Hallo...

> partisi apakah yang cocok untuk BARANG_TERJUAL (datanya mengikuti 
> table Headernya), agar ketika Tablespace yang menyimpan data 2006
> bisa kita keluarkan dari database, untuk kemudian disimpan di tape.

Kalau begitu, kita butuh partition range agar bisa mengeluarkan data
2006 (pakai transportable tablespace). Mungkin satu-satunya cara
adalah menambah kolom tgl_jual pada tabel BARANG_TERJUAL.

Ada yang punya ide lain?

Salam,
Rohmad
http://rohmad.net/2008/07/26/partitioning-table-definisi-dan-contoh/



--- In [email protected], Abi <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> Mas,
>       Kalau table PENJUALAN kan bisa di partisi by Range (Tgl_Jual)
dengan
> tablespace yang berbeda per tahun(misal : TS2006,TS2007,TS2008),
bagaimana
> kalau ada table detailnya, misalnya BARANG_TERJUAL, dimana relasinya
one to
> many. dan di table BARANG_TERJUAL yang ada kolom : ID_PENJUALAN,
> NAMA_BARANG, QTY.
> Challengenya adalah, partisi apakah yang cocok untuk BARANG_TERJUAL
(datanya
> mengikuti table Headernya), agar ketika Tablespace yang menyimpan
data 2006
> bisa kita keluarkan dari database, untuk kemudian disimpan di tape.
Namun
> kalau kita ingin lihat lagi, kita bisa exchange ke database kembali.
> Terima kasih atas sharingnya.
> 
> regards,
> 
> Fahmi
> 
> 2008/7/28 rohmadsan <[EMAIL PROTECTED]>
> 
> >   Hallo teman-teman,
> > Just for sharing.
> >
> > http://rohmad.net/2008/07/26/partitioning-table-definisi-dan-contoh/
> >
> > Filosofi partisi adalah memecah tabel ke dalam beberapa segment
> > (partisi atau subpartisi), di mana tabel konvensional hanya mempunyai
> > satu segment.
> >
> > Misalkan kita punya tabel PENJUALAN dengan 8 juta records, kita ingin
> > query data untuk quartal pertama tahun ini. Pada tabel konvensional
> > (non partition), query akan men-scan keseluruhan 8 juta records data
> > tersebut karena berada dalam 1 segment. Nah, kalau tabel itu dipartisi
> > (by range untuk kolom tanggal penjualan) maka query akan men-scan
> > khusus segment di mana data itu berada; tidak semua 8 juta records
> > data itu di-scan, sehingga proses query lebih cepat.
> >
> > Manfaat lain dari partitioning adalah tiap-tiap segment (partisi atau
> > subpartisi) bisa ditaruh di tablespace yang berbeda, sehingga kita
> > mendapat manfaat dari spreading (menyebar) tablespace, yaitu
> > penyebaran I/O dan mengurangi resiko loss data karena tablespace
corrupt.
> >
> > Ada 3 metode utama partisi, dan ada 2 macam composite (gabungan):
> >
> > 1. Range partitioning
> > 2. List partitioning
> > 3. Hash partitioning
> > 4. Composite range-list partitioning
> > 5. Composite range-hash partitioning
> >
> > Misalkan saya punya tabel penjualan yang punya kolom no_invoice,
> > tgl_jual, dan area.
> >
> > CREATE TABLE penjualan
> > ( no_invoice NUMBER,
> > tgl_jual DATE,
> > area varchar2(10));
> >
> > Dalam artikel ini saya juga akan memberi contoh macam-macam partisi
> > yang bisa dilakukan pada tabel penjualan tersebut.
> >
> > Range Partition
> >
> > Pada range partition, data dikelompokkan berdasarkan range (rentang)
> > nilai yang kita tentukan. Range partition ini cocok digunakan pada
> > kolom yang nilainya terdistribusi secara merata. Contoh yang paling
> > sering adalah kolom tanggal.
> >
> > Berikut ini contoh membuat table PENJUALAN dengan partisi range pada
> > kolom tgl_jual (untuk menegaskan bahwa ini adalah contoh range
> > partition, tabel saya beri nama PENJUALAN_RANGE):
> >
> > Lebih lanjut silahkan baca di
> > http://rohmad.net/2008/07/26/partitioning-table-definisi-dan-contoh/
> >
> > Salam,
> > Rohmad
> >
> > 
> >
> 
> 
> [Non-text portions of this message have been removed]
>


Kirim email ke