tintin pernah tuh nyemplung ke gua di bulan, dan ketemu lapisan es. hehehehehe
a.r.l.a.n -------------------------------------------- Celebrating 6 years of Indo-Startrek! Official launch of STXI DVDs, BDs, and VCDs http://www.indo-startrek.org/6/ -------------------------------------------- --- On Sat, 21/11/09, L'evin <[email protected]> wrote: > From: L'evin <[email protected]> > Subject: [Indo-StarTrek] Re: Fw: [padma_fkukm] Fw: NASA Temukan Air Dalam > Jumlah Besar di Bulan > To: [email protected] > Date: Saturday, 21 November, 2009, 8:26 PM > the journey to the center of the > moon.. > > --- In [email protected], > "Roys Pangayoman" <royspangayo...@...> wrote: > > > > > > Roys A. Pangayoman, General surgeon > > > > -----Original Message----- > > From: Winsa Husin <winsa_hu...@...> > > Date: Fri, 20 Nov 2009 05:01:23 > > To: ESBESD<[email protected]>; > PADMA_FKUKM<[email protected]> > > Subject: [padma_fkukm] Fw: NASA Temukan Air Dalam > Jumlah Besar di Bulan > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > NASA Temukan Air Dalam Jumlah Besar di Bulan > > Era Baru News Kamis, 19 November > 2009 > > > > Ini > > adalah gambar pertama Bulan yang diambil dari satelit > terdekat bulan > > lalu. Dua wahana NASA kemudian melesat ke Bulan dengan > kecepatan dua > > kali kecepatan peluru. (Mail Daily/NASA)NASA telah > menemukan > > 'jumlah air sangat besar' dalam sebuah kawah di Bulan > pada suatu > > penemuan yang dapat membuka jalan secara mendasar bagi > peneliti. > > Perwakilannya mengumumkan, percobaan sangat berani > > bulan lalu dengan membenturkan dua wahana antariksa ke > permukaan Bulan > > untuk menemukan es, merupakan sukses besar. > > Proyek > > senilai > > £ 49 juta membuat ledakan bom telah memuntahkan debu > hingga ketinggian > > satu mil-termasuk bongkahan es yang mengendap pada > kedalaman kawah di > > kutub selatan Bulan. Bagian kawah paling dalam > tersebut sama sekali > > tidak pernah tersentuh sinar matahari selama miliaran > tahun. > > Pengungkapan > > itu semakin mendekatkan waktu ketika umat manusia > membuat kesimpulan > > mendasar tentang keberadaan Bulan, menggunakan air > yang terpendam dalam > > batu karang untuk diminum dan menghasilkan bahan bakar > hydrogen. > > Bagaimana > > dua wahana NASA menghantam permukaan Bulan. Gambar > NASA ini > > memperlihatkan kilatan cahaya akibat hantaman roket > pada permukaan > > Bulan. Kini, para ilmuwan telah mengungkapkan penemuan > mereka akan > > jumlah air 'sangat besar' pada bekas ledakan tersebut. > (Mail Daily/NASA)Seorang juru bicara NASA mengatakan: > 'Penemuan tersebut telah membuka babak baru dalam pemahaman > kita tentang Bulan.' > > Telah > > terjadi kekhawatiran bahwa eksperimen bulan lalu itu > gagal apabila > > benturan wahanan tersebut gagal memperlihatkan > semburan debu setinggi > > enam mil sesuai dengan hasil yang diharapkan. Gambar > langsung yang > > ditayangkan tidak menunjukkan tanda-tanda adanya > dampak, meskipun > > benturan wahana tersebut sesuai dengan yang > direncanakan. > > Namun, > > sejumlah pakar NASA yang telah mempelajari data-data > tersebut > > mengatakan beberapa instrumen mengarah pada dampak > yang memperlihatkan > > adanya uap air dalam jumlah besar. > > Pemerhati ruang angkasa di California sedang > menyaksikan misi itu secara langsung bulan lalu. (Mail > Daily/EPA)DR. > > Anthony Colaprete, dari Ames Research Centre NASA, > mengatakan: > > 'Sesungguhnya kami telah menemukan air tidak dalam > jumlah kecil, namun > > dalam jumlah yang sangat signifikan. Kami benar-benar > merasa senang > > sekali.' > > Michael Wargo, kepala ilmuwan peneliti > > Bulan-NASA yang bermarkas di Washingto DC, > menambahkan: 'Kami sedang > > membuka tirai misteri pada tetangga terdekat kami > dengan ekstensi > > sistem tata surya.' > > 'Ternyata permukaan Bulan penuh dengan rahasia dan > LCROSS telah menambahkan lapisan baru pada pemahaman kita.' > > Misi LCROSS, yang berlangsung pada 9 Oktober lalu, > disaksikan secara langsung oleh jutaan orang di seluruh > dunia lewat internet. > > Sebuah > > roket menghantam kawah Cabeus, dekat kutub selatan > Bulan, sekitar 5.600 > > mph, dan empat menit kemudian diikuti sebuah pesawat > antariksa yang > > dilengkapi dengan kamera untuk merekam dampak kejadian > tersebut > > menghantam permukaan Bulan. > > Selama satu dekade > > terakhir, para ilmuwan telah menemukan sejumlah > petunjuk adanya es > > bawah tanah pada kutub-kutub di Bulan, namun ini belum > dibuktikan. > > Penemuan > > ini diharapkan memiliki implikasi utama bagi masa > depan eksplorasi > > Bulan dan pasokan air yang telah siap memfasilitasi > kondisi Bulan > > secara mendasar. > > Astronot Buzz Aldrin, yang pada > > 1969 telah melakukan perjalanan bersejarah Apollo 11 > di Bulan bersama > > Neil Armstrong, sangat senang mendengar penemuan > terbaru tersebut, > > namun tetap berharap > > Amerika semestinya fokus pada penjelejahannya ke > Mars. > > 'Setiap > > orang akan memiliki reaksi berlebihan terhadap berita > ini dan berkata, > > 'Ayo ada air, buruan ke Bulan' ujar Aldrin. 'Itu tidak > dibenarkan.' > > Misi > > para ilmuwan mengatakan pihaknya akan menghabiskan > lebih banyak waktu > > untuk meneliti lebih mendalam partikel apa lagi yang > telah disemburkan > > debu Bulan tersebut.(Erabaru/Mail Daily/sua) > > > > > > > > > > > > [Non-text portions of this message have been removed] > > > > > > > ------------------------------------ > > ============[[email protected]]=========== > [Indo-StarTrek] Indonesian Star Trek Community > http://groups.yahoo.com/group/indo-startrek > "...to boldly go where no Indonesian has gone before." > ------------------------------------------------------ > Website: http://www.indo-startrek.org > Forum: http://www.indo-startrek.org/forum > Friendster: http://www.friendster.com/isc2006 > Facebook: http://www.facebook.com/group.php?gid=37387153891 > =/\= ================================================= > =/\=Yahoo! Groups Links > > > [email protected] > > > Get your new Email address! Grab the Email name you've always wanted before someone else does! http://mail.promotions.yahoo.com/newdomains/aa/
