Jadi...menurut artikel ini, bentuk bumi yang "oblate spheroid" hanya bentuk litosfernya saja sedangkan bentuk atmosfernya tidak ya?
Omar --- On Sat, 9/20/08, Arnem Batubara <[EMAIL PROTECTED]> wrote: From: Arnem Batubara <[EMAIL PROTECTED]> Subject: [Indo-StarTrek] Dari Angkasa, Everest Bukan Titik Tertinggi di Dunia To: "Aditya Griadi" <[EMAIL PROTECTED]>, [EMAIL PROTECTED], "DENIS YANTO ADELIN" <[EMAIL PROTECTED]>, "Angk 84'" <[EMAIL PROTECTED]>, "esempe98" <[EMAIL PROTECTED]>, "SMP 9" <[EMAIL PROTECTED]>, "Erianto Rachman" <[EMAIL PROTECTED]>, "Dadang pp Dea" <[EMAIL PROTECTED]>, "Om Giponc" <[EMAIL PROTECTED]>, "noviar firdaus" <[EMAIL PROTECTED]>, [EMAIL PROTECTED], "Alfi Sidqi Bin Thahir" <[EMAIL PROTECTED]>, "Palar Batubara" <[EMAIL PROTECTED]>, "Andri Biji" <[EMAIL PROTECTED]>, "Diani GT" <[EMAIL PROTECTED]>, "Dika Rinakuki" <[EMAIL PROTECTED]>, "Dodi OUM" <[EMAIL PROTECTED]>, "Muna" <[EMAIL PROTECTED]>, "TI84 USAKTI" <[EMAIL PROTECTED]>, [email protected], [EMAIL PROTECTED] Date: Saturday, September 20, 2008, 5:13 PM Dari Angkasa, Everest Bukan Titik Tertinggi di Dunia JAKARTA Bila dilihat dari angkasa, atau dari bulan. Ternyata Gunung Everest bukan menjadi titik tertinggi di dunia. Chimborazo di Ecuador jawabannya. Seperti kita tahu, Gunung Everest di Himalaya dengan ketinggian 8.818 meter di atas permukaan laut (mdpl) merupakan puncak tertinggi yang ada di bumi. Namun, bila kita melihatnya dari angkasa, predikat gunung tertinggi tersebut jadi berubah arah. Masalahnya begini, bumi ternyata tak sepenuhnya bulat. Kaum matematikawan menyebut fenomena ini oblate spheroid, yang kira-kira berarti gelembung di seputar khatulistiwa. Karena pepatan berat di kutub, bumi menjadi mirip bola yang ditekan dua sisi. Jadi orang-orang yang tinggal di garis khatulistiwa, sebenarnya sudah berdiri lebih "tinggi", daripada pulau lain. Ini berarti pula, lebih dekat ke angkasa, daripada orang-orang yang tidak tinggal di dekat gelembung khatulistiwa. Negara-negara seperti Ekuador, Kenya, dan Indonesia terbilang paling mendekati bulan dengan teori ini. Kalau dihitung, orang-orang di khatulistiwa berada lebih dekat 13 mil ke angkasa, daripada orang-orang yang tinggal di kutub utara atau selatan. Lalu kalau begitu, puncak tertinggi di mana yang paling dekat dengan angkasa di garis khatulistiwa tersebut. Paling tidak ada tiga gunung tinggi di wilayah ini. Gunung Kenya di Kenya, gunung Kilimanjaro di Tanzania dan deretan gunung salju di Andes. Dus, kalau kita mendaki salah satu gunung itu saja, berarti kita berada lebih dekat ke angkasa dan bulan, ketimbang mendaki Everest. Joseph Senne, seorang insinyur yang juga surveyor, pernah mengkalkulasi berapa jauh sisa jarak dari deretan gunung khatulistiwa tersebut ke angkasa, khususnya bulan. Joseph dalam melakukan analisa tersebut, kemudian juga dibantu Neil deGresse Tyson, pengarang buku ilmu pengetahuan. Beberapa karyanya banyak mengupas mengenai sains dan kosmos. Buku-bukunya yang terkenal adalah Death by Black Hole, dan Other Cosmic Quandaries. Sebetulnya hal ini sudah menjadi pengetahuan umum pada masa abad 18. Ketika Everest masih belum diketahui surveyor Britania, Chimborazo dianggap gunung tertinggi. Dan ketika telah ditemukan pun kenyataan cembungnya bagian katulistiwa telah dikemukan oleh geograf terkemuka Jerman abad 18, von Humboldt. "Ketika kami selesai menghitung," lanjut Joseph, "Kami pikir kami telah menemukan sebuah titik baru di dunia yang terdekat ke bulan dan angkasa luar," tuturnya, kepada Robert Krulwich, reporter radio nasional publik (NPR)-AS, akhir minggu lalu. Jawabannya adalah gunung Chimborazo di Ecuador. Gunung Chimborazo merupakan gunung di dataran tinggi Andes. Yang menurut ukuran Joseph, ternyata memiliki tinggi 1,5 mil lebih dekat ke angkasa dibandingkan Everest. Namun tetap saja, kalau melihat titik tertinggi dari patokan garis laut, Everest tetap menjadi rajanya. Namun bila kita berdiri di bulan, dan mencari titik terdekat yang ada dibumi. Puncak Chimborazo, jawabannya. (sulung prasetyo) sumber : sinarharapan Kalo diukur dari permukaan laut, Mount everest memang memiliki jarak terlebar, karena spt yg kita tau Mount everest berada di tengah2 benua asia yang luas.... Tapi kalo diukur puncak mana yang paling dekat kebulan, pemenangnya adalah Mount Chimborazo.... Mount Chimbarazo lebih tinggi 1,5 mil dari Mount Everest [Non-text portions of this message have been removed] ------------------------------------ [EMAIL PROTECTED] Indo-StarTrek (Indonesian Star Trek Community) http://groups.yahoo.com/group/indo-startrek "...to boldly go where no Indonesian has gone before." ------------------------------------------------------ Website: http://www.indo-startrek.org Forum: http://www.indo-startrek.org/forum Friendster: http://www.friendster.com/isc2006 =/\= ============================================ =/\=Yahoo! Groups Links [Non-text portions of this message have been removed] ------------------------------------ [EMAIL PROTECTED] Indo-StarTrek (Indonesian Star Trek Community) http://groups.yahoo.com/group/indo-startrek "...to boldly go where no Indonesian has gone before." ------------------------------------------------------ Website: http://www.indo-startrek.org Forum: http://www.indo-startrek.org/forum Friendster: http://www.friendster.com/isc2006 =/\= ============================================ =/\=Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/indo-startrek/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/indo-startrek/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: mailto:[EMAIL PROTECTED] mailto:[EMAIL PROTECTED] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
