Thanks Ario, untuk info  Hannah Montana

Sama koq, saya juga IMHO,
soalnya opini film Montana adalah dari sudut pandang fans 3Dimensi
antusias :)

- Balik ke star trek...-
Krn perkembangan media hiburan di rumah saat ini, mendatangi atau
memilih film di bioskop seharusnya mendapatkan kepuasan total, baik
dari sisi konten (segi cerita dan karakterisasi) maupun kecanggihan
media-nya (special effect terkini, layar gigantic, suara yg hebat)
So,..saya hanya bisa menduga-duga akan kekuatan film Star Trek  ke 11:
* apakah akan memancing orang nonton ke bioskop
atau
* cukup menonton di rumah saja
atau
* malah  minjam aja filmnya (di rental) atau iseng-iseng download.

salam
/iful



--- In [email protected], "Ario Wirawan" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> Sedikit nglurusin aja. Hannah Montana itu bukan penyanyi, tapi karakter
> dalam sitcom. 
>  
> 
> Intinya, film Hannah Montana yang jadi nomor satu di Box Office ini
bukanlah
> film konser seorang penyanyi terkenal yang disajikan dalam format 3D,
> melainkan merupakan versi movie dari sebuah sitkom yang memang sudah
> terkenal dan punya banyak penggemar. Bahwa di dalamnya ada konser
musik dan
> disajikan dalam format 3D ya mungkin aja (karena gue belum nonton). Tapi
> rasanya sih bukan hanya itu yang bikin film ini jadi box office.
Pasti ada
> kekuatan cerita dan karakterisasi yang sudah membuat sitkomnya
disukai dan
> ternyata digarap dengan baik dalam versi movie-nya.
> 
>  
> 
> Selanjutnya, kayaknya sih kita nggak bisa membandingkan (dan
mem-versus-kan)
> bioksop dengan TV. IMHO, keduanya saling mengisi, saling mendukung dan
> saling melengkapi niche masing-masing. Dulu mungkin betul perubahan
kondisi
> membuat bioskop sempat sepi karena TV, lalu bangkit lagi dan sebagainya.
> Tapi kayaknya sekarang udah nggak gitu lagi deh. Kalo menurut gue
pribadi
> sih, masing-masing udah ada pasarnya yang tidak saling mematikan
satu sama
> lain. Malah pastinya kedua pasar ini sebagian besar saling overlapping.
> 
>  
> 
> Bahwa banyak bioskop kelas bawah yang gulung tikar, itu sih utamanya
bukan
> terkait teknologi, tetapi lebih kepada beban hidup. Bioskop kelas
bawah kan
> pasarnya orang kelas bawah juga. Sekarang ini mah boro-boro nonton
bioskop,
> beli tempe dan minyak goreng aja mahal. Sementara bioksop kelas atas kan
> pasarnya orang kelas atas yang nggak ngerasain susahnya beli tempe dan
> minyak goreng.
> 
>  
> 
> IMHO lhoooo ini...
> 
>  
> 
> Supaya nggak OOT: Misalnya Star Trek movie nanti bikinnya bagus, bukan
> bicara special effect atau teknologi lho, walaupun itu mendukung, tetapi
> dari segi cerita dan karakterisasi, bioskop pasti akan ramai juga. Tapi
> nggak berarti TV akan sepi juga, karena Heroes, CSI, Bionic Woman, atau
> American Idol punya kekuatan sendiri-sendiri yang tidak dimiliki
bioskop (di
> luar dari ukuran layar dan gelegar sound sistem). Begitu juga
sebaliknya.
> Sekale lagee, IMHO......
> 
>  
> 
> Ario
> 
>  
> 
>   _____  
> 
> From: [email protected]
[mailto:[EMAIL PROTECTED]
> On Behalf Of iful
> 
> 
> 
>  
> 
> Saya tidak ngefan dng penyanyi Hannah Montana, namun film concertnya yg
> dimodali oleh Walt Disney dan disajikan dlm format 3D, ......ini telah
> menjadi nomor 1 BOX OFFICE di Amerika minggu lalu.
> beritanya dapat dibaca di
> http://www.billboar
>
<http://www.billboard.com/bbcom/news/article_display.jsp?vnu_content_id=1003
> 706030> d.com/bbcom/news/article_display.jsp?vnu_content_id=1003706030
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> [Non-text portions of this message have been removed]
>


Kirim email ke