Yah. begitulah.

Terpaksa baca sepotong-sepotong. cara yang ga enak itu menjadi pilihan
terbaik saat ini karena kita kan punya kesibukan lain, ya kerja, ye
keluarga, ya mantengin milis ini.. hehe.

Daripada ga bisa baca sama sekali.

 

Kalo tadinya weekend bisa digunakan untuk membaca, ya ternyata tidak juga,
karena anak gw selalu minta jatah diperhatiin penuh saat weekend.

 

Ada cerita yang sangat menyentuh hati gw.

Suatu hari anak gw (kelas TK A) diminta gurunya menyebutkan kesannya
terhadap papa-mama nya (gw dan istri gw).

Si guru menuliskan apa yang dikatakan anak gw di atas kertas hias, sebuah
hadiah untuk papa mama.

Begini bunyinya, "Papaku kerja terus, kerjanya lama, dirumah suka belajar,
baca buku, dan tidur"

 

Aduh.. Gw sampe sedih membacanya. sejak itu gw memperbaiki quality time
bersama anak gw.

 

OOT, just sharing. :-)

 

 

---------------------

 

--> Kalo udah "naik" susah untuk berhenti

 

Hahahaha. kalo dibaca si Ivan dan Eka pasti mereka langung "Hentai Mode ON!"

Hahahaha

 

 

 

Salam,

Eri

 

  _____  

From: [email protected] [mailto:[EMAIL PROTECTED]
On Behalf Of Ario Wirawan
Sent: Friday, September 21, 2007 6:24 PM
To: [email protected]
Subject: RE: [Indo-StarTrek] Teknologi dari luar Bumi (dh: DOOM)

 

Point taken. Tapi memang kayaknya gue masih perlu membiasakan diri untuk
baca sepotong-potong. Masih susah banget buat gue. Emosi pada saat membaca
itu penting banget sih buat gue. Kalo udah "naik" susah untuk berhenti. Tapi
seharusnya gue coba. Thanks.

Ario

_____ 

From: indo-startrek@ <mailto:indo-startrek%40yahoogroups.com>
yahoogroups.com [mailto:indo-startrek@
<mailto:indo-startrek%40yahoogroups.com> yahoogroups.com]
On Behalf Of Erianto Rachman

Gitu aja sempat, maka ga ada alasan ga sempat baca.

Akhirnya gw membiasakan diri untuk mampu membaca sedikit sedikit. Hari ini 2
halaman, besok 10 halaman, mungkin saat gw punya waktu 5 menit lumayan bisa
baca 3 halaman.

Mungkin sehari gw bisa baca satu bab dengan terpecah-pecah di sela-sela
waktu yang ada.

Gw pernah baca novel Star Trek di mobil saat macet. Di ruang tunggu, sambil
makan, sambil ehm. buang air. kekekekeke.

Kalo gw capek di depan computer, gw rebahan sebentar sambil baca.

Pada awalnya sih ga enak banget baca buku sepotong2 gitu. sulit
mempertahankan emosi yang sedang kita rasakan dari suatu kejadian yang
diceritakan di buku itu.

tapi itulah konsekuensinya.. 

Positifnya, gw jadi harus menghapal peristiwa terakhir dari potongan buku
yang gw baca untuk bisa lanjut membacanya. Nah jadi paham deh apa yang
ditulis buku itu.

Lama2 jadi kebiasaan.

[Non-text portions of this message have been removed]

 



[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke