Raid 5 itu mempunyai konfigurasi n+1 disk. Jadi jika anda memiliki 6 disk, 5 disk akan dipakai sebagai tempat data sedangkan yang satu akan dipakai sebagai parity (backup bila salah satu dari 5 disknya rusak).
Sedangkan RAID 1+0 adalah RAID 1 yang di gabungkan menjadi satu. RAID 1 itu adalah n+n disk. Kalau bapak punya 6 disk dan dibuat menjadi RAID 1+0 menjadi 3+3 dengan kapasitas total dari 3 disk tersebut. Sedangkan 3 yang lainnya sebagai parity atau cadangan. Untuk oltp di anjurkan untuk memakai RAID 1+0 dari pada RAID 5 karena RAID 1+0 lebih cepat. memang untuk sequential access (seperti oltp) RAID 1+0 memang lebih cepat (CMIIW). Tetapi ini juga bergantung kepada besarnya transaksi yang dilakukan perhari, jika transaksinya banyak memang lebih baik memakai RAID 1+0. Sayangnya saya belum bisa memberikan gambaran ‘transaksi banyak’ itu seperti apa karena saya belum mengalaminya. Semoga bermanfaat. Rgds, Herry From: [email protected] [mailto:[email protected]] On Behalf Of Agus Wahyudin Sent: 19 Desember 2008 11:16 To: [email protected] Subject: Bls: [indo-oracle] tunning database oracle pak Yahya , terima kasih atas pencerahannya, tapi saya masih bingung (awam) dengan RAID 5 dan RAID 1+0 bisa tolong dijelaskan RAID 5 / RAID 1+0 itu bagaimana ? Server yang kita pakai proliant DL380 dengan hardisk sebanyak 6 buah dibuat jadi 3 drive (C,D E), database ada di drive D dan E. thx aw ________________________________ Dari: bukhari yahya <[email protected] <mailto:bukhariyahya%40gmail.com> > Kepada: [email protected] <mailto:indo-oracle%40yahoogroups.com> Terkirim: Jumat, 19 Desember, 2008 10:33:32 Topik: Re: [indo-oracle] tunning database oracle Maaf, dilarang harusnya dengan tanda petik :) RAID 5 untuk penulisan I/O lebih lambat dengan RAID 1+0, di Buku Oracle University dijelaskan, atau silahkan googling untuk mencari dasarnya, intinya untuk proses transaksi I/O write maka harus mengkalkulasi parity. Sehingga kalau menggunakan RAID 5 yang didapat adalah benefit proteksi dan space lebih dibanding dengan RAID 1+0. Secara sederhana semakin banyak hard disk yang di stripping maka I/O rate lebih tinggi. Kalau masih dalam maintenance mungkin dapat diminta untuk mengubah LUN nya ke RAID 1+0. Kalau tidak maka mungkin harus mengkonfigurasi sendiri. Kebetulan saya baru ada pengalaman mengkonfigurasi RAID di mesin SUN, Dell dan HP. Untuk mesin IBM P series belum ada pengalaman. Jika Server sudah Produksi/Live dan hanya di konfigurasi 1 LUN Raid 5, maka memang harus melalui downtime yang lebih lama. Databasenya harus di backup terlebih dahulu ke lokasi storage lain, untuk kemudian dikonfigurasi (Create ulang LUN). "For smaller ASM disk groups, consider using a single hardware striped RAID group" "The software striping algorithm is less efficient than hardware for small disk group" Artinya jika anda mengkonfigurasi banyak LUN dengan RAID 1 atau 1+0 menjadi banyak ASM disk group, disarankan dengan ASM striping. Salam Yahya On 12/18/08, Andes Febrian <pejanta...@gmail. com> wrote: > > Pak yahya, > > Untuk OLTP kenapa di larang menggunakan RAID 5 ? klo sudah jalan dengan > RAID > 5 gimana pak ? tapi selama ini, penggunaan hardisk RAID 5 sudah bundle dgn > vendor hardware, maksud saya, saya beli hardware misal IBM Pseries, dia > sudah di RAID 5. apakah saya harus minta untuk mengganti Type RAID ? > > Thanks > > 2008/12/18 bukhari yahya <bukhariyahya@ gmail.com<bukhariyahya% 40gmail.com> > > > > > Untuk OLTP dilarang menggunakan RAID 5,kalau warehouse oke. > > > > Semakin banyak HDD semakin baik asal RAID 1+0, ASM stripping sangat > > membantu, > > (batasan/bottlenect pada I/O controllernya) . > > > > Di EM ada top SQL, pakai explain plan, kalau ada yang full table scan > > perlu dicermati ada kemungkinan index tidak "terpakai". Pemecahan bisa > > dengan membuat index atau reindex atau juga dengan sql hint. > > > > > > On 12/18/08, Andes Febrian <pejanta...@gmail. com<pejantan4u% 40gmail.com> > > <pejantan4u% > 40gmail.com> > > > wrote: > > > ikut nanya jg niy, > > > pada Tuning I/O, bila hardisk yg di gunakan ada 6 hd dgn RAID 5. apa yg > > > harus di cek untuk mengetahui bila I/O harus di tuning. apakah tuning > I/O > > > harus menambah hardisk, atau ada cara lain ? > > > > > > Tuning SQL, gimana kita tau index itu optimal atau tidak ? > > > > > > Thanks. > > > > > > 2008/12/17 bukhari yahya <bukhariyahya@ gmail.com<bukhariyahya% > > > 40gmail.com> > <bukhariyahya% 40gmail.com> > > > > > > > > >> Tuning I/O > > >> HDD ada berapa? hanya 1? atau ada banyak? > > >> > > >> Tuning Instance > > >> Apakah sudah 64 bit? Kalau belum gunakan 64 bit. Sebaiknya tidak > > >> menggunakan > > >> 32 bit PAE > > >> > > >> Tuning SQL > > >> Coba cari statistik top SQL dan lakukan explain plan, bisa jadi ada > > query > > >> ke > > >> tabel yang indexnya tidak optimal > > >> > > >> > > >> On 12/17/08, Agus Wahyudin <agus...@yahoo. co.id<agusuci%40yahoo.. > > >> co.id><agusuci% > 40yahoo.co.id> <agusuci% > > 40yahoo.co.id> > > > >> wrote: > > >> > > > >> > halo, > > >> > para pakar oracle mau tanya masalah tunning database oracle ; > > >> > saya > > >> > pakai oracle 10g 10.2.0, windows 2000 advanced server, memory 6 GB, > 4 > > >> > prosessor, HD 136, masalahnya database terasa lambat sekali. > bagaiman > > >> > supaya database bisa kenceng ? > > >> > > > >> > thx > > >> > aw > > >> > > > >> > Sikap Peduli Lingkungan? Temukan jawabannya di Yahoo! Answers. > > >> > http://id.answers. yahoo.com > > >> > > > >> > [Non-text portions of this message have been removed] > > >> > > > >> > > > >> > > > >> > > >> [Non-text portions of this message have been removed] > > >> > > >> > > >> > > > > > > > > > > > > -- > > > Cheers, > > > ^_^ Andes ^_^ > > > > > > > > > [Non-text portions of this message have been removed] > > > > > > > > > > > > -- > Cheers, > ^_^ Andes ^_^ > > [Non-text portions of this message have been removed] > > > [Non-text portions of this message have been removed] __________________________________________________________ Yahoo! sekarang memiliki alamat Email baru. Dapatkan nama yang selalu Anda inginkan di domain baru @ymail dan @rocketmail. Cepat sebelum diambil orang lain! http://mail.promotions.yahoo.com/newdomains/id/ [Non-text portions of this message have been removed] Scanned by IronPort Email Security Gateway DISCLAIMER: This Message is confidential; it contents does not constitute a commitment by PT. INDONESIA POWER, except where provided for in a written agreement between you and PT. INDONESIA POWER. Any unauthorized disclosure, use or dissemination of the content, either whole or partial, is strictly prohibited. If you are not the intended recipient of the message or you have received this electronic transmission in error, please notify or contact the sender immediately. PT.INDONESIA POWER is subsidiary of PT. PLN PERSERO which operates in power generating business. Through its 130 power plants, with a total capacity of 8,872 MW, PT.INDONESIA POWER has contributed significantly to the Java Bali interconnection system electricity supply. PT.INDONESIA POWER operates through its eight generating Business Unit (GBU) : Suralaya, Priok, Saguling, Kamojang, Mrica, Semarang, Perak Grati, Bali and one maintenance Services business unit (MSBU). Scanned by IronPort Email Security Gateway [Non-text portions of this message have been removed]

