Ya, agak melenceng dari topic, tapi pendapat Indah ini benar. sangat mungkin rakyat bekerja sebagai tuntutan agama mereka. mungkin rada menggerutu tapi kalo rela, mati pun masuk surga... gitu kali ya...
Salam, Eri. On 10/16/06, Indah Rahmawati (DAR) <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > Sorry jadi melenceng dari pembicaraan semula. > > Tapi salah sekali kalau jaman Pharaoh di Mesir adalah jaman perbudakan. > Pembuatan pyramid bukan oleh budak, melainkan oleh rakyat seluruh mesir > kuno > yang dengan sukarela memberikan sumbangan berupa tenaga, pikiran, dll. > Masyarakat Mesir Kuno percaya bahwa pharaoh adalah perwujudan dari Dewa > mereka. Dengan membuat makam untuk pharaoh maka mereka secara langsung > memberikan jalan abadi bagi pharaoh menuju ke alam para dewa yang abadi. > Dengan keabadian pharaoh, maka para pembangun pyramid pun dijamin oleh > pharaoh mereka menuju alam keabadian. Pharaoh perlu rakyat untuk abadi, > dan > rakyat perlu pharaoh untuk menjadi abadi. Jadi mereka bukan budak. > Pekerjaan pembangunan pyramid adalah organized work yang terbesar yang > pernah ada di jaman itu. Karena, workers dibagi2 sesuai keahliannya. > Misalnya antara penambang batu dan tukang batu yang ahli menata batu, > masing2 diberi jalan yang berbeda sehingga tidak saling bertabrakan antara > batu kasar dan batu yang sudah halus. Of course department yang paling > elit > adalah pekerja pembangun makam bagian dalam yang merupakan pegawai tetap > kerajaan, sementara arsitek dll nya adalah pegawai tetap kerajaan juga > tetapi dari kalangan istana. Masing2 department tersebut ada supervisor > dan > nama group pekerja yang pada akhir penyelesaian pyramid biasa nama2 group > tersebut di torehkan di dinding makam sebagai jaminan ke abadian saat > pharaoh mereka berhasil menuju eternal life. > > Semoga informasi ini berguna buat semuanya dan jangan sampai ada lagi yang > salah sangka. > > Salam, > Indie > > -----Original Message----- > From: [email protected] <indo-startrek%40yahoogroups.com>[mailto: > [email protected] <indo-startrek%40yahoogroups.com>] > On Behalf Of Heru Nur Rahman > > I beg to differ, > > Gerobak kayu memungkinkan kita untuk membawa barang yang lebih banyak > dibandingkan jika dipikul. Jaman perbudakan masih ada, Raja firaun Mesir > sekalipun ngga mau bayar 'buruh profesional' yang sebanyak itu untuk bikin > pyramid (asumsinya pyramid ngga dibikin alien ya) sebesar itu selama itu. > Ceteris paribus, jika outputnya sama, firaun yang ngga pake gerobak akan > perlu budak yang lebih banyak dibandingkan firaun yang pake gerobak. > Gerobak > membebaskan budak (atau membebaskan firaun untuk membuat pyramid yang > lebih > besar) > > [Non-text portions of this message have been removed] > > > -- tix-oi sak-khet se-veh ("Live Long and Prosper") [Non-text portions of this message have been removed] [EMAIL PROTECTED] *Milis Penggemar Star Trek Indonesia http://groups.yahoo.com/group/indo-startrek "...to boldly go where no Indonesian has gone before." ----------------------------------------------------------- Website: www.indo-startrek.org Email: indostartrek @ yahoo . com Forum: www.indo-startrek.org/forum Friendster: www.friendster.com/indost =/\= ================================================= =/\= Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/indo-startrek/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/indo-startrek/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: mailto:[EMAIL PROTECTED] mailto:[EMAIL PROTECTED] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
