* Motor SW dan CW *
* Bukan Cuma Pelek *

[image: KLIK - 
Detail]<javascript:realview('detail_images.asp?act=1&id=10209&imageid=21963','detail_images','616','450');>Joni
kaget saat buka daftar harga Bajaj Pulsar yang ditaksirnya. Harga antara
pelek jari-jari atau *spoke* *wheel* (SW) dan pelek palang alias *casting* *
wheel* (CW) sangat jauh. Sekitar Rp 1,5 juta. "Masa cuma beda pelek, selisih
jauh banget" gumam Anton Japutra, GM PT Bajaj Andalan Sakti.

Wajar saja, *doi* ngomong begitu. Sebab, di pasaran, harga pelek palang
pabrikan berkisar Rp 500 ribu. Ambil untung gede dong pabrikan? "Selisih
segitu bukan cuma pelek saja. Bebeapa komponen lainnya juga digunakan,"
papar pria plontos ini.

Perbedaan misalnya, bentuk lampu. Di SW model bulat sedang CW ala *twin
pilot wolf eye*.    "Beda lain pada spidometer. CW digital sedang SW
analog," jelas Anton lagi. Warna knalpot juga beda, CW kelir hitam. Beda
spek ini bikin harga keduanya juga sangat terasa.

Pada Honda New Tiger, produk Honda anyar berbeda jauh dibanding generasi
awal. Harga Macan baru dibanderol Rp 23 juta untuk CW dan Rp 20,4 juta untuk
SW.

Fitur juga jauh berbeda. Sokbreker belakang Tiger CW dilengkapi tabung *sok*,
sedangkan SW *sok* biasa. "Juga di rem, kalau CW rem belakang cakram. SW
masih teromol," papar Bedjo kepala mekanik Jakarta Honda Center.

Yamaha menganut sistem *minor change*. "Antara SW dan CW enggak beda jauh.
Harga masih deketan," papar Agus dari bagian *spare*-*parts* DDS Yamaha di
Cempaka Putih.
*Line* *up* Yamaha beda berkisar Rp 600 ribu. Misalnya, Mio Sporty (CW) Rp
11.585.000 dan Mio jari-jari Rp 10.860.000. Perbedaan mencolok pada striping
dan warna.

Suzuki juga sama. "Smash dan Spin 125 paling di striping *doang*, hanya beda
kecil," tutur Wilver Manurung, Manager After Sales di PT Indo Jakarta Motor
Gemilang, *main* *dealer* Suzuki Sunter, Jakarta Utara. Spin SW dibanderol
Rp 10.975.000 sedang CW Rp 11.575.000.

Beda Suzuki Shogun 125. Ada dua versi Shogun 125 dan Shogun 125SP. Shogun
biasa dibanderol Rp 12.250.000, sedangkan SP Rp 13.600.000. Shogun 125SP
knalpot krom dengan engine *gold plated*. Sedangkan Shogun 125 biasa
mesinnya *grey plated*. "Shogun SP pakai kopling tangan," lanjut pria yang
berkantor di Jl. Danau Sunter Selatan, Jakarta Utara ini.

Dari berbagai fakta bisa ditarik kesimpulan, beda harga antara SW dan CW
bukan sekadar pelek. Perhatikan detail sebelum memutuskan pilihan! Konsumen
juga mesti jeli, agar ubahan ini tidak jadi alasan strategi menaikkan harga
yang tidak rasional. *Gituuu* *lo*!



  * Reporter : Nurfil Aiman *   * Fotografer : < Dokumentasi >*

-- 
--- This Is The Age Of The Ride Safe ---
B 6537 KCL <> InBike 026 <> KHCC 011
http://lampuhijau.wordpress.com/

--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
Anda tergabung dalam milis Indosat Bikers Community (InBike)
-----------------------------------------------------------------------------------------------
We moderators work for free only for your convenience in our milis.
Help us and obey the rules or be gone!
-----------------------------------------------------------------------------------------------
Untuk mendaftar kirim email data diri ke [EMAIL PROTECTED]
Untuk keluar milis kirim ke [EMAIL PROTECTED]
Untuk mengirim ke milis email ke [email protected]
http://www.inbike.org
http://inbike-2006.fotopic.net
http://inbike.multiply.com
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke