kenapa akhirnya mereka justru saling mengalah ? ============================ [ sumber<http://januardwi.blogspot.com/2007/04/hari-itu-jam-satu-siang-stasiun.html>] Hari itu, jam satu siang, stasiun pengisian bahan bakar itu terlihat lengang. Cuma ada tujuh kendaraan mengantre, dilayani empat orang petugas masing-masing dua orang untuk satu mesin pompa. Dari kejauhan nampak seseorang menuntun motor supra X miliknya. Rupanya dia kehabisan bensin. Dengan tersengal-sengal karena kelelahan ia langsung menuju deretan yang baru ada tiga motor yang antre, berharap segera terlayani.
Belum lagi benar-benar tepat sampai pada deretan antreannya, ia turun dari motornya. Kira-kira satu meter dari motor di depannya. Motor bebek memang merepotkan kalau kita mau mengisi bensinnya. Kita harus turun untuk membuka jok yang menghalangi lubang tanki. Agak lama ia berusaha membuka jok motornya. Mungkin kuncinya macet. Saat tengah berusaha membuka jok motornya, satu motor yang tengah kehausan datang, minta diisi. Pengendara motor kedua itu langsung menuju ke antrean yang dituju pengendara yang pertama. Ia langsung mengambil posisi agak tepat di belakang motor-motor yang sudah antre. Menyadari posisinya diserobot, pengendara motor pertama langsung berusaha maju. Hampir bersamaan dengan datangnya motor kedua, sehingga ban depan kedua motor itu hampir bertabrakan. Pengendara pertama berusaha mempertahankan posisinya. Ia terus berusaha maju. Tapi pengendara kedua tak mau mengalah, ia pun terus maju. Karena sama-sama tak mau mengalah keduanya sama-sama tak bisa maju. "Lho mas, anda ini bagaimana?", kata pengendara pertama sambil memandang tajam. Marah. "Antre mas! Antre! Anda tadi tidak antre. Saya yang antre di sini!", pengendara kedua membela diri "Saya datang duluan!", pengendara pertama mempertahankan diri. "Anda tadi ada di deretan sana!", pengendara kedua menunjuk ke tempat pengendara pertama tadi berhenti. Matanya melotot, dengan nada bicara yang semakin meninggi. Semua mata memandang. Entah apa yang mereka pikirkan. Mungkin mereka berpikir, kedua orang ini mungkin sama-sama capek karena kepanasan. Mungkin sebagian berpikir, pengendara pertama salah karena tidak langsung antre. Sebagian yang lain menyalahkan pengendara kedua yang main serobot saja. Pemilik Supra X sesaat terdiam. Alis matanya saling berpaut seperti dua calok yang disatukan ujung-ujungnya. "Ya sudah mas, monggo, anda duluan." Pengendara kedua terdiam. "Ya sudah. Monggo!", tegas pengendara pertama sambil menyorongkan tangannya ke arah antrean. Sesaat kemudian pengendara kedua langsung mengambil tempat antrean itu. Pengendara pertama mengambil posisi di belakangnya. Entah apa yang sedang dipikirkan keduanya. [ Sebenarnya kisah pengendara motor yang saya ceritakan dalam tulisan di atas adalah kisah yang saya alami sendiri. Saya ketika itu saya lebih memilih mengalah karena saya yakin bahwa kami sama-sama sedang merasa menjadi pihak yang paling benar. Dalam situasi seperti itu maka tak akan pernah ditemukan titik temu jika kita ngotot dalam posisi masing-masing.] ============================ -- <Redd Cyser B 6193 KPL> REDUCE SPEED, MAKE WAYS FOR SAFETY ! http://www.jalanraya.net/ http://gueandry.blogspot.com/ http://redd.dagdigdug.com/ ---------------------------------------------- --~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~ Anda tergabung dalam milis Indosat Bikers Community (InBike) ----------------------------------------------------------------------------------------------- We moderators work for free only for your convenience in our milis. Help us and obey the rules or be gone! ----------------------------------------------------------------------------------------------- Untuk mendaftar kirim email data diri ke [EMAIL PROTECTED] Untuk keluar milis kirim ke [EMAIL PROTECTED] Untuk mengirim ke milis email ke [email protected] http://www.inbike.org http://inbike-2006.fotopic.net http://inbike.multiply.com -~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

