kalo' gw rada hati2 nanggep-in nyang ginian, bisa2 pelihara2-an gw tersungging-peranakan nya :)
--- In [email protected], "Ario Wirawan" <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > Eeeh, Adi... udah lama gak muncul. Sibuk, Di? > > > > I beg to differ on this one. Bahwa mereka bisa bergerak dan melakukan > ini-itu tidak menjamin mereka berakal 'kan? Kalo menurut gue, dan ini > sangat-musangat IMHO, karena masalah penafsiran Al-Quran yang seharusnya > lebih kita serahkan ke "ahlinya", kata akal di sini bukan berarti otak dan > pikiran (untuk sanggup melakukan sesuatu) tapi lebih merupakan nurani atau > conscience (dan turunannya, yaitu emosi). He he he... jadi inget perdebatan > gue sama Eri di awal perkenalan kita. Eri bilang manusia punya nyawa, ruh > dan fisik, sementara nurani adalah sesuatu yang "dipelajari" manusia > sepanjang hidupnya. Kalo gue menganggap nurani udah masuk dari awal manusia > diciptakan dan nggak bisa dipelajari. > > > > Balk ke topik: Menurut gue jin mungkin bisa hidup dan beraktivitas secara > independen, tetapi kalau misalnya ada kasus seperti ini: Dia harus > menyelamatkan seorang anak kecil dari bahaya kematian, tapi ada risiko si > jin ini akan jadi cacat total. Maka kemungkinan mereka nggak akan nolongin. > Karena kalo nggak cacat, mereka bisa menolong lebih banyak pihak dan pada > kesempatan yang lebih banyak di masa depan. Jadi lebih rasional untuk > membiarkan si satu anak kecil ini mati tapi bisa menolong lebih banyak > nantinya. > > > > Kalo manusia kan nggak begitu. Ada nurani yang mendorong mereka untuk > menomorduakan rasio. Biar aja cacat. Biar aja nggak bisa nolongin orang > lagi. Yang penting saat ini ada anak kecil yang harus ditolongin maka > ditolongin. Nyawa si anak kecil ini berharga 1000 miliar kali tindakan baik > apa pun yang mungkin mereka lakukan di masa depan. > > > > Mungkin analogi yang gue berikan kurang pas, tapi pada ngertilah maksudnya > "nurani". Menurut gue di sinilah bedanya antara manusia dan jin. IMHO... > > > > Ario > > > > _____ > > From: [email protected] [mailto:[EMAIL PROTECTED] > On Behalf Of adi cahya > > > > > > > gw pernah pikir, dengan mengakui keberadaan jin, artinya status kita sebagai > satu2nya mahluk berakal di alam semesta gugur lho.. > artinya ya jelas, kita ga sendirian di alam ini.. > > > > > > > [Non-text portions of this message have been removed] >
