nimbrung ah. anak-anak: usia yg gemar berimajinasi (fantasi) star trek: cerita imajinasi masa depan orang dewasa: tidak mau berimajinasi lagi (takut diejek kayak anak2), kalo diajak berimajinas s'lalu bilang: "lihat realita, bung" atau "oy,..bangun dari mimpimu"
jadi trekkies: - orang dewasa yg tidak takut berimajinasi - yg pasti, jadi trekkies pasti tetap awet muda (paling tidak otaknya selalu segar karena dilatih berimajinasi) [ngga ada hubungannya ya?...ngg pa pa lha biar rame aja] /iful --- In [email protected], "Alidjaja Ivan" <ivan.alidj...@...> wrote: > > setoko...eh..setojo..:-) > > stlh saya lihat2, star trek itu 'dalem'...lho... > saking dalemnya, filosofi 'time travel'-nya bisa buat admiral milis ini > (bung Eri) jadi mules > > hehehe > > > ________________________________ > > From: [email protected] > [mailto:[email protected]] On Behalf Of Budiss > Sent: 11. helmikuuta 2009 14:06 > To: [email protected] > Subject: Re[4]: [Indo-StarTrek] Re: Nubie butuh bimbingan > > > > Hahahahahaha... > > Yang admiral itu mas Manto, mas Arland dan mas Erianto. Saya sih > cuman > penggembira saja mas Ivan. Dan saya juga masih belum Pro mas. > > Saya memahami sudut pandang anda masing2 tentang "sebagai anak2" > itu, > tetapi saya juga mengajukan usul bahwa kita sebagai orang2 nerd > tidak > malu2 mengakui StarTrek ialah konsumsi orang dewasa, tepat > sebagaimana > maksud Gene Roddenberry dulu saat2 awal mulai memproduksinya. > Coba anda nonton lagi TOS The Cage extended version yang di > narasi oleh > Gene Roddenberry sendiri. Dan Gene berharap StarTrek laku > dipasaran > (Yang mampu beli dan nonton StarTrek terutama mereka yang sudah > punya > penghasilan). > Tepatnya kita tetap sebagaimana orang tuwa yang sadar dengan > pilihannya, > dan sadar dengan konsekwensi nya juga bertindak sebagaimana > anak2, > tidak malu mengakui kalau kita mencintai dan mengemari StarTrek. > > Tetapi kita juga sadar kita orang Indonesia dan seringkali kita > harus mela- > wan arus yang sering berpendapat bahwa StarTrek itu HANYA > konsumsi > anak2 dan hanya anak2lah yang pantas menggemari StarTrek. > > Bagaimana mas Ivan dan mas Eri? > > Salam, > Budiss. > ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ > ----- Original Message ----- > On 11/02/2009 at 13:19 Alidjaja Ivan wrote: > > >Mgk yang dimaksud Eri adalah kita menjadi kanak2 dlm artian > >kita itu menggemari secara tulus sesuatu tanpa ada rasa > 'gengsi' > >atau 'malu' dilihat orang laen. > > > >Masih ingatkah kita ketika kita sangat menyenangi tokoh batman, > voltus > >dan superman. Kita tidak malu2 untuk cerita dan kadang2 > memperagakan > >'akting' voltus dalam membelah robot musuh atau memperagakan > bagaimana > >superman terbang (walau kaki masih menjejak tanah :-) ) > > > >Demikianlah kita, terkadang, sebagai trekker (baik yang masih > amatir > >seperti saya > >atau yg sudah pro seperti bung Admiral hehehe) kita dipandang > 'aneh' , > >'nerd' , 'gelo', > >'rada2 aneh' oleh orang yg ga ngerti star trek. > > > >Orang laen ini biasanya mikir 'Ini orang, umur udah tua, tapi > kok > >senangnya > >film yang isinya perang2an bintang, alien dan hal2 yg > mengawang2 dan > >tidak real?' > > > >Nah, reaksi kita adalah seharusnya menjadi seperti anak kecil > yg 'ga > >gengsian' dan gak malu2 > >untuk bilang bahwa kita senang ST karena kita belajar banyak > dari Star > >Trek.. > > > >- > > > >moga2 intepretasi saya ga salah.... > >kl salah, tlg koreksi ya bung Admiral... > > > > > > > > [Non-text portions of this message have been removed] >
