Semakin seru..semoga masih bisa lolos sensor -nya pak Admiral..
lanjut mang...seru nih..
________________________________
From: [email protected]
[mailto:[EMAIL PROTECTED] On Behalf Of Ario Wirawan
Sent: 19. syyskuuta 2007 16:40
To: [email protected]
Subject: RE: [Indo-StarTrek] DARK MATTER -- Indigo serta
Ghost,Jin, dkk menurut ST (was: Sekilas Info)
Eeeh, Adi... udah lama gak muncul. Sibuk, Di?
I beg to differ on this one. Bahwa mereka bisa bergerak dan
melakukan
ini-itu tidak menjamin mereka berakal 'kan? Kalo menurut gue,
dan ini
sangat-musangat IMHO, karena masalah penafsiran Al-Quran yang
seharusnya
lebih kita serahkan ke "ahlinya", kata akal di sini bukan
berarti otak dan
pikiran (untuk sanggup melakukan sesuatu) tapi lebih merupakan
nurani atau
conscience (dan turunannya, yaitu emosi). He he he... jadi inget
perdebatan
gue sama Eri di awal perkenalan kita. Eri bilang manusia punya
nyawa, ruh
dan fisik, sementara nurani adalah sesuatu yang "dipelajari"
manusia
sepanjang hidupnya. Kalo gue menganggap nurani udah masuk dari
awal manusia
diciptakan dan nggak bisa dipelajari.
Balk ke topik: Menurut gue jin mungkin bisa hidup dan
beraktivitas secara
independen, tetapi kalau misalnya ada kasus seperti ini: Dia
harus
menyelamatkan seorang anak kecil dari bahaya kematian, tapi ada
risiko si
jin ini akan jadi cacat total. Maka kemungkinan mereka nggak
akan nolongin.
Karena kalo nggak cacat, mereka bisa menolong lebih banyak pihak
dan pada
kesempatan yang lebih banyak di masa depan. Jadi lebih rasional
untuk
membiarkan si satu anak kecil ini mati tapi bisa menolong lebih
banyak
nantinya.
Kalo manusia kan nggak begitu. Ada nurani yang mendorong mereka
untuk
menomorduakan rasio. Biar aja cacat. Biar aja nggak bisa
nolongin orang
lagi. Yang penting saat ini ada anak kecil yang harus ditolongin
maka
ditolongin. Nyawa si anak kecil ini berharga 1000 miliar kali
tindakan baik
apa pun yang mungkin mereka lakukan di masa depan.
Mungkin analogi yang gue berikan kurang pas, tapi pada ngertilah
maksudnya
"nurani". Menurut gue di sinilah bedanya antara manusia dan jin.
IMHO...
Ario
_____
From: [email protected]
<mailto:indo-startrek%40yahoogroups.com>
[mailto:[email protected]
<mailto:indo-startrek%40yahoogroups.com> ]
On Behalf Of adi cahya
gw pernah pikir, dengan mengakui keberadaan jin, artinya status
kita sebagai
satu2nya mahluk berakal di alam semesta gugur lho..
artinya ya jelas, kita ga sendirian di alam ini..
[Non-text portions of this message have been removed]
[Non-text portions of this message have been removed]