Iya sangat setuju! Sebagian besar bangsa Indonesia tidak siap (atau tidak mau?) menerima dengan lapang dada keberadaan orang2 yang pintar dan maju yang sebangsa di negara ini. Akhirnya mereka itu yang hengkang dari negara ini, mencari tempat dimana mereka bisa dihargai dengan baik. Banyaklah kita dengar cerita2 mirip seperti ini.
Adalah hak asasi manusia untuk memilih tempat tinggal di mana saja di bumi ini. "The Right to Move" atau "Freedom to Move" Setiap manusia berhak untuk bergerak ke mana pun. Salam, ER 2010/6/12 Protoss <[email protected]> > of course, talent seperti itu memang sebaiknya kerja diluar utk > mengharumkan nama indo. saya paling miris kalau melihat para profesor > disini tidak dihargai.. well, yg terbaru ya kasus sri mulyani itu. > > On 6/11/10, Arlandi Landjono <[email protected]> wrote: > > > > sekali lagi talent yg potensial kerja di luar. > > gue gak nyalahin dia karena iklim di sini 'mungkin' gak kondusif utk > > perkembangan dirinya dan orang2 seperti dia. > > > > but i'm proud with him + others like him! > > good job! > > > > a.r.l.a.n > > ------------------------------------------------- > > Coming Soon, Star Trek Online Time Card (60 days) > > Pre Order available now from Play-Asia.com > > free shipping to Indonesia > > http://alturl.com/th9w > > ------------------------------------------------- > > Star Trek Online (DVD-ROM) - US Edition > > for sale from Play-Asia.com > > free shipping to Indonesia > > http://alturl.com/s72e > > ------------------------------------------------- > > > > > > --- On Fri, 11/6/10, Berthold Sinaulan <[email protected]> > wrote: > > > >> From: Berthold Sinaulan <[email protected]> > >> Subject: [Indo-StarTrek] Berita dari Yahoo Indonesia > >> To: [email protected] > >> Date: Friday, 11 June, 2010, 10:07 PM > >> Ini kutipannya: > >> > >> Andre Surya Nama Lokal, Prestasi Internasional > >> June 11th, 2010 lika > >> > >> Iron Man. Terminator Salvation. Star Trek. > >> > >> Penggemar film atau bukan, hampir semua orang mengenali > >> judul film-film box office di atas. Tapi tahukah Anda bahwa > >> salah satu yang ikut bertanggung jawab atas > >> kecanggihan special effects film-film tersebut adalah > >> seorang anak muda asli Indonesia? > >> Perkenalkan, Andre Surya. > >> Namanya muncul di kredit film Iron Man, Star Trek, > >> Terminator Salvation, Transformers: Revenge of the Fallen, > >> dan Iron Man 2, sebagai Digital Artist. Dia juga terlibat > >> dalam pengerjaan film Indiana Jones and the Kingdom of the > >> Crystal Skull, Surrogates, dan Transformers: Revenge of the > >> Fallen. > >> Pria kelahiran Jakarta, 1 Oktober 1984 ini adalah > >> satu-satunya digital artist asal Indonesia di divisi > >> Industrial Light and Magic (ILM) Lucasfilm Singapore. > >> Lucasfilm sendiri adalah salah satu production company > >> tersukses di dunia, yang didirikan tahun 1971 oleh George > >> Lucas, sutradara Star Wars. > >> Pria yang kini berdomisili di Singapura ini sekarang sedang > >> sibuk mengerjakan proyek film besar yang rencananya akan > >> dirilis dalam waktu dekat. Tapi ia masih menyempatkan diri > >> untuk berbincang dengan editor Yahoo! Indonesia supaya Anda > >> semua bisa mengenalnya lebih dekat. > >> > >> Coba ceritakan siapa itu Andre Surya. > >> Saya lahir di Jakarta, 1 Oktober 1984. Lahir dan dibesarkan > >> di kota ini. Selain hobi main bola, saya juga punya > >> ketertarikan di bidang 3D. Saat ini saya single dan tinggal > >> di Singapore, bekerja di divisi Industrial Light and Magic > >> Singapore di bawah Lucasfilm Singapore. > >> > >> Belajar 3D dari mana? > >> Saya dulu kuliah di Untar, ambil jurusan Desain Komunikasi > >> Visual. Tapi kemudian saya dapat kesempatan untuk kerja di > >> Polaris 3D, sebuah perusahaan advertising and architectural > >> visualization di Jakarta. Setelah itu saya memutuskan untuk > >> terus bekerja dan nggak melanjutkan studi saya di Untar. > >> Jadi saya di Untar cuma satu tahun, terus lanjut ke Kanada > >> untuk ambil diploma di bidang Film and Special Effects di > >> Vanarts, sebuah sekolah film di Vancouver. Tapi sebagian > >> besar pengetahuan dan keterampilan 3D justru saya pelajari > >> sendiri tanpa training dan sekolah. Saya udah mulai > >> mempelajari Computer Graphic sejak kelas 1 SMA. Jadi kalo > >> dihitung, kira-kira 10 tahun yang lalu. > >> > >> Apa aja prestasi yang udah pernah kamu capai? > >> Saya beberapa kali memenangkan penghargaan, baik lokal > >> maupun internasional. Contohnya, gambar buatan saya yang > >> berjudul Somewhere in the Sky pernah ditampilkan di > >> CGOVERDRIVE, konferensi Computer Graphic terbesar di Asia. > >> Gambar itu juga memenangkan Excellence Award di buku > >> Elemental 2 terbitan Ballistic Publishing dan Best Artwork > >> Awards di Indocg Showoff Book, sebuah buku kumpulan CG art > >> Indonesia. Lalu gambar saya yang berjudul City of Enhasa > >> juga memenangkan juara satu di Future World Contest di > >> www.3dkingdom.org > >> > >> Jelaskan dong seperti apa pekerjaan seorang digital > >> artist. > >> Digital artist mengerjakan banyak hal seperti modelling, > >> layout, lighting, dan compositing. > >> Modelling itu proses pembuatan model itu sendiri, seperti > >> mobil, robot, dan sebagainya. Layout itu proses matching > >> camera CG (computer graphics) dengan background aslinya. > >> Lighting itu proses kreatif agar 3D yang di-produce terlihat > >> menarik dan menyatu dengan background-nya aslinya dalam > >> scope posisi cahaya. Sedangkan compositing itu proses > >> penyatuan semua elemen yang ada. > >> Di dalam sebuah film, rata-rata ada lebih dari 70 orang > >> digital artist, terutama bila film itu skala besar, seperti > >> Iron Man 2. Saya bekerja dalam tim yang masing-masing punya > >> skill dan role sendiri. > >> > >> Apa yang membuat kamu tertarik untuk bekerja di bidang > >> ini? > >> Karena ini hobi saya. Saya suka banget mengerjakan 3D dan > >> saya juga dari dulu memang ingin bekerja di industri film. > >> Buat saya ini adalah pekerjaan impian. Waktu masih kuliah, > >> kadang-kadang saya mengkhayal bagaimana rasanya mengerjakan > >> visual effects untuk sebuah film besar dan melihat nama kita > >> muncul di credit title film itu. Sekarang semuanya udah > >> benar-benar terwujud. Its simply a dream come true! > >> > >> Apa film pertama yang kamu kerjakan? > >> Proyek feature film pertama saya itu Iron Man. Film ini > >> juga yang saya anggap sebagai batu loncatan. Di situ saya > >> ngerjain bagian lighting saat Iron Man terbang pertama > >> kali. > >> > >> Bagaimana ceritanya sampai bisa bekerja untuk Lucasfilm? > >> Ceritanya lumayan panjang sih, dan nggak gampang juga. > >> Sederhananya begini deh. Sejak wawancara pertama sampai > >> akhirnya saya diterima kerja di Lucasfilm itu membutuhkan > >> waktu sekitar 6 bulan. Awalnya saya wawancara di Ottawa, > >> Kanada, lalu wawancara lewat telepon oleh Lucasfilm > >> Singapore, lalu ada wawancara kedua, dan baru setelah itu > >> lah saya dikabari bahwa saya diterima. > >> > >> Waktu itu memang melamar ke Lucasfilm? > >> Saya ngelamar di Lucasfilm US sewaktu saya sudah lulus > >> sekolah tapi dikarenakan visa kerja US yang cukup sulit dan > >> mereka membuka studio di Singapore maka saya ditransfer > >> kesana. Ada beberapa orang Indo yang kerja di Lucasfilm > >> Singapore, terutama di bidang IT, games, dan TV series, tapi > >> di bidang Visual effects untuk feature film (ILM), artistnya > >> sekarang ini hanya saya satu-satunya yang orang Indonesia. > >> > >> Apa keterampilanmu yang paling dibanggakan? > >> Saya paling suka lighting, dan and I feel that its my > >> best skill. > >> > >> Dari semua film yang pernah kamu kerjakan, yang mana yang > >> paling berkesan? > >> Yang paling exciting adalah Transformers: Revenge of the > >> Fallen, soalnya sebagian besar tugas saya di proyek itu > >> adalah mengerjakan lighting. > >> > >> Apa suka dan duka yang dialami sebagai digital artist? > >> The best part is, kamu melakukan hal yang paling kamu > >> sukai, dan dibayar untuk itu. Plus, melihat nama kita > >> terpampang di credits sebuah feature film ternama itu > >> benar-benar hal yang tak ternilai. Kekurangannya , jujur > >> aja saya nggak bisa menemukan apa nggak enaknya jadi digital > >> artist. Jadi jawabannya: there is no worst part of being > >> digital artist for me. > >> > >> Apa film favorit kamu? > >> Sampai saat ini sih Avatar masih jadi film favorit saya. > >> Secara teknologi juga film ini yang menurut saya paling oke. > >> Saya ingin suatu hari nanti bisa terlibat dalam proyeknya > >> James Cameron. > >> > >> Saat ini 3D sedang jadi trend di industri film. Menurut > >> kamu, sampai berapa lama ini akan bertahan? > >> Saya rasa 3D akan bertahan cukup lama dan masih akan jadi > >> trend hingga 10 tahun ke depan, atau bahkan lebih. > >> > >> Menurut kamu, mungkinkah filmmaker Indonesia membuat film > >> 3D dengan kualitas baik? > >> Saya yakin bisa. Saya sendiri kenal beberapa orang > >> Indonesia yang sangat berbakat dan skill mereka juga > >> bertaraf International. Mereka bekerja di > >> perusahaan-perusahaan besar di bidang 3D di luar negeri. > >> Kalau saja mereka semua balik ke Indonesia dan membuka satu > >> perusahaan dengan kualitas standard International, dengan > >> bakat dan skill yang mereka punya, saya rasa sangat > >> memungkinkan bila Indonesia menghasilkan film-film dengan > >> kualitas standard International. > >> *Ingin tahu lebih banyak tentang Andre Surya? Sila cek > >> situs pribadi Andre Surya di http://www.as07.com atau langsung kirim > >> email ke [email protected] > >> > >> > >> > >> > >> [Non-text portions of this message have been removed] > >> > >> > >> > >> ------------------------------------ > >> > >> ============[[email protected]]=========== > >> [Indo-StarTrek] Indonesian Star Trek Community > >> "...to boldly go where no Indonesian has gone before." > >> ------------------------------------------------------ > >> Website: http://www.indo-startrek.org > >> Forum: http://www.indo-startrek.org/forum > >> Twitter: http://www.indo-startrek.org/twitter > >> Milis: http://www.indo-startrek.org/yahoogroups > >> Facebook: http://www.indo-startrek.org/facebook > >> =/\= ================================================= > >> =/\=Yahoo! Groups Links > >> > >> > >> [email protected] > >> > >> > >> > > > > > > > > > ------------------------------------ > > ============[[email protected]]=========== > [Indo-StarTrek] Indonesian Star Trek Community > "...to boldly go where no Indonesian has gone before." > ------------------------------------------------------ > Website: http://www.indo-startrek.org > Forum: http://www.indo-startrek.org/forum > Twitter: http://www.indo-startrek.org/twitter > Milis: http://www.indo-startrek.org/yahoogroups > Facebook: http://www.indo-startrek.org/facebook > =/\= ================================================= =/\=Yahoo! Groups > Links > > > > [Non-text portions of this message have been removed] ------------------------------------ ============[[email protected]]=========== [Indo-StarTrek] Indonesian Star Trek Community "...to boldly go where no Indonesian has gone before." ------------------------------------------------------ Website: http://www.indo-startrek.org Forum: http://www.indo-startrek.org/forum Twitter: http://www.indo-startrek.org/twitter Milis: http://www.indo-startrek.org/yahoogroups Facebook: http://www.indo-startrek.org/facebook =/\= ================================================= =/\=Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/indo-startrek/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/indo-startrek/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
