Munngkin juga usaha menembus 3-brane menuju 4-brane adalah the true Human
Final Frontier. Ini adalah sebuah threshold.

 

Seperti yang pernah hampir dibisikkan Q kepada Picard di episode terakhir
TNG "All Good Things".

 

Q memberi clue kepada Picard, yaitu "Human is not to mapping stars and
galaxies, but mapping the unknown possibility of existence"

 

 

Salam,

Eri

 

  _____  

From: [email protected] [mailto:[EMAIL PROTECTED]
On Behalf Of Ario Wirawan
Sent: Wednesday, October 10, 2007 11:34 PM
To: [email protected]
Subject: RE: [Indo-StarTrek] Q (dh: Sejarah penemuan teknologi)

 

Evolusi dalam pengertian yang banyak disampaikan oleh berbagai ide dari
semua rekans di sini. Antara lain ide Mas Sharif dari majalah Aku Tahu itu.

Bisa aja kita udah punah sebelum "nyampe" ke tahap itu. Tapi gue pernah
posting, terkait dengan analogi "satu titik debu di sebuah gedung pencakar
langit" bahwa kelihatannya sih (sangat-musangat IMHO) Tuhan bikin segitu
banyak braneworlds sebagai suatu bentuk redudancy dalam mengantisipasi
manusia yang berusaha menemukanNya, sehingga logikanya kita pasti dikasih
kesempatan (baca: waktu) untuk bisa menembus 1-2 brane sebelum umat manusia
expired.

Susah jelasinnya, musti baca postingan yang dulu itu sih (plus beberapa
postingan dari rekans lain sebelumnya, yang memicu timbulnya posting gue
tersebut). Tapi gak ngerti cara ngelacaknya. He he he... 

Ario

_____ 

From: indo-startrek@ <mailto:indo-startrek%40yahoogroups.com>
yahoogroups.com [mailto:indo-startrek@
<mailto:indo-startrek%40yahoogroups.com> yahoogroups.com]
On Behalf Of Sharif Dayan

Berevolusi dalam pengertian apa ? Apakah manusia berkemampuan untuk sampai
pada 
tahap itu ? Jangan-jangan, sebelum itu terjadi, manusia sudah punah, entah
apa 
sebabnya.

Sudah ada yang pernah membaca mengenai masa depan spesies manusia, yaitu
ketika 
mereka beralihragam (transformized) menjadi serupa plasma, yang daur /
denyut 
napasnya berada dalam ordo kalpa ? Ini pernah dituliskan dalam majalah Aku
Tahu, 
yang sudah lama berhenti terbit...mungkin sebagian besar di antara Anda
belum 
lahir...ohoek...ohoek...ohoek...(batuk-batuk manula)...

Sharif Dayan
di Palembang

[Non-text portions of this message have been removed]

 



[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke