susah karena ulah mereka ...

 

di tempat gw malah gang yg buat orang lalu lalang kadang menjadi tempat parkir mereka utk menunggu penumpang ...

masa sihhh orang2 harus beradu otot hanya utk keluar masuk lingkungan mereka karena kecerobohan mereka ..

jujur hal beginian membuat emosi jadi tidak stabil..

tetapi didiamkan menjadi hal yg tidak bagus ...

 

so ... what do you think guys ..??

 

bowie

-----Original Message-----
From: [email protected] [mailto:[email protected]] On Behalf Of Ade Indra
Sent: Friday, August 11, 2006 2:46 PM
To: [email protected]
Subject: [InBike] Re: (Studi Kasus) Angkot vs Bikers

pernah barengan angkot malem2 yg mungkin pada mo balik ke rumahnya...

aku pernah barengan beberapa kali dan aku coba amati

sbnrnya mreka itu ndak ugal2an seperti pada saat jam2 narik lho...

kalo ada lampu merah ya brenti di blakang garis...

jalan jg ndak ngebut2...

kalo kbetulan masih ada pnumpang, pas brenti jg pelan...

 

stelah aku bikin2 ksimpulan sndiri

sopir ugal2an saat jam2 narik karena beberapa faktor utama sbg pembanding crita di atas

yaitu situasi yg macet dan panas mendorong sifat emosi muncul terlalu sehingga ugal2an muncul

sifat tersebut bisa terbawa terus seharian sampai diwaktu akhir narik pas mo balik

 

faktor2 lain

1- mungkin berebut penumpang

2- situasi yg macet dan panas mendorong sifat emosi muncul terlalu

3- ngejar target

4- masih ada sifat kurang peduli sama org lain di skitar, behubungan dgn point 2

5- tuntutan ekonomi dan pendidikan safety riding yg kurang

6- kurang bisa mengendalikan diri, mengenali sifat emosionalnya, behubungan dgn point 5, 2

7- mungkin sedang bekerja keras nyari nafkah sebanyak2nya bwat mungkin anaknya yg lg sakit, anaknya yg butuh biaya skolah dll

8- ada yg mo nambahin?

 

dulu aku pernah berangepan nih klakson hella yg nempel di motor cman buat untuk angkot ama metromini... huehue kejamnya...

tp abis tahu faktor2 diatas klakson dah jarang nyala...

tp terkadang aja seh nyala jg seh kalo aku sndiri dah terkena seperti point 2 di atas... hehe...
 

ksimpulan lagi, smua kembali ke masing2...

kalo kita tidak mudah terpengaruh point 2 tadi dan dapat memahami kemungkinan2 faktor angkot ugal2an dan memakluminya

inshallah kita bisa menikmati perjalanan slama berkendara

dan ada yg bilang, kalau antara 2 pihak yang keduanya tidak ada yg mengalah maka akan terjadi konflik...

contohnya banyak mungkin dah banyak yg tahu...

so kembali lg ke masing2 kudu bisa sabar dan mengalah... memang itu sulit... asli sulit... tapi harus bisa... aku harus bisa....!!! :D

smoga hasil dari bersabar dan mengalah bisa dirasakan sndiri masing2 nikmat nya berkendara :D

 

selamat berjuang...!!! hehe...
 

Pada tanggal 06/08/11, Widi Nugroho <[EMAIL PROTECTED]> menulis:



--
Regards,
Ade Indra

 




=================================
scanned by Indosat TM-IMSS System



=================================
Scanned by Indosat TM-IMSS System




=================================
scanned by Indosat TM-IMSS System
=================================
Scanned by Indosat TM-IMSS System



--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
Anda tergabung dalam milis Indosat Bikers Community (InBike)
-----------------------------------------------------------------------------------------------
hapus reply email yang tidak berguna untuk efisiensi email
-----------------------------------------------------------------------------------------------
Untuk mendaftar kirim email data diri ke [EMAIL PROTECTED]
Untuk keluar milis kirim ke [EMAIL PROTECTED]
Untuk mengirim ke milis email ke [email protected]
http://www.inbike.org
http://inbike-2006.fotopic.net
http://inbike.multiply.com
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke