Setuju..bahkan Klingon pun , seperti Worf belajar aspek ini..
Memang aspek ini sepertinya simple, tapi butuh disiplin yg tinggi..
(Mgk perlu meditasi Vulcan)
--
________________________________
From: [email protected]
[mailto:[EMAIL PROTECTED] On Behalf Of Erianto Rachman
Sent: 31. lokakuuta 2007 9:53
To: [email protected]
Subject: RE: [Indo-StarTrek] Re: Q
Pesan yang sangat dalam sekali mas Sharif.
Saya sangat setuju.
GR mengajarkan kita untuk rendah hati dan menghormati yang lain
dalam segala
situasi.
Angkara murka dan caci-maki bukan pesan yang disampaikan ST.
Salam,
Eri
_____
From: [email protected]
<mailto:indo-startrek%40yahoogroups.com>
[mailto:[email protected]
<mailto:indo-startrek%40yahoogroups.com> ]
On Behalf Of Sharif Dayan
Sent: Saturday, October 27, 2007 11:03 PM
To: [Indo-StarTrek]
Subject: [Indo-StarTrek] Re: Q
Itu yang disampaikan dalam ajaran Buddha. Saya memang bukan
Buddhis,
tapi saya merasa bahwa Yang Mahakuasa berbicara dalam banyak
cara,
banyak jalan dan banyak tanda. Makanya saya takjub ketika
menonton kahir
MiB, yaitu ketika ada makhluk yang menjadikan 'bola' alam
semesta
sebagai bagian koleksinya, karena demikianlah sebenarnya Buddha
menerangkan mengenai betapa tidak terbandingkannya manusia
dengan Sang
Pencipta...
Dalam ranag metafisika, GR menghadirkan Q untuk menyampaikan
pengakuannya mengenai ada kuasa -atau kuasa-kuasa- lain yang
berada di
atas manusia. Kuasa itu dapat menghadirkan dirinya -"n" kecil-
kapan pun
serta dalam bentuk apa pun yang dianggapnya sesuai. Bagi yang
masih
mengalami masa didongengi oleh orang tua, itu seperti seorang
maharaja
yang incognito menggunakan baju rombeng agar bisa meninjau
langsung
rakyatnya.
Jadi, sebenarnya pesan GR melalui ST adalah agar manusia menjadi
rendah
hati dan berwelas asih pada sesama makhluk, alih-alih menjadikan
angkara
murka sebagai panglima...
Sharif Dayan
di Palembang
[Non-text portions of this message have been removed]
[Non-text portions of this message have been removed]