Roys A. Pangayoman,   General surgeon

-----Original Message-----
From: Winsa Husin <[email protected]>
Date: Fri, 20 Nov 2009 05:01:23 
To: ESBESD<[email protected]>; 
PADMA_FKUKM<[email protected]>
Subject: [padma_fkukm] Fw: NASA Temukan Air Dalam Jumlah Besar di Bulan









NASA Temukan Air Dalam Jumlah Besar di Bulan 
Era Baru News   Kamis, 19 November 2009  
 
Ini
adalah gambar pertama Bulan yang diambil dari satelit terdekat bulan
lalu. Dua wahana NASA kemudian melesat ke Bulan dengan kecepatan dua
kali kecepatan peluru. (Mail Daily/NASA)NASA telah menemukan
'jumlah air sangat besar' dalam sebuah kawah di Bulan pada suatu
penemuan yang dapat membuka jalan secara mendasar bagi peneliti. 
Perwakilannya mengumumkan, percobaan sangat berani
bulan lalu dengan membenturkan dua wahana antariksa ke permukaan Bulan
untuk menemukan es, merupakan sukses besar.
Proyek
senilai
£ 49 juta membuat ledakan bom telah memuntahkan debu hingga ketinggian
satu mil-termasuk bongkahan es yang mengendap pada kedalaman kawah di
kutub selatan Bulan. Bagian kawah paling dalam tersebut sama sekali
tidak pernah tersentuh sinar matahari selama miliaran tahun.
Pengungkapan
itu semakin mendekatkan waktu ketika umat manusia membuat kesimpulan
mendasar tentang keberadaan Bulan, menggunakan air yang terpendam dalam
batu karang untuk diminum dan menghasilkan bahan bakar hydrogen.
Bagaimana
dua wahana NASA menghantam permukaan Bulan. Gambar NASA ini
memperlihatkan kilatan cahaya akibat hantaman roket pada permukaan
Bulan. Kini, para ilmuwan telah mengungkapkan penemuan mereka akan
jumlah air 'sangat besar' pada bekas ledakan tersebut. (Mail Daily/NASA)Seorang 
juru bicara NASA mengatakan: 'Penemuan tersebut telah membuka babak baru dalam 
pemahaman kita tentang Bulan.'
Telah
terjadi kekhawatiran bahwa eksperimen bulan lalu itu gagal apabila
benturan wahanan tersebut gagal memperlihatkan semburan debu setinggi
enam mil sesuai dengan hasil yang diharapkan. Gambar langsung yang
ditayangkan tidak menunjukkan tanda-tanda adanya dampak, meskipun
benturan wahana tersebut sesuai dengan yang direncanakan.
Namun,
sejumlah pakar NASA yang telah mempelajari data-data tersebut
mengatakan beberapa instrumen mengarah pada dampak yang memperlihatkan
adanya uap air dalam jumlah besar.
Pemerhati ruang angkasa di California sedang menyaksikan misi itu secara 
langsung bulan lalu. (Mail Daily/EPA)DR.
Anthony Colaprete, dari Ames Research Centre NASA, mengatakan:
'Sesungguhnya kami telah menemukan air tidak dalam jumlah kecil, namun
dalam jumlah yang sangat signifikan. Kami benar-benar merasa senang
sekali.'
Michael Wargo, kepala ilmuwan peneliti
Bulan-NASA yang bermarkas di Washingto DC, menambahkan: 'Kami sedang
membuka tirai misteri pada tetangga terdekat kami dengan ekstensi
sistem tata surya.'
'Ternyata permukaan Bulan penuh dengan rahasia dan LCROSS telah menambahkan 
lapisan baru pada pemahaman kita.'
Misi LCROSS, yang berlangsung pada 9 Oktober lalu, disaksikan secara langsung 
oleh jutaan orang di seluruh dunia lewat internet.
Sebuah
roket menghantam kawah Cabeus, dekat kutub selatan Bulan, sekitar 5.600
mph, dan empat menit kemudian diikuti sebuah pesawat antariksa yang
dilengkapi dengan kamera untuk merekam dampak kejadian tersebut
menghantam permukaan Bulan.
Selama satu dekade
terakhir, para ilmuwan telah menemukan sejumlah petunjuk adanya es
bawah tanah pada kutub-kutub di Bulan, namun ini belum dibuktikan.
Penemuan
ini diharapkan memiliki implikasi utama bagi masa depan eksplorasi
Bulan dan pasokan air yang telah siap memfasilitasi kondisi Bulan
secara mendasar.
Astronot Buzz Aldrin, yang pada
1969 telah melakukan perjalanan bersejarah Apollo 11 di Bulan bersama
Neil Armstrong, sangat senang mendengar penemuan terbaru tersebut,
namun tetap berharap
Amerika semestinya fokus pada penjelejahannya ke Mars.
'Setiap
orang akan memiliki reaksi berlebihan terhadap berita ini dan berkata,
'Ayo ada air, buruan ke Bulan' ujar Aldrin. 'Itu tidak dibenarkan.'
Misi
para ilmuwan mengatakan pihaknya akan menghabiskan lebih banyak waktu
untuk meneliti lebih mendalam partikel apa lagi yang telah disemburkan
debu Bulan tersebut.(Erabaru/Mail Daily/sua) 


      


[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

============[[email protected]]===========
[Indo-StarTrek] Indonesian Star Trek Community
http://groups.yahoo.com/group/indo-startrek
"...to boldly go where no Indonesian has gone before."
------------------------------------------------------
Website: http://www.indo-startrek.org
Forum: http://www.indo-startrek.org/forum
Friendster: http://www.friendster.com/isc2006
Facebook: http://www.facebook.com/group.php?gid=37387153891
=/\= ================================================= =/\=Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/indo-startrek/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/indo-startrek/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke