Pengen tanya aja 'apa arti MAHA yg sebenarnya'..
 
Silakan...
 
Jika kita bicara Tuhan yg Maha Esa...
 
--
 
Sebuah singularitas yg MAHA?
 
--
 
Kata 'maha' diciptakan manusia utk menceritakan ttg sesuatu...
 
di sinilah frontier yg sebenarnya...
 
silakan...
 
--
 


________________________________

        From: [email protected]
[mailto:[EMAIL PROTECTED] On Behalf Of Erianto Rachman
        Sent: 22. syyskuuta 2007 1:52
        To: [email protected]
        Subject: [Indo-StarTrek] Human, The Final Frontier...
        
        

        
        
        ====> brane dibuat biar manusia tidak bisa dengan mudah 'ketemu
tuhan'
        
        Kesimpulan loe sangat menarik. Walaupun ada pesan lain yang
ingin
        disampaikan.
        
        Yang di bawah ini IMHO :-)
        
        ---------------------------------
        
        Dengan diciptakan semesta yang Maha Besar ini, manusia
seharusnya mengagumi
        ciptaan-Nya sehingga senantiasa ingat padaNya.
        
        Dan bahwa alam yang begitu rumit ini diciptakan untuk makhluk
khusus.
        Seharusnya kita sekarang tau arti kata "Mulia" itu.
        
        .walaupun manusia mungkin bukan satu-satunya makhluk.
        
        Sebagian orang mengaku merasa sangat dekat dengan Tuhan.
Walaupun mereka
        tidak perlu tau fisika serta teori2 yang rumit itu.
        
        Sebagian lain merasa dekat dan tunduk kepadaNya setelah
mempelajari yang
        rumit2. bukan malah merasa jauh dariNya. braneworlds tidak
menghalangi
        maksud itu.
        
        Sekarang kita tau mengapa Dia Maha Adil.
        
        Kata Einstein, ".Tuhan tidak bermain dadu."
        
        Semua ini diciptakan dengan perhitungan yang sangat akurat dan
"alasan" yang
        pasti dan jelas.
        
        ----------------------------------
        
        Masih ingat Big Bang?
        
        Gw singgung sedikit ya (maaf kalo bosan.) :-)
        
        Big Bang adalah peristiwa penciptaan alam semesta ini. (alam
semesta berawal
        dari singularitas)
        
        Saat itu terpecahlah satu forsa tunggal menjadi 4 forsa
fundamental.
        
        Sejak saat itu manusia sibuk menggabungkan keempatnya (pencarian
Theory of
        Everything) bagai sebuah napak tilas guna mengetahui mekanika
singularitas -
        usaha mengetahui cara kerja "Yang Satu" itu.
        
        Sekarang kita tau mengapa Dia disebut Maha Esa.
        
        Maha Satu. Sebuah Singular mutlak.
        
        Energi apa yang mampu menghasilkan Big Bang?
        
        Salah seorang penulis yang menulis buku mengenai Hawking
menuliskan
        pendapatnya (yang menurut gw sangat penting)
        
        Theory of Everything adalah sebaris kalimat singkat berkekuatan
'kehendak'
        yaitu 'Takdir'
        
        Alam semesta ini tercipta karena sebuah kehendak. Maka jadilah.
        
        ----------------------------------
        
        Kalau Zat yang satu itu adalah cikal bakal alam semesta dan
segala isinya
        ini, maka kita adalah bagian dari-Nya.
        
        Tanpa disadari kita memiliki sifat2-Nya.
        
        Lalu (ada yang bisa melanjutkan?)
        
        ----------------------------------
        
        Human, the Final Frontier, these are the journeys of the last
humans, its
        destiny, to learn and gain new meanings and new values, to
fatefully go
        where no others has gone before.
        
        :-)
        
        ----------------------------------
        
        Semoga bermanfaat.
        
        Salam
        
        Eri
        
        _____ 
        
        From: [email protected]
<mailto:indo-startrek%40yahoogroups.com>
[mailto:[email protected]
<mailto:indo-startrek%40yahoogroups.com> ]
        On Behalf Of Keanu R
        Sent: Friday, September 21, 2007 8:16 PM
        To: [email protected]
<mailto:indo-startrek%40yahoogroups.com> 
        Subject: 
        
        --- In indo-startrek@ <mailto:indo-startrek%40yahoogroups.com>
        yahoogroups.com, Sharif Dayan <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
        ngomong2 soal kue lapis, eh lapisan...
        
        jadi inget Eri & Einstein (eh sama2 huruf E lho!!)
        kalo' gak salah nih
        
        Eri: ...brane dibuat biar manusia tidak bisa dengan mudah
'ketemu tuhan'
        --ke brane ke-4 aja susah--
        
        Enstein: ... Tuhan tidak suka semesta yang telanjang
        
        sedikit ttg cinta,
        komposisi nya :
        23% photon (yang dicinta keliatan bercahaya aja,hehe)
        15% neutrino (yang dicinta tetep diberi nutrisi (lho??) 
        52% graviton (yang dicinta pasti punya daya tarik)
        10% hemaviton (gunakan seperlunya)
        
        nah, seiring waktu komposisi diatas berubah,
        dimana hemaviton sebanding dng laju waktu
        dan (photon,neutrino,graviton) berbanding terbalik :)
        
        Hehehe
        MN
        ***Komposisi Anda ??
        
        > 
        > Bung Neo -ehem :-)- pernah mempertanyakan mengapa saya
mengaitkan
        kasmaran dengan Picard dalam "Innerlight" dan "Lessons". Itu
sekadar
        untuk menunjukkan bahwa keindahan juga memiliki 'lapisan',
serupa
        dengan "plane of existence". Cinta bisa mengalahkan ruang, waktu
dan
        -mungkin- "plane of existence".
        > 
        > ST, menurut bagi saya, membukakan pengertian lain -lebih luas
?-
        mengenai 
        > keindahan, apa pun keindahan yang Anda masing-masing
maksudkan...
        > 
        > Demikianlah saya, "yang dikaruniai permata", sudah berbicara,
Howgh !
        > 
        > 
        > Sharif Dayan
        >
        
        [Non-text portions of this message have been removed]
        
        

         



[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke