Dear Pak Willy,

 

Satu hal yang menjadi pengertian saya selama ini adalah I/O adalah yang
paling lambat pada sebuah server bila dibandingkan dengan prosesor dan
memory.

Hal ini karena I/O itu bergantung besarnya jalan data yang disiapkan
oleh server serta kecepatan HDD, selain itu jenis transaksi juga
mempengaruhi performance I/O tersebut.

Apa yang teman2 sebelumnya infokan kepada bapak adalah benar, bahwa RAID
1+0 lebih cepat dalam penulisan, sedangkan dalam pembacaan tidak terlalu
jauh berbeda.

 

Saran saya adalah bapak bisa mengganti konfigurasi RAID bapak ke RAID
1+0, selain itu jika bapak menggunakan SAN atau NAS, bapak bisa
mengassign beberapa volume pada settingan RAID yang berbeda. Hal ini
agar I/O tersebar kepada HDD. 

 

Btw, apakah settingan HDD bapak masih didalam servernya (tidak memakai
NAS atau SAN)? Jenis hardisk yang bapak gunakan apa?

 

Semoga bermanfaat

 

Rgds,

Herry

 

 

From: [email protected] [mailto:[email protected]]
On Behalf Of martin
Sent: 03 Juni 2009 8:35
To: [email protected]
Subject: Re: [indo-oracle] OOT Raid 5

 






Pada dasarnya raid 5 juga boleh tapi kalau mau kejar high performance 
dan high reliability sebaiknya raid 1 + 0 ( mirroring dan striping )

apakah sudah pakai HDD dan IO yg bagus ?

CMIIW

martin

sangprabv wrote:
> Apakah betul Oracle sangat menganjurkan pengimplementasian Raid5 dalam
> instalasi dan operasionalnya?
> Karena DBA di tempat saya bekerja selalu mengeluh bahwa Oracle selalu
> mengalami IO Had Reach The Peak. Padahal kami menggunakan Xeon
Quadcore
> dengan 16 GB RAM. Mohon pencerahannya. Tks.
> 
> 
> 
> Willy
> 
> 
> 
> 
> ----------------------------------------------------------
> 
> 
> No virus found in this incoming message.
> Checked by AVG - www.avg.com 
> Version: 8.5.339 / Virus Database: 270.12.49/2149 - Release Date:
06/01/09 17:55:00
> 



Scanned by IronPort Email Security Gateway


DISCLAIMER:
This Message is confidential; it contents does not constitute a commitment by 
PT. INDONESIA POWER, except where provided for in a written agreement between 
you and PT. INDONESIA POWER. Any unauthorized disclosure, use or dissemination 
of the content, either whole or partial, is strictly prohibited. If you are not 
the intended recipient of the message or you have received this electronic 
transmission in error, please notify or contact the sender immediately.

PT.INDONESIA POWER is subsidiary of PT. PLN PERSERO which operates in power 
generating business. Through its 130 power plants, with a total capacity of 
8,872 MW, PT.INDONESIA POWER has contributed significantly to the Java Bali 
interconnection system electricity supply. PT.INDONESIA POWER operates through 
its eight generating Business Unit (GBU) : Suralaya, Priok, Saguling, Kamojang, 
Mrica, Semarang, Perak Grati, Bali and one maintenance Services business unit 
(MSBU).
Scanned by IronPort Email Security Gateway


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke