Dulu...

Dulu saya kerja di production house Millenium Visitama Film. Mengenai bisa 
nulis script, ya orang kan kebisaannya beda-beda. Ada yang bisa nulis skenario, 
ada yang bisa nulis lagu, ada yang bisa nulis program komputer. Otodidak aja 
sih. Ada bakat sedikit, lalu diasah oleh pengalaman kerja dan lingkungan kerja.

Mengenai bisa tayang di Indosiar, nah kalo itu betul-betul bukan saya, tapi si 
pemilik PH sekaligus produser. Dia ini produser kawakan dari zaman dulu dan 
relationship dengan stasiun-stasiun TV nggak diragukan lagi, karena memang itu 
bidang bisnisnya dan keahliannya. Jadi memang nggak bisa seperti membalik 
telapak tangan. Dibangun pelan-pelan dan lama.

Jadi saya nggak bisa menjelaskan prosesnya di sini, karena merupakan proses 
yang panjang dan bersifat lobying. Tapi kalau ada yang punya konsep serial dan 
naskah yang mau dijadikan sinetron, maka saya bisa menyarankan untuk menawarkan 
konsep tersebut, disertai beberapa episode contoh naskah, ke PH-PH. Banyak 
banget PH di Jakarta. Just pick any. Or better yet, pick all. He he he...

Tapi yaaah, namanya menawarkan konsep, sama aja dengan orang jualan barang 
lainnya, jangan berharap akan diterima. Kalaupun diterima, jangan berharap 
langsung seketika diterima. Kalaupun pada akhirnya diterima, jangan berharap 
akan menjadi persis plek ketiplek seperti yang kita inginkan. Betul bahwa 
kemungkinan besar akan ada kompromi, karena ada sisi-sisi tertentu yang mungkin 
tidak dilihat oleh penulis skenario, tetapi dipandang perlu oleh produser. 
Itulah, antara lain, tugas saya dulu pada saat kerja di MVF, menilai dan 
mempercantik konsep dan skenario orang lain.

Kalau mau langsung menawarkan ke stasiun TV: kemungkinan "jadi"nya lebih kecil 
dibanding lari ke PH, sebab TV nggak punya tim produksi yang kuat untuk bikin 
sinetron. Mereka lebih suka beli aja ke PH. Indosiar adalah salah satu yang 
paling kuat produksi sinetronnya, tapi itu pun dulu. Sekarang kekuatan itu 
sudah diturunkan dan mereka juga lebih suka beli.

Begitu mungkin yang bisa sedikit saya sharing-kan berkenaan dengan hal itu. 
Mengenai naskah Bro Levin sendiri, maksudnya nggak jelas arahnya ke mana itu 
ceritanya yang akhirnya nggak jelas arahnya atau ceritanya bagus tapi nggak 
tahu mau dijual ke mana? :-P

Silver Surfer? Jauhlah, Bro! Masih banyak kendala yang kita hadapi untuk 
mencapai atau bahkan mendekati level itu. He he he... Apalagi waktu saya bikin 
Mister Hologram. Itu kan udah hampir 10 tahun yang lalu.

Ario



________________________________
From: L'evin <[email protected]>
To: [email protected]
Sent: Mon, January 4, 2010 6:06:52 PM
Subject: [Indo-StarTrek] Re: Sinetron terbaru INDOSIAR : UFO

  
Hmm.. bung Ario ni bkerja dimana kok bisa nulis script & bisa tayang di 
Indosiar? kalo bisa di sharingkan bagaimana prosesnya agar suatu saat ada 
naskah juga dari komunitas kita yg bisa tayang ke TV - sekalipun harus 
compromise nantinya.. better than nothing

~ sebenarnya saya pernah nulis naskah ttg kehidupan seorang trekker, tapi tidak 
jelas kemana arahnya.. hahaha ~

konsep kesaktian Mister Hologram = Silver Surfer tapi jauuh lebih keren Silver 
Surfer
^_^


      

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke