Jauh dari ngelantur, ini pembahasan yang bagus banget.
Kalau proyeksi teknologi HDTV yang 40 tahun itu bisa kepotong menjadi 30 tahun (atau ada percepatan sekitar 25%) maka hologram juga bisa diperkirakan kayaknya. Yang penting kan teknologi dasarnya udah ada. Laser yang digunakan untuk pembentukan citra (image), walaupun secara kasar, sudah dilakukan. Lihat aja konser-konser band rock besar di tahun 80-90an yang sering pakai laser untuk membentuk logo bandnya dan bantuk lain-lain. Gue inget nonton salah satu konser Deep Purple reuni di VHS dulu, ada logo DP di belakangnya, pakai laser hijau. Teknologi force field, walaupun belum sampai tahap aplikatif, tapi yang penting udah ada basicnya. Nah, bicara dana, ada yang komentar bahwa kalau untuk kebutuhan riset militer, baru biasanya disediakan dana yang gigantic sehingga layak untuk riset hal-hal kayak gini. Lalu siapa bilang riset ini tidak dilakukan oleh militer? Foto holografi yang sudah ada teknologi dasarnya itu kelihatannya dipetieskan di mata umum, tapi apa betul begitu? Siapa yang tahu bahwa teknologi ini masih dikembangkan oleh militer secara rahasia? Kenapa begitu? Soalnya, logikanya, perang adalah sesuatu yang memakan banyak biaya dan nyawa. Latihan perang mungkin biaya dan risiko nyawanya di bawah perang betulan, tapi tetap butuh biaya besar. Gimana kalau ada teknologi yang bisa memberi simulasi perang seperti betul-betulan, tapi dengan biaya yang jauh lebih murah dan tidak ada risiko nyawa? Pastinya militer sangat butuh teknologi seperti ini. Teknologi apa yang bisa menjawab kebutuhan ini? Jawabannya jelas: teknologi holodeck. Jadi, kembali ke pertanyaan di atas, kelihatannya cukup aman untuk berasumsi bahwa militer akan (atau sedang) mengembangkan teknologi yang memungkinkan dibuatnya holodeck di masa depan. Karena dasar-dasar teknologinya udah ada, maka tinggal kita tanya, berapa lama untuk mengembangkan teknologi ini hingga jadi aplikatif? 100 tahun? 200 tahun? Potong 25% mempertimbangkan percepatan teknologi yang saling terkait, sekitar 150 tahun? Maka kita akan mendapatkan holodeck pada tahun 2158. Lebih cepat dari Star Trek ternyata. Walaupun asal ngomong (tanpa dukungan data,statistik dan riset), bukan tidak mungkin ini akan terjadi. Coba kita bayangin kapan orang berkomunikasi jarak jauh dengan sinyal radio dengan kode morse, lalu kapan komputer diciptakan yang masih segede rumah, sampai akhirnya orang bisa dengan mudah dan murah bicara dengan teman menyeberang benua, sambil melihat video wajah masing-masing melalui webcam. Berapa tahunkah jaraknya? Padahal ini sudah mendekati video communication yang kita lihat di Star Trek (walaupun belum subspace, menembus ruang angkasa). Itu yang gue suka dari Star Trek. Teknologinya kelihatan di depan mata. Fascinating... Ario _____ From: [email protected] [mailto:[EMAIL PROTECTED] On Behalf Of iful_17sb Sent: Wednesday, February 06, 2008 7:26 PM To: [email protected] Subject: [Indo-StarTrek] holodeckRe: Fwd: [stereofoto-id] Mulai Sering Film-Film 3Dimensi (stereoskope) bahas teknologi holodek rasa sdh sering ya tapi kalau tanya kapan....ini pertanyaan yg mengelitik. yg jelas, CMIIW, percepatan perkembangan teknologi selalu saling kerterkaitan, tidak hanya bidang fisika tapi juga bidang kimia dan bidang2 yg lain. Bahkan sokongan dari bidang-bidang non-eksak spt legal, politik, kebutuhan(ini hal yg penting juga) dll bisa sangat mempengaruhi....ya begitulah kenyataanya. ambil contoh saja perkembangan HDTV, waktu TV analog berjaya, pada akhir thn 80-an Jepang sdh memdemo HDTV analog pertama dng resolusi 1080i (interlance - krn analog). Tapi tdk berkembang, selain berbenturan dng biaya perombakan infrastruktur yg mahal, juga regulasi bandwidth frequency (ini hal yg non-eksak), dimana HDTV amat sangat 'rakus'. Waktu itu orang memprediksi HDTV, mungkin baru bisa terjadi setelah 40 thn kemudian alias 2014......eh.....ternyata secara pararel, kemajuan teknologi kompresi lah yg mempercepat keberadaan HD ke publik . Ini hal yg tdk diprediksi orang waktu itu. Dan contoh2 lain. Jadi balik ke holodek, mungkin kita bisa mengira-ngira teknologi apa yg dipakai di holodeck. Ambil contoh sinar koheren (laser)nya, apakah pemanfaat laser sekarang sdh dimanfaatkan untuk membuat citra(image 3D holo). Kenyataanya,kebanyakan saat ini, laser baru terpakai luas untuk membaca data(CD, DVD, Scanner bar-code) dan transmisi (backbone). Sedangkan foto holografi yg heboh di thn 70an....sekarang ini serasa di-peti es-kan oleh ilmuan. Krn membuat citra holografi membutuhkan film yg sangat halus (bila film ASA400 lebih kasar drpd ASA100, maka foto holografi membutuhkan ASA10 agar mampu mempengaruhi gelombang cahaya dlm membentuk citra diluar medianya). dan kendala2 lain yg membuat males dikembangkan. dst..dst Itu baru membahas pembentukan citra 3D holo, belum membahas bagaimana bisa 'tersentuh'. Ada info terakhir (gue lupa di negara mana), dari percobaannya, energi cahaya ternyata bisa mendorong partikel ...sedikit sih, tapi yg jelas pertikel itu ternyata bergerak juga....jadi sdh kebayangkan kalo percobaan ini intens dilakukan sampai ke aplikasinya....trus lagi, adakah dananya (ini sih masalah non-teknis)? untuk percobaan yg habis-habisan. [lho koq tulisan gw jadi panjang ya ;p sudah ah malah ngelantur] /iful [Non-text portions of this message have been removed]
