Penjelasan yg mantab...
 
--
 
Pernah ada wacana utk menggunakan tenaga electromagnetic sebagai
catapult raksasa..apakah ide ini masih di research?
 
--
 
Setelah di lihat2 si Ruslan ini emang manteb sekali...
 
http://www.sfu.ca/casr/bg-airlift-an124.htm
 
Kapal besar..
 
Di Biak sudah ada landasan pacu yg memadai?
 
--
 


________________________________

        From: [email protected]
[mailto:[EMAIL PROTECTED] On Behalf Of Thio [EMAIL PROTECTED]
        Sent: 29. elokuuta 2007 14:16
        To: [email protected]
        Subject: RE: [Indo-StarTrek] Astronomi di Indonesia (dh: TIDAK
BENAR; bumi akan memiliki 2 bulan.)
        
        

        Coba baca http://en.wikipedia.org/wiki/Shuttle_Carrier_Aircraft
<http://en.wikipedia.org/wiki/Shuttle_Carrier_Aircraft> 
        
        Disitu dijelasin gimana Modified boeing 747 bisa bawa Shuttle..
        
        Yang seru, di trivia nya :
        
        * The rear mounting point on N905NA is labeled with an
instruction to
        "Attach Orbiter Here" - clarified by the precautionary warning
"Black Side
        Down".[2]
<http://en.wikipedia.org/wiki/Shuttle_Carrier_Aircraft#_note-1
<http://en.wikipedia.org/wiki/Shuttle_Carrier_Aircraft#_note-1> > 
        
        * In the pre-credit sequence of the 1979 James Bond
        <http://en.wikipedia.org/wiki/James_Bond
<http://en.wikipedia.org/wiki/James_Bond> > film Moonraker
        <http://en.wikipedia.org/wiki/Moonraker_%28film%29
<http://en.wikipedia.org/wiki/Moonraker_%28film%29> > , a Space Shuttle
is
        launched off the top of a 747-100 in mid-flight, causing the 747
to explode.
        (In real life, the Shuttle's main engines
        <http://en.wikipedia.org/wiki/Space_Shuttle_main_engine
<http://en.wikipedia.org/wiki/Space_Shuttle_main_engine> > have no fuel
        without the orbiter's external tank
        <http://en.wikipedia.org/wiki/Space_Shuttle_external_tank
<http://en.wikipedia.org/wiki/Space_Shuttle_external_tank> > attached.)
        
        Untuk rencana kosmodrom Biak, pesawat yang digunakan adalah
Antonov AN-124
        Ruslan (koq nicknamenya Indonesia banget yah)
        
        Menegaskan sedikit, untuk project The Air Launch Aerospace
Corporation
        (ALAC) http://www.airlaunch.ru/ <http://www.airlaunch.ru/>
dengan Biak, yang diluncurkan dari udara
        bukan space shuttle tapi roket - Polyot.
        
        Kalau lihat spesifikasinya Ruslan yang gede banget, panjangnya
saja sekitar
        69m, sedangkan tinggi roket Polyot 'hanya' 30an meter. Tinggi
Ruslan +- 21m,
        sedangkan diameter Polyot +- 3 m
        
        Launching nya, Roket dimasukan ke dalam pesawat. lalu pada saat
peluncuran,
        pintu kargo pesawat dibuka, lalu roket 'dibuang'.. setelah
meninggalkan
        pesawat, roket membuka parasut, sehingga posisi roket vertikal.
setelah
        beberapa detik, roket menyala. Dengan begitu pesawat sempat
'lari' menjauhi
        roket ke jarak yang aman.
        
        Thio
        
        _____ 
        
        From: [email protected]
<mailto:indo-startrek%40yahoogroups.com>
[mailto:[email protected]
<mailto:indo-startrek%40yahoogroups.com> ]
        On Behalf Of Eka Budhiman
        Sent: 28 Agustus 2007 14:14
        To: [email protected]
<mailto:indo-startrek%40yahoogroups.com> 
        Subject: RE: [Indo-StarTrek] Astronomi di Indonesia (dh: TIDAK
BENAR; bumi
        akan memiliki 2 bulan.)
        
        Hi Thio,
        
        Nambahin aja nih. 
        Launching dari udara tidak memungkinkan utk mengangkut
        roket atau pesawat yg mau diluncurkan di dalam maupun
        di punggung pesawat.
        Posisi yg paling memungkinkan adalah di bawah pesawat
        pengangkut.
        
        Dibutuhkan banyak sekali bahan bakar utk bisa
        mengorbit dan bila pesawat / roket diangkut di dalam
        pesawat pengangkut roket tsb tidak bisa besar
        ukurannya yg berarti tidak bisa bawa banyak fuel.
        Saat launching juga susah, karena utk membuka pintu
        cargo di ketinggian agak susah karena akan menambah
        drag utk pesawat tsb, lagi pula setelah diluncurkan
        susah utk roket tsb mencari posisi yg tepat sebelum
        menembakkan boosternya. Selain itu juga bisa menabrak
        atau bahkan menghancurkan pesawat pengangkutnya.
        
        Bila dipunggung pesawat, saat menyalakan booster
        pesawat, semburan apinya akan menghancurkan pesawat
        pembawanya.
        Di internet, bila melihat ada space shuttle yg
        diangkut di punggung pesawat, itu hanya utk transport
        saja, bukan posisi peluncuran.
        
        Posisi yg paling memungkinkan utk meluncurkan adalah
        di bawah / perut pesawat. Sama seperti missile di
        pesawat fighter.
        Missile tsb waktu ditembakkan, akan mentrigger
        pelepasan dockingnya dan setelah jatuh dalam jarak
        aman dari pesawat akan menyala boosternya.
        Namun utk hal ini, perlu dipikirkan bagaimana susunan
        pesawat pengangkut, karena kalau roketnya (yg harus
        besar karena mengangkut bahan bakar banyak) ada di
        perut pesawat, bagaimana pesawat pengangkut bisa take
        off dari landasan pesawat? :)
        Berapa panjang landing gear pesawat pengangkut agar
        bisa mengakomodir roket di perutnya?
        Sehingga kelihatannya hanya mungkin utk roket
        berukuran kecil saja, tidak bisa terlalu besar.
        
        Susah juga ya, science ngak bisa ditawar-tawar.. :)
        
        Eka
        
        [Non-text portions of this message have been removed]
        
        

         



[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke