Tepatnya ST Voyager Season 2: "Threshold"

Topik ini sempat menjadi topik menarik di milis kita ini.

Seperti penjelasan saya sebelumnya,
Tom Paris, B'lana Tores, dan Harry Kim mengadakan experimen untuk bisa warp
10.
Warp bubble mencapai kelonjongan tak terhingga, sehingga kapal bisa berada
di mana saja tenpa merasakan perubahan waktu.
Dalam kasus ini, ketakberhinggan adalah suatu hal yang belum dikuasai
ilmunya, sehingga konsekwensi yang diterima negative.

Masih menjadi perdebatan mengenai "ketidakberhinggaan" ini.
Yaitu apakah tak hingga berarti tanpa batas? Apakah tak hingga berarti
"sebuah realita yang lain"? paralel universe?
Atau anda boleh berkhayal: apa yang terjadi bila seseorang masuk ke
singularitas/black hole? apakah dia akan hancur di situ? atau muncul
ditempat lain? di reaita lain/paralel universe?

Di StarTrek, singularitas yang tebentuk dari kondisi khusus tertentu akan
membentuk wormhole.
Wromhole yang terbentuk dari singularitas berasal dari teori Stephen
Hawking.

--------------------


Inilah mengapa saya lebihmenyukai ST Voyager ketimbang TNG.
Di Voyager, mereka berhadapan beberapa kali dengan teknologi yang
menakjubkan selain warp.
antara lain: Quantum Slipstream Drive dan Transwarp Drive

Quantum Slipsteam prinsipnya hampir sama dengan warp bubble, namun dengan
melibatkan manipulasi warp bubble hingga ke tingkat quantum. Untuk
Transwarp, hampir sama juga. Gampangnya mungkin; Bubble di dalam bubble.

Bila "ketidakberhinggan" dilarang, maka harus ada cara untuk memanipulasi
bubble hingga tidak mencapai ketakberhinggaan namun cukup stabil untuk
menjaga agar bubble dalam kondisi nyaris tak hingga. mungkin caranya adalah
menciptakan bubble lain di dalam bubble.

Di Voyager. pada saat kapal melaju dalam Slipstrem, pemandangan yang ada di
layar hampir tidak tampak langit.
Ini upaya pembuat film menggambarkan keadaan di dalam Sliptream. Voyager
tidak bisa melakukan navigasi karena sensor tidak bisa menembus bubble di
sekelilingnya. kenapa? karena cahaya sudah termanipulasi sedemikan rupa.
Bahkan untuk mempertahankan kestabilan sliptream saja tidak bisa. Cahaya
(phase) termanipulasi sedemikian rupa dan berubah2 (variance) sehingga
Voyager seharusnya melakukan koreksi di konfigurasi Phase Variance -nya
secara terus menerus.

Bergerak dalam kondisi Slipstream dan Transwarp adalah bergerak dalam
keadaan buta.
Oleh karena itu perlu adanya mapping rute penerbangan sebelum bergerak dalam
kondisi Sliptream atau Transwarp.
Ini disinggung dengan sangat bagus di ST Voyager.


Salam,
Eri.




-----------------

Salam,
Eri.



On 12/15/06, xunarto rusli <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
>   BRAVO !!!! Ini email terbaik untuk topik warp ini.
> hehehehe.....
>
> kalo gak salah di voyager, ada ceritain tentang
> warp juga kan, mereka eksperimen sampe warp 10,
> ato gimana gitu, ato transwarp yah ?
> Yang ngetest si paris (ato kim), alhasil, dia
> jadi berevolusi sangat cepat.....
>
> --- Eri <[EMAIL PROTECTED] <erianto.rachman%40startrek.or.id>>
> wrote:
>
> > Yuhuuuu seru banget nih pembahasannya!!!
> > Sorry gw baru bisa baca email malem2... jadi baru
> > sempat ikutan nimbrung
> > sekarang...
> >
> > Untuk masalah Warp yang bisa merusak lingkungan ada
> > di TNG S3 ato S4 (lupa
> > episode yang mana)
> >
> > Untuk wormhole, ini menganut teori warp.
> > Wormhole terbentuk oleh medan gravitasi yang tinggi.
> > sebuah singularitas.
> > Dan pada titik ketakberhinggaan itu "ruang"
> > termampatkan sampai kemampatan
> > tak hingga dan membuat ruang disekitarnya ikut
> > mengkerut sehingga
> > memperpendek jarak antar titik dalam ruang.
> >
> > Mengenai kecepatan warp dalam StarTrek, ada tuh di
> > wikipedia.
> > Tapi yang pasti antara warp 1 dan warp 2, 3, 4, dst
> > tidak saling berbanding
> > lurus satu sama lain.
> > Warp 2 bukan dua kali dari warp 1. warp 3 bukan tiga
> > kali dari warp 1.
> > Tapi darimana hitungan ini? adalah dari jari-jari
> > (radius) serta luasan
> > bubble yang diciptakan oleh mesin warp.
> > Warp 9 adalah ratusan kali lebih cepat dari Warp 1
> >
> > Ya, warp bubble memisahkan ruang-waktu di dalam dan
> > di luar bubble.
> > Memisahkan realita.
> > Ini juga pernah di bahas di TNG.
> > Referensi navigasi pesawat adalah terhadap obyek2 di
> > sekelilingnya, seperti
> > bintang.
> > Apakah orang di dalam bubble bisa melihat bintang di
> > luar bubble? YA, BISA.
> >
> > analogi lalat di dalam mobil itu mendekati benar.
> > lalat bisa melihat obyek
> > "diam" yang berada si luar mobil.
> >
> > Pernah ada di ST Voyager season 6, dengan judul
> > "Void" dimana Voyager
> > terperangkap di dalam void tidak ada satupun benda
> > langit yang terdeteksi
> > oleh sensor. tidak ada bintang sebagai patokan
> > navigasi sehingga Voyager
> > tidak bisa mengukur kecepatan laju pesawat. navigasi
> > tidak berfungsi.
> > kenapa? karena tidak ada referensi.
> >
> > Lalu bagaimana sebenarnya Warp bubble bisa bergerak
> > atau membuat kapal
> > begerak?
> > Ide solusi untuk kecepatan lebih dari cahaya ini
> > datang dari Alcubierre
> > Moya, Doctor jurusan fisika dari Universitas Wales.
> >
> > QUOTED:
> > "Rather than bothering trying to improve rocket
> > propulsion technique, use
> > the spacetime instead; by wraping it"
> >
> > "In principle the technique was simple - to enclose
> > the spacecraft in a
> > bubble, with spacetime compressed at the front and
> > expanded at the rear.The
> > spacecraft is still with respect to the local space
> > immediately around it,
> > but "surfs" at warp speed through global space."
> > Mungkin analogi yang paling mendekati mirip adalah
> > "vacuum".
> >
> > Space dbuat vacuum di depan pesawat, dan dibuat
> > padat/lonjong di belakang
> > pesawat. Pesawat pun tersedot ke depan (bergerak
> > maju oleh vacuum)
> > Tapi konsekwensi dari penciptaan warp bubble ini
> > adalah:
> > Bubble akan mengiris waktu di masa depan dan masa
> > lalu, di depan pesawat dan
> > di belakan pesawat. Menjadikan bubble sebuah
> > "Realita" sendiri terpisah
> > dengan Time di luar bubble, sehingga paradox tidak
> > terjadi.
> > Waktu di dalam bubble tidak berubah. Umur Kapten
> > Picard tidak jadi lebih
> > muda karena keseseringan bergerak lebih cepat dari
> > cahaya.
> >
> >
> > -------------
> > Mengeni Warp 10 yang agung itu...
> > mungkin begini teorinya:
> > Menciptakan VACUUM sedemikian rupa agar mencapai
> > warp 10 adalah dengan
> > menciptakan Bubble dengan kelonjongan "tak hingga"
> > baik di depan pesawat
> > maupun di belakang pesawat.
> >
> > Pernah di bahas di TNG.
> > Bubble akan mengiris terlalu jauh ke masa depan dan
> > masa lalu. Intinya,
> > bentuk bubble mencapat kelonjongan tak hingga.
> > Sehingga pesawat di dalam bubble bisa pergi ke mana
> > saja tanpa merasakan
> > perbedaan waktu sedetikpun.
> >
> > --------------
> > Mengenai Kapal yang selalu beretemu kepala duluan..
> > ini sih jawabannya
> > mungkin terletak di sutradaranya. heheh
> > Tapi, pernah Enterprise D berpapasan dengan pesawat
> > alien. kedudukan mereka
> > saling terbalik. sehingga Enterprise mengambil
> > inisiatif roll-over 180
> > derajat sehingga mereka tidak terbalik lagi.
> >
> >
> >
> > Salam,
> > Eri
> >
> >
> > [Non-text portions of this message have been
> > removed]
> >
> >
>
> __________________________________________________________
> Do you Yahoo!?
> Everyone is raving about the all-new Yahoo! Mail beta.
> http://new.mail.yahoo.com
>
> 
>



-- 
tix-oi sak-khet se-veh
("Live Long and Prosper")


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke