Kalo yang semacam ini gw pernah alami. Gw terancam dipecat atau minimal dihukum berat atas tindakan gw. Tapi gw lakukan juga dengan mengetahui konsekuensi yang gw hadapi.
Tapi proyek gw selamat karenanya. Jadi mau gimana kalo gitu? Ya utnungnya gw ga dapet hukuman, customer happy, dan at the end all are happy. Sepertinya memang ada processor di kepala kita yang namanya otak itu yang mengatur prioritas. Dengan waktu beberapa menit bisa membantu kita memproses / analisa impact dan outcome dari keputusan yang akan diambil. Ehm.. sebenarnya ini hampir sama dengan 'nekat' Walaupun setelah itu sepertinya otak langsung beku. Salam, ER ------------------------------------------------------------- Support Energy [R]evolution Now! www.human-earth.blogspot.com _____ From: [email protected] [mailto:[email protected]] On Behalf Of Dwi Santoso Sent: Tuesday, 18 May 2010 10:47 AM To: [email protected] Subject: Re: [Indo-StarTrek] Leadership Jadi teringat dengan si android yang bisa tegas dan kreatif ketika ditugaskan oleh Jean-luc Picard sebagai kapten di salah satu starship ketika Starfleet memutuskan membuat strategi sensor net guna mendeteksi starship dari Romulan yang hendak menyuplai pemberontak Klingon. Ketika armada disuruh mundur, Data tetap keukeuh menembakkan sesuatu (aku lupa namanya) sehingga starship Romulan terdeteksi. Padahal Data berpola pikir vertikal...Ketika dia melapor kepada Jean-luc Picard, Data siap diadili di Mahkamah Militer (Court Martial) namun sebaliknya, Jean-luc Picard memuji tindakan Data yang telah menyelamatkan aliansi Federasi dengan Klingon. Cheers, Dwi Santoso ---------------------------------------------- YM = anto_ti96 FB = [email protected] <mailto:dwisantoso%40gmail.com> ---------------------------------------------- [Non-text portions of this message have been removed] [Non-text portions of this message have been removed]
