hmm.... setuju atau tidak setuju, rasanya bukan jawaban yg bisa diberikan dalam waktu singkat ;p Kalo saya melihat sudut pandang yg berbeda, yaitu - etikal - dampak
sampai saat ini, isu etikal masih di'latar belakangi' dari padangan reliji setiap agama untuk menentang human cloning. terutama pandangan: playing God. atau tepatnya, "manusia seharusnya tidak mencampuri urusan Tuhan soal kehidupan apalagi manusia". Jadi isu etika masih belum menyentuh sisi humanis --> perlu atau tidak perlunya human cloning tsb. Saya tidak membahas terlalu panjang soal ini , karena akan diskusi panjang dan berliku, spt waktu lampau manusia berani menentang padangan reliji tentang alam semesta. (cerita lama ttg Gallileo terulang lagi) Topik 'dampak' secara ilmiah adalah yg perlu dipertimbangkan untuk mendapatkan jawaban 'setuju' dan 'tidak setuju' human cloning diteruskan. Sayangnya, masalah dampak adalah hal yang sering terlambat(baru ketahuan) disadari. Itupun setelah menjadi kebutuhan manusia. Spt halnya kebutuhan minyak bumi. Waktu pertama kali pemakaian minyak bumi untuk energi untuk memacu peradaban manusia. Bahan bakar fosil adalah big achievement bagi manusia... namun sekarang --> dampaknya akan menjadi bom waktu untuk peradaban manusia sendiri. Tentu (jika bisa balik ke masa lampau) kita juga tidak bisa menentang ketika Ford memproduksi mobilnya secara massal. Jadi pendapat saya, human cloning baru, tahap awal atau hanya keberhasilan riset dari suatu teori. Dan belum terlihatan kebutuhan yg penting untuk kemanusiaan.....tapi saya tidak menentang riset ke arah sana. karena apapun yg manusia dapat capai pastilah ada manfaatnya. Mungkin bukan sekarang tapi peradaban sesudah kita. kita tidak tahu, apakah dng polusi dan kerusakan lapisan ozon sekarang akan menyebabkan manusia steril untuk membuat keturunan(misalnya) di masa akan datang. Nah...maka teknik Cloning yg dicapai abad sekarang adalah sebagai salah satu cara jalan keluar untuk mempertahakan eksistensi manusia. /ivul cloning from vulcan On Tue, Mar 23, 2010 at 2:15 PM, ...hilmy... <[email protected]>wrote: > Bodyparts gw jg setuju. > > ...hilmy... > Subspace channel by USS Enterprise Ship'sBerry® > > -----Original Message----- > From: [email protected] > Date: Tue, 23 Mar 2010 06:58:45 > To: Indostartrek Mailing List<[email protected]> > Subject: Re: [Indo-StarTrek] Human cloning? > > > Sebenarnya kurang keliatan buat gue pribadi apa gunanya human cloning. Apa > jumlah manusia di dunia ini kurang banyak sampai perlu cloning? Apa yg > namanya family values udah hilang sampai gak butuh lagi dua orang tua untuk > membuat anak? > Tapi kalau yg diclone adalah organ tubuh manusia, itu beda lagi ceritanya. > Penyakit2 yg membutuhkan organ cangkok gak perlu lagi jadi momok. Clone > berarti gak perlu memusingkan cocok atau tidaknya organ dg penerima. Toh > donornya diri sendiri... > > > > Was not sent from iPhone, Windows Mobile, Symbian, Moblin nor Android > device. > > > > > [Non-text portions of this message have been removed] > > > > ------------------------------------ > > ============[[email protected]]=========== > [Indo-StarTrek] Indonesian Star Trek Community > "...to boldly go where no Indonesian has gone before." > ------------------------------------------------------ > Website: http://www.indo-startrek.org > Forum: http://www.indo-startrek.org/forum > Twitter: http://www.indo-startrek.org/twitter > Milis: http://www.indo-startrek.org/yahoogroups > Facebook: http://www.indo-startrek.org/facebook > =/\= ================================================= =/\=Yahoo! Groups > Links > > > > [Non-text portions of this message have been removed]
