masa ngeliat divine being kaya malaikat disebut freak?
bagi gw itu keren loh...
 
kl kata org2 terdekat bentuk being ini seperti apa?


________________________________

        From: [email protected]
[mailto:[EMAIL PROTECTED] On Behalf Of Erianto Rachman
        Sent: 25. syyskuuta 2007 1:01
        To: [email protected]
        Subject: RE: [Indo-StarTrek] DARK MATTER -- Indigo serta
Ghost,Jin, dkk menurut ST (was: Sekilas Info)
        
        

        Wah gw ga mau dibilang dukun atau freak ah..
        
        Jawabannya; engga, gw belum bertemu mereka.
        
        Denger cerita2 dari orang terdekat sih pernah.
        
        Salam,
        
        Eri
        
        _____ 
        
        From: [email protected]
<mailto:indo-startrek%40yahoogroups.com>
[mailto:[email protected]
<mailto:indo-startrek%40yahoogroups.com> ]
        On Behalf Of Alidjaja Ivan
        Sent: Monday, September 24, 2007 8:08 AM
        To: [email protected]
<mailto:indo-startrek%40yahoogroups.com> 
        Subject: RE: [Indo-StarTrek] DARK MATTER -- Indigo serta
Ghost,Jin, dkk
        menurut ST (was: Sekilas Info)
        
        bos, kl malekat, udah pernah ente deteksi juga?
        
        ________________________________
        
        From: indo-startrek@ <mailto:indo-startrek%40yahoogroups.com>
        yahoogroups.com
        [mailto:indo-startrek@ <mailto:indo-startrek%40yahoogroups.com>
        yahoogroups.com] On Behalf Of Erianto Rachman
        Sent: 21. syyskuuta 2007 16:48
        To: indo-startrek@ <mailto:indo-startrek%40yahoogroups.com>
yahoogroups.com
        Subject: RE: [Indo-StarTrek] DARK MATTER -- Indigo serta
        Ghost,Jin, dkk menurut ST (was: Sekilas Info)
        
        Hehehe Ario memang jeli.
        
        Oke kita bahas dikit-dikit.
        
        Bentuk komunikasi yang terjadi tentunya tidak perlu dengan
        mulut, namun gw
        diperbolehkan melakukan gerakan apapun guna menegaskan maksud
        gw. Termasuk
        pengucapan dengan suara dari mulut.
        
        Mereka juga tidak perlu mendengarkan suara. Mereka selalu
        mengerti kok
        sebuah "ketegasan" dari ucapan kita atau pikiran kita.
        
        Gw yakin mereka mampu mendeteksi "niat" kita. Kalau niat kita
        mulai menjurus
        ke arah gaib, maka mereka bagaikan magnet langsung mendekat.
        
        Apalagi ada imbalannya.. Phew.. Bisa2 yang dateng yang
        kuat-kuat.
        
        Jadi sebaiknya setiap melakukan pekerjaan kita berniat dulu atas
        nama Tuhan.
        
        Kalau suatu pekerjaan diniati karena alasan yang Mulia dan atas
        nama Tuhan,
        jin-jin iseng ga terlalu berani menekati.
        
        Gitu deh.
        
        Kembali ke gaib yang diilmiahkan, gw setuju dengna ulasan Ario.
        
        Bila di bawa ke Star Trek, gimana? Ada ga sih di ST yang
        membahas alien gaib
        begini? :-)
        
        Sayang sekali bila gaib2 begini luput dari pembahasan di ST
        universe.
        
        Salam,
        
        Eri
        
        _____ 
        
        From: indo-startrek@ <mailto:indo-startrek%40yahoogroups.com>
        yahoogroups.com
        <mailto:indo-startrek%40yahoogroups.com>
        [mailto:indo-startrek@ <mailto:indo-startrek%40yahoogroups.com>
        yahoogroups.com
        <mailto:indo-startrek%40yahoogroups.com> ]
        On Behalf Of Ario Wirawan
        Sent: Friday, September 21, 2007 10:39 AM
        To: indo-startrek@ <mailto:indo-startrek%40yahoogroups.com>
yahoogroups.com
        <mailto:indo-startrek%40yahoogroups.com> 
        Subject: RE: [Indo-StarTrek] DARK MATTER -- Indigo serta
        Ghost,Jin, dkk
        menurut ST (was: Sekilas Info)
        
        Selalu minta imbalan.
        
        Deceitful.
        
        Pengumpul informasi.
        
        Makin menguatkan opini gue bahwa jin nggak punya nurani (dalam
        pemikiran gue
        inilah akal budi, yang membedakan manusia dengan makhluk
        lainnya). Mereka
        hanya bertindak berdasarkan logika, demi keuntungan mereka
        semata, secara
        langsung maupun enggak.
        
        Nguping ya? This is VERY interesting!
        
        Kita balikin ke ilmiah (lho, dari kemarin juga pembahasan ilmiah
        - - atau
        lebih tepatnya mengilmiahkan yang gaib) dalam konsep tata
        kehidupan manusia
        betul istilahnya "nguping" karena komunikasi dilakukan dengan
        verbal
        (audio). Tapi dalam konsep tata kehidupan jin, belum tentu
        seperti itu
        adanya. Eri juga waktu komunikasi dengan mereka, apa betul-betul
        secara
        fisik ngomong lewat mulut dan mendengar lewat kuping? Belum
        tentu (walaupun
        dalam persepsi Eri mungkin begitu).
        
        Berarti intinya adalah mereka menyadap komunikasi kita (dalam
        istilah Eri
        "nguping" berarti secara verbal-audio, tetapi artinya nggak
        terbatas hanya
        dengan cara itu kan?) Jadi rasanya sih nggak ada yang menghambat
        mereka
        untuk juga "nguping" komunikasi kita di milis ini. Berarti kita
        selama ini
        mungkin juga udah diikutin oleh mereka. Hmmm...
        
        Ario
        
        _____ 
        
        From: indo-startrek@ <mailto:indo-startrek%40yahoogroups.com>
        yahoogroups.com [mailto:indo-startrek@
        <mailto:indo-startrek%40yahoogroups.com> yahoogroups.com]
        On Behalf Of Erianto Rachman
        
        Yang pasti sih, gw ga pernah nemuin yang ga minta imbalan.
        
        Dan gw ngerasa mereka itu ga worth sama sekali diajak ngobrol.
        
        They are extremely deceiving. So do not trust them.
        
        Justru mereka itu suka banget nguping kalo kita lagi berbisaca
        mengenai
        Tuhan.
        
        Mereka itu selalu pingin tau mengenai Tuhan.
        
        Jadi kalo loe sedang berbicara serius mengenai Tuhan dengan
        temen, ingat2
        deh, mereka akan datang (sendirian atau berbondong-bondong) Cuma
        pingin
        nguping apa yang loe omongin.
        
        Nah. kadang2 setelah loe selesai ngobrolnya, ada satu (mungkin
        bisa lebih)
        yang nyisa tetep aja ngikutin loe kemana pun sambil menunggu loe
        ngobrol
        soal Tuhan lagi.
        
        It happens to me.. Most of the time.
        
        Believe it or not, it is up to you lah. I cannot debate.
        
        Salam,
        
        Eri
        
        [Non-text portions of this message have been removed]
        
        [Non-text portions of this message have been removed]
        
        [Non-text portions of this message have been removed]
        
        [Non-text portions of this message have been removed]
        
        

         



[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke