1. T'Kon Empire, peradaban tertua yang pernah ditemukan arkeologisnya oleh Federasi, musnah akibat supernova, dan mereka musnah dalam kondisi mempersiapkan colony ship untuk meninggalkan planetnya, sayangnya, O (seorang temannya Q) berulah sehingga supernova dipercepat.
Dalam dunia fisika masa sekarang pun, supernova dapat dideteksi puluhan tahun sebelum terjadiinya, bahkan barangkali ratusan atau ribuan tahun sebelumnya. Apa iya, pemberontak vulcan pertama yang mendiami romulus 2000 tahun sebelumnya ngga bisa mengukur berapa lama bintang yang diorbitin Romullus akan hidup sebelum mengalami Supernova? Masa peradaban spacefarring kalau dibanding yang pre-spacefarring? Atau memang Q yang punya ulah??? 2. ya ngga lah.... kalau artifisial Blackhole atau artifisial Singularity sudah common pada D'Deridex Class Warbird. apa susahnya membuat artifisial blackhole dalam skala yang lebih besar? 3. Supernova yang tiba-tiba sekalipun ngga mungkin mencapai kecepatan cahaya.... so, ngga mungkin ngga sempat mindahin sebagian besar warganya. 4. hm.... 5. meski kapal tambang... minimal harus menggunakan Disruptor. ________________________________ From: Ignatius Wibowo <[email protected]> To: [email protected] Sent: Friday, June 12, 2009 10:02:23 PM Subject: Re: [Indo-StarTrek] ST XI 1. Gak terlambat dideteksi, cuma pada gak percaya /arogan 2. Seperti kata ER... teknologinya Vulcan 3. Gak sempat karena memang gak aware/gak mau tahu.... 4. Agak gak tau sih, cuma kayaknya di jaman itu, warp belum terlalu cepat. Jadi jaraknya sebenarnya juga mungkin gak terlalu jauh... Namun ini tetap bisa diperdebatkan mungkin ya.. 5. Sebenarnya kapalnya Nero itu kan bukan warship, tapi cuma kapal pertambangan/ pengeboran biasa.... jadi persenjataannya memang bukan yang terlalu hebat... di jamannya. Regards, Wibowo On Fri, 2009-06-12 at 06:33 -0700, Oni Asharri Rasyad wrote: > > > StarTrek Ala StarWars.... . (SPOILERS ALERT) > > Itu kesan yang dapat dicerna dari film StarTrek terbaru. Film yang > sepertikan digunakan untuk menarik fans baru, sementara para fans > fanatik harap maklum saja. Kalau cuma adegan perang dan aksi yang > diperbanyak, itu tidak masalah, kita para trekies juga sering iri > melihat armada perang imperial yang bejibun..... (sambil berharap ada > yang memfilmkan Trilogi Destiny sebagai sebuah Film Trilogi), tetapi > bahkan banyak meninggalkan virtue-virtue utama StarTrek. > > Alur cerita dan Teknologi yang ditampilkan dalam film sangat-sangat > melanggar pakem yang selama ini dikenal. > > 1. Supernova yang terlambat dideteksi? ayolah.... apakah Q yang punya > kerjaan? > 2. Romulan perlu Spock untuk membuat artificial Blackhole? ayolah..... > Romulan menggunakan artifisial blackhole sebagai penggerak armadanya. > 3. Romulan ngga sempat mindahin penduduknya? emangnya pada kemana > semua armada kekaisaran seluas 10.000 LY lebih? > 4. Transportasi dari permukaan ke pesawat yang sudah meninggalkan > orbit berjam-jam dengan warp? Hallo.... ngapain Montgomery Scott > me-looping dirinya di buffer transporter pesawatnya saat terjebak di > Dyson Sphere, bila ia mampu mentransportasi dirinya sejauh puluhan LY? > 5. Romulan abad 24 masih menggunakan misil berpenggerak Truster? > bukannya Thorpedo berpenggerak Warp? > > silahkan bila ada yang mau nambahin > > [Non-text portions of this message have been removed] > > > > > [Non-text portions of this message have been removed]
